generalsaestu
Jumat, 14 Desember 2012
cara perawatan motor matic
Cara perawatan motor matic BEAT
Seperti yang kalian ketahui bahwa di saat ini motor matic melonjak pesat pemasarannya,dan motor matic sangat disukai bagi semua kalangan, seperti anak muda yang suka santai ,orang tua juga atau bahkan gak jarang juga modifikasi motor matic untuk ajang balap dll.
Dengan demikian bagi sobat yang mempunyai motor matic dan hobi motor matic jagan sampai lupa denga perawatannya, supaya motor kesayangan kita tetap awet dan nyaman di kendarai.
Demikian inilah cara peraawatan motor matic khususnya beat agar motor tetap nyaman untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
• 1. Pengecekan Oli
Pengecekan oli ini sangat penting karena oli merupakan pelumas bagi mesin matic anda. Karena motor matic itu pemutaran mesinnya menggunakan karet pambel jadi Yang perlu anda ketahui bahwa motor matic itu mempunyai putaran mesin yang lebih kencang di banding dengan motor yang menggunakan rantai, dengan demikian tak jarang bagi pengguna yang lalai akan mengecek oli yang akhirnya oli sampai habis dan berakibat motor sampai ngejem.
Pengecekan oli motor matic dapat dilakukan sesuai dengan seberapa rapat pemakaian motor kita dan seberapa jauh kilometer motor matic yang kita pakai,sobat dapat mengganti oli secara rutin apabila kilometer motor matic sobat sudah mencapai 2000 km dari pergantian oli sebelumnya, atau maksimal 1 bulan sekali.
Ingat sob “lebih baik mencegah daripada mengobati” jd jangan sampai matic kesayangan sobat jadi korban kelalaian sobat sendiri.
• 2. Penyemprotan saringan udara
Hal ini juga gak kalah penting karena apabila saringan udara di motor matic anda jarang di semprot akhirnya banyak kotoran yang masuk dimesin yanga akan berakibat mesin kotor da akan melukai elemen yang ada di dalam mesin.
Tidak jarang juga karena jarang melakukan penyemprotan pada saringan udara akibatnya motor matic yang dipakai tidak terasa nyaman, seperti : tarikan mesin lambat, laju motor tersendat-sendat karena kotor.
• 3. Pengecekan karbulator
Pengecekan karbulator harus juga diperhatikan tapi tidak sesering mungkin karena apabila karburator sering dibuka maka akan merubah setelan pelampung karbulator itu. Pengecekan ini dilakukan apabila terasa bensin tidak lancar yang berakibat motor mberebet.
• 4. Pemanasan mesin
Lakukanlah pemanasan mesin dipagi hari dengan cara menggunakan engkol .jangan langsung menggunakan starter mesin karena hal itu dapat berakibat untuk jangka panjang . seperti saat starter rusak karena engkol jarang digunakan maka hidup mesin akan susah.
• 5. Perawatan battery axi
Perawatan battery axi juga sangat penting karena seperti yang anda ketahui kebanyakan pengguna motor matic selalu menggunakan starter mesin untuk menghidupkan dan kemudian menjalakan mesin. Dan penggunaan engkol akan digunakan apabila starter rusak dan sebagainya.
Cara agar battery axi motor matic sobat tetap awet adalah gunakan sebaik-baik mungkin dan bila di perlukan.jangan terlalu banyak menambahi asesoris seperti lampu yang akhirnya melebihi batas maksimal kemampuan battery menyimpan daya.
Demikian sob tips perawatan motor matic , semoga bermanfaat bagi sobat pemilik matic dan pecinta matic.
Kamis, 13 Desember 2012
matematika
MATEMATIKA
Ayo belajar matematika!
Bab 1. HIMPUNAN
A. Pengertian dan anggota himpunan
Himpunan adalah sekumpulan atau sekelompok benda atau objek yang terdefinisikan dengan jelas. Definisi tersebut menyangkut cirri-ciri dan syarat-syarat sehingga sekumpula atau sekelompok objek dapatdi ketahui merupakan himpunan atau bukan,dan objek merupakan anggota suatu himpunan atau bukan,benda atau objek tersebut dapat berupa manusia ,binatang,buah-buahan,tumbuhan,bilangan,huruf, dan sebagainya.
Teori Himpunan pertama kali ditemukan oleh GEORG CANTOR (1845-1918) kemudian mempublikasikan konsepnya,namun hanya sedikit ahli matematika yang memahami pentingnya teori himpunan tersebut. namun dikemudian hari ternyata perkembangan itu dapat dipakai di hampir semua cabang matematika.
Sebuah himpunan dinamai dengan huruf kapital, misalnya A, B , C, dan sebagainya. Sedangkan lambang himpunan menggunakan kurung kurawal { }. Anggota-anggota himpunan dituliska didalam tanda kurung kurawl dan dipisahkan dengan tanda koma.
Setiap objek yang memenuhi syarat suatu himpunan disebut elemen, unsure dan anggota himpunan. Anggota suatu himpunan dilambangka dengan ? sedangkan bukan anggota suatu himpunan dilambangkan dengan ?.
Dalam suatu himpunan ,setiap anggota berbeda dengan anggota yang lain.untuk anggota yang sama cukup ditulis satu kali . himpunan yang anggotanya dapat dihitung disebut himpuan berhingga. Himpunan yang anggotanya tidak dapat dihitung disebut himpunan tak terhingga, jika A adalah suatu himpuana berhingga maka banyaknya anggota A dinyatakan dengan n(A).
B. Cara menyatakan suatu himpunan
• Dengan kata-kata (metode deskripsi) yaitu dengan menyebutkan syarat-syarat keanggotaan yang ditulis di dalam kurung kurawal tanpa menggunakan lambing atau symbol.
• Dengan mendaftar anggotanya (metode tabulasi) yaitu dengan menuliskan suatu angggota-anggota himpunan satu persatu dalam kurung kurawal.
• Dengan notasi pembentuk himpunan (metode bersyaraf) yaitu anggota himpunan dilambangkan dengan huruf kecil yang diikuti dengan garistegak dan syarat keanggotaannya.
Dalam matematika dikenal beberapa himpunan bilangan sebagai berikut:
1. Himpunan bilangan asli:
A = {1, 2, 3, 4, 5,…….}
2. Himpunan bilangan cacah:
C = {0, 1, 2, 3, 4……..}
3. Himpunan bilangan prima:
P = {2, 3, 5, 7, 11……}
4. Himpunan bilangan bulat:
B = {…..-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,…..}
C. Himpunan semesta, diagram venn, dan himpunan bagian
Dengan mengguakan diagram venn, pengetahuan tentang himpunan lebih jelas.
• Himpunan semesta adalah himpunan yang memuat selurung objek dan anggota himpunan yang dibicarakan. Himpunan semesta juga di sebut dengan himpunan semesta pembicaraan, yang dinyatakan dengan symbol S.
• Diagram venn merupakan cara menggambarkan suatu himpunan dengan menggunakan gambar atau diagram. Beberapa aturan penggunaan diagram venn untuk menyatakan suatu himpunan adalah sebagai berikut.
1. Himpunan semesta di gambarkan dengan persegi panjang dan diberi symbol S yang diletakan pada sudut kiri atas.
2. Setiap anggota S digambarkan dengan noktah dan objeknya berada di dalam persegi panjang tersebut.
3. Himpunan bagian dari himpunan S yang dibicarakan digambarkan dengan lingkaran atau kurva tertutup yang memuat noktah dan objek tertentu.
Ayo, kita coba!!
Diagram venn dapat memudahkan penyelesaiaan masalah yang berhubungan dengan himpunan, bukan hanya pada subbab ini tetapi juga untuk subbab berikutnya. Misalkan semesta pembicaraan adalah himpunan bilangan asli.
Diketahui:
A = { x ? x < 10, x ? bilangan asli } atau A = ……………………………………..(metode tabulasi)
B = { empat bilangan prima pertama } atau B =…………………………(metode tabulasi)
C = { 3, 5, 7, 9 }
Ayo belajar matematika!
Bab 1. HIMPUNAN
A. Pengertian dan anggota himpunan
Himpunan adalah sekumpulan atau sekelompok benda atau objek yang terdefinisikan dengan jelas. Definisi tersebut menyangkut cirri-ciri dan syarat-syarat sehingga sekumpula atau sekelompok objek dapatdi ketahui merupakan himpunan atau bukan,dan objek merupakan anggota suatu himpunan atau bukan,benda atau objek tersebut dapat berupa manusia ,binatang,buah-buahan,tumbuhan,bilangan,huruf, dan sebagainya.
Teori Himpunan pertama kali ditemukan oleh GEORG CANTOR (1845-1918) kemudian mempublikasikan konsepnya,namun hanya sedikit ahli matematika yang memahami pentingnya teori himpunan tersebut. namun dikemudian hari ternyata perkembangan itu dapat dipakai di hampir semua cabang matematika.
Sebuah himpunan dinamai dengan huruf kapital, misalnya A, B , C, dan sebagainya. Sedangkan lambang himpunan menggunakan kurung kurawal { }. Anggota-anggota himpunan dituliska didalam tanda kurung kurawl dan dipisahkan dengan tanda koma.
Setiap objek yang memenuhi syarat suatu himpunan disebut elemen, unsure dan anggota himpunan. Anggota suatu himpunan dilambangka dengan ? sedangkan bukan anggota suatu himpunan dilambangkan dengan ?.
Dalam suatu himpunan ,setiap anggota berbeda dengan anggota yang lain.untuk anggota yang sama cukup ditulis satu kali . himpunan yang anggotanya dapat dihitung disebut himpuan berhingga. Himpunan yang anggotanya tidak dapat dihitung disebut himpunan tak terhingga, jika A adalah suatu himpuana berhingga maka banyaknya anggota A dinyatakan dengan n(A).
B. Cara menyatakan suatu himpunan
• Dengan kata-kata (metode deskripsi) yaitu dengan menyebutkan syarat-syarat keanggotaan yang ditulis di dalam kurung kurawal tanpa menggunakan lambing atau symbol.
• Dengan mendaftar anggotanya (metode tabulasi) yaitu dengan menuliskan suatu angggota-anggota himpunan satu persatu dalam kurung kurawal.
• Dengan notasi pembentuk himpunan (metode bersyaraf) yaitu anggota himpunan dilambangkan dengan huruf kecil yang diikuti dengan garistegak dan syarat keanggotaannya.
Dalam matematika dikenal beberapa himpunan bilangan sebagai berikut:
1. Himpunan bilangan asli:
A = {1, 2, 3, 4, 5,…….}
2. Himpunan bilangan cacah:
C = {0, 1, 2, 3, 4……..}
3. Himpunan bilangan prima:
P = {2, 3, 5, 7, 11……}
4. Himpunan bilangan bulat:
B = {…..-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,…..}
C. Himpunan semesta, diagram venn, dan himpunan bagian
Dengan mengguakan diagram venn, pengetahuan tentang himpunan lebih jelas.
• Himpunan semesta adalah himpunan yang memuat selurung objek dan anggota himpunan yang dibicarakan. Himpunan semesta juga di sebut dengan himpunan semesta pembicaraan, yang dinyatakan dengan symbol S.
• Diagram venn merupakan cara menggambarkan suatu himpunan dengan menggunakan gambar atau diagram. Beberapa aturan penggunaan diagram venn untuk menyatakan suatu himpunan adalah sebagai berikut.
1. Himpunan semesta di gambarkan dengan persegi panjang dan diberi symbol S yang diletakan pada sudut kiri atas.
2. Setiap anggota S digambarkan dengan noktah dan objeknya berada di dalam persegi panjang tersebut.
3. Himpunan bagian dari himpunan S yang dibicarakan digambarkan dengan lingkaran atau kurva tertutup yang memuat noktah dan objek tertentu.
Ayo, kita coba!!
Diagram venn dapat memudahkan penyelesaiaan masalah yang berhubungan dengan himpunan, bukan hanya pada subbab ini tetapi juga untuk subbab berikutnya. Misalkan semesta pembicaraan adalah himpunan bilangan asli.
Diketahui:
A = { x ? x < 10, x ? bilangan asli } atau A = ……………………………………..(metode tabulasi)
B = { empat bilangan prima pertama } atau B =…………………………(metode tabulasi)
C = { 3, 5, 7, 9 }
Senin, 03 Desember 2012
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
2. Menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
3. Menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
4. Menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
5. Menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
6. Menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
7. Mengidentifikasi macam- macam agama di Indonesia.
8. Menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
9. Menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
3. Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
4. Siswa dapat menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
5. Siswa dapat menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
6. Siswa dapat menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
7. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam agama di Indonesia.
8. Siswa dapat menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
9. Siswa dapat menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
B. Materi Ajar
1. Kerukunan dalam keluarga.
2. Rukun dengan teman sekolah.
3. Macam- macam agama di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan Kontekstual.
Pendekatan Cooperatif Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Tanya jawab.
Ceramah.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang jumlah anggota keluarga di rumah.
d) Mengajak semua siswa menyebutkan angka sesuai dengan jari telunjuk yang dikomando guru, dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang tugas jari (ibu jari tanda bagus, jari telunjuk untuk angkat jari, jari tengah untuk membersihkan hidung, jari manis tempat cincin, jari kelingking yang paling kecil untuk tanda kalau bersahabat) dan tanya jawab ini dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang kerukunan dan kerjasama.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 2 tentang kakak dan adik Dina.
Gambar Dina,
Gambar Dito (kakak)
Gambar Didi (adik)
b) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku (Dina anak kelas I SD mempunyai kakak dan adik yang berbeda usia, berbeda jenis kelamin, berbeda kelas dan sekolahnya).
c) Bertanya jawab tentang keluarga yang ada dalam gambar-gambar tersebut misalnya:
Siapa nama kakak Dina?
Siapa nama adik dina?
Kakak Dina laki-laki atau perempuan?
Berapa jumlah saudara Dina?
Kelas berapa kakak Dina? Berapa umurnya?
Kelas berapa adik Dina? Berapa umurnya?
Apakah kamu mempunyai kakak atau adik?
Berapa jumlah saudara kamu?
dst.
d) Semua siswa diminta mengamati gambar di halaman 3 tentang keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (ayah, ibu, dan 3 anak)
• Gambar Keluarga besar (ayah, ibu, 3 anak, kakek dan nenek)
f) Bertanya jawab tentang keluarga besar Dina yang ada dalam gambar misalnya:
• Berapa orang yang laki-laki?
• Berapa orang yang perempuan?
• Apa perbedaan laki dengan perempuan?
g) Semua siswa ditugaskan mengamati gambar-gambar di halaman 4, 5 dan 6 dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang suku-suku bangsa dan agama teman-teman Dina (agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Buddha).
h) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan teman sebangkunya dan mengamati gambar-gambar halaman 4, 5, dan 6.
i) Guru bercerita tentang isi bacaan dalam buku (dan bertanya jawab: Dina beragama Islam yang berbeda, dengan teman-teman dekatnya).
j) Dilanjutkan dengan berdiskusi kelas membahas bagaimana perbedaan tempat ibadah sesuai dengan agama dan apa agama yang dianut oleh siswa.
k) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 7-8 tentang macam-macam tempat ibadah.
• Gambar Masjid untuk orang Islam
• Gambar Gereja untuk orang Katolik
• Gambar Gereja untuk orang Protestan
• Gambar Pura untuk orang Hindu
• Gambar Vihara untuk orang Buddha
h) Masing-masing siswa bercerita di gambar yang mana kalau beribadah (ikut ayah atau ibu).
i) Guru bercerita bahwa meskipun berbeda agama, kesukaaan, jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), tetapi harus hidup rukun, tidak boleh bertengkar dan saling sayang.
j) Semua siswa diminta mengamati gambar lima pemimpin agama di halaman 9 tentang permainan riang gembira.
k) Menugaskan semua siswa bergabung dengan teman sebangku.
Tugas memberi warna yang berbeda sesuai dengan arah pemimpin agama yang akan menuju tempat ibadahnya.
Kalau sudah selesai diberi warna, siswa diminta menceritakan kepada teman sebangkunya tempat ibadah mana yang biasanya dipakai beribadah keluarganya.
l) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku halaman 10 (anak-anak yang berbeda kesukaan, tetapi tetap rukun).
m) Berdiskusi secara klasikal membahas kesukaan saudara-saudaranya di rumah (kontekstual)
n) Guru bercerita mengenai pentingnya bekerja bersama-sama seperti lima jari tangan di halaman 12.
o) Untuk pengayaan dan untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal-soal yang ada di dalam buku kerja/buku paket PKn, yaitu hal. 4, 6, 7, 9-11, dan 13.
k) Mengajak siswa bertepuk tangan dengan tiga macam suara (keras, semua jari ketemu; sedang telapak tangan di silang dan lemah ujung jari tangan menepuk ujung telapak tangan) dengan komando tepuk pramuka.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang Dina beserta adik dan kakak
2. Gambar tentang keluarga besar Dina.
3. Gambar tentang tempat ibadah lima agama.
4. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 1-4, 4-9, 10-13.
5. Orang tua.
6. Teman.
7. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
1. Nama saya adalah ...
Saudara saya berjumlah ... orang
Nama kakak saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Nama adik saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Orang biasa memanggil ayah saya dengan nama ...
Orang biasa memanggil ibu saya dengan nama ...
2. Agama saya ...
Suku ayah saya ...
Suku ibu saya ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
2. Mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
2. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang makan apa saja di rumah, berapa kali makan dalam satu hari, apakah makanan sudah memenuhi empat sehat lima sempurna, dsb.
2. Kegiatan Inti
a) Mengenalkan beberapa contoh cara hidup rukun dalam keluarga dengan juga meminta siswa untuk mengamati gambar di halaman 13 dan 14 tentang kerukunan keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (Ayah, Ibu dan 3 anak) sedang makan bersama.
• Gambar Keluarga yang bekerja bersama membereskan alat-alat makan.
• Gambar keluarga waktu santai
b) Bertanya jawab tentang apa akibat nya jika tidak mau bekerja sama di rumah.
• Semua siswa diajak bertanya jawab sambil membuat kesimpulan.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar keluarga yang bekerja bersama saling membantu (rukun).
2. Gambar keluarga yang tidak bekerja sama saling membantu (tidak rukun).
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 13-17.
4. Orang tua.
5. Teman.
6. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
Sebutkan macam-macam contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
2. Kegiatan Inti
a) Bertanya jawab tentang kesukaan dan kebiasaan anak-anak di sekolah, dan meskipun berbeda agama, berbeda kesukaan dan berbeda kebiasaan, tetap harus rukun, tidak boleh bertengkar.
b) Guru menjelaskan apa akibatnya jika tidak rukun dengan teman sekolah.
c) Siswa ditugaskan untuk selalu rukun dengan semua temannya meskipun berbeda kesukaan, berbeda agama dan berbeda kebiasaannya.
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerukunan dalam keluarga dan antara teman sekolah, macam-macam agama di Indonesia, contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah, serta cara menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 22-24, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang tertib di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
a) Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
b) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
c) Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah gambar yang menggambarkan kerukunan di dalam keluargamu.
2. Supaya hidup rukun kita harus ...
a. Saling membenci
b. Saling memukul
c. Saling menghormati
3. Apabila ada teman yang bertengkar kamu akan ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Pkn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
2. Menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
3. Membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
4. Menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
3. Siswa dapat membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
4. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
1. Tertib di rumah dan di sekolah.
2. Apabila tidak tertib di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan anak ketika bangun pagi.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diajak untuk mengamati gambar pada hal. 26-28 tentang contoh kehidupan tertib di rumah dan di sekolah:
• Tertib pada pagi hari di rumah.
• Tertib masuk sekolah, tertib di kelas, tertib ketika jam istirahat, tertib ketika ulangan, tertib saat pulang sekolah.
• Tertib setelah di rumah, tertib pada malam hari di rumah.
b) Guru membacakan wacana setiap gambar kemudian dilanjutkan dengan bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak:
- Di rumah (apa saja yang dilakukan anak di rumah ketika bangun pagi dan setelah pulang sekolah), misalnya:
• Apakah biasa merapikan bantal dan gulingnya?
• Apakah biasa merapikan sprei?
• Apakah biasa mandi sendiri?
• Apakah biasa memakai baju sendiri?
• Siapa yang mengatur buku-buku untuk sekolah?
- Di sekolah dan di kelas (apa saja yang dilakukan anak ketika pagi hari, waktu datang, dan setelah ada di sekolah), misalnya:
• Apakah biasa datang ke sekolah tepat waktu?
• Apakah biasa tertib di dalam kelas waktu guru mengajar?
• Apakah biasa tertib ketika jam istirahat?
• Apakah biasa tertib ketika ulangan?
c) Guru bercerita kepada siswa mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di rumah dan di sekolah, seperti:
- Di rumah:
• Bangun tidur harus pagi
• Merapikan bantal, guling dan sprei
• Menyiapkan baju untuk sekolah
• Mandi pakai sabun dan gosok gigi (berapa kali mandi dalam sehari?)
• Ganti baju memakai seragam sendiri
• Makan pagi sendiri (berapa kali makan sehari?)
• Cium tangan ayah dan ibu ketika akan berangkat sekolah
• Pada malam hari belajar membaca-baca buku
- Di sekolah:
• Bangun harus pagi supaya berangkat ke sekolah tidak terlambat
• Memperhatikan guru mengajar
• Baju selalu rapi di sekolah
• Jam berapa harus berangkat ke sekolah
• Jam berapa kalau pulang sekolah
• Cium tangan bapak/ibu guru ketika pulang sekolah
• Tertib ketika jam istirahat di sekolah
d) Siswa diajak untuk mengamati gambar hal. 29-34 tentang contoh kehidupan tidak tertib di rumah dan di sekolah:
• Tidak tertib pada pagi hari di rumah.
• Tidak tertib masuk sekolah, tidak tertib di kelas, tidak tertib ketika istirahat, tidak tertib ketika ulangan, tidak tertib saat pulang sekolah.
• Tidak tertib setelah di rumah, tidak tertib waktu bermain, tidak tertib waktu malam hari di rumah.
e) Guru membacakan wacana contoh kehidupan yang tidak tertib sambil berdiskusi dikaitkan dengan kehidupan nyata sehari-hari.
f) Guru bercerita tentang apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di rumah dan di sekolah.
g) Guru menjelaskan akibat yang ditimbulkan dari sikap tidak tertib anak di rumah dan di sekolah.
h) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di rumah dan di sekolah.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah dan di sekolah.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-28, 29-34.
3. Orang tua.
4. Teman.
5. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
- Contoh hidup tertib pada pagi hari adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Melaksanakan hidup tertib di rumah.
2. Melaksanakan hidup tertib di sekolah.
3. Melaksanakan hidup tertib di tempat umum.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (3 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat melaksanakan hidup tertib di rumah, di sekolah, dan di tempat umum.
B. Materi Ajar
1. Tertib di rumah dan di sekolah.
2. Tertib di tempat umum.
3. Apabila tidak tertib di tempat umum.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas dan diskusi kelompok.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Bertanya jawab dengan siswa tentang hidup tertib dikaitkan dengan materi pokok yaitu tentang ketertiban yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya dan masing-masing kelompok ditugaskan untuk saling bercerita kegiatannya di rumah ketika bangun pagi. Kemudian belajar menulis kata-kata yang mengandung tata tertib (misalnya: belajar, mandi, makan, cium tangan dll), lalu mengumpulkannya dengan menuliskan nama anggota setiap kelompok sebangkunya di kertas.
b) Guru menyiapkan kartu dan gambar yang menggambarkan tertib dan tidak tertib baik di rumah maupun di sekolah. Misalnya: menyiapkan kartu pasangan sejumlah siswa di kelas. Jika jumlah siswa 40 anak, dan di bawah ini ada 8 macam kartu, maka kartu difoto copy sebanyak 5 kali.
• Kartu gambar suasana tertib di kelas (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib di kelas”
• Kartu gambar tertib ketika jam istirahat (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib bermain”
• Kartu gambar tidak tertib pagi hari (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak tertib bangun pagi”
• Kartu gambar tidak tertib masuk sekolah (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak Tertib ke sekolah”
c) Guru mengajak semua siswa berdiri kemudian dikomando agar maju ke depan kelas tanpa diatur (siswa yang maju begitu saja mencerminkan kehidupan yang tidak tertib). Setelah berada di depan kelas, semua siswa diajak untuk mengambil satu kartu yang sudah disiapkan di depan.
d) Setelah semua memegang kartu, anak-anak diminta berdiri di tepi kelas seluruhnya menghadap ke dalam (melingkar) sambil menunjukkan kartu dihadapkan kepada temannya, sehingga masing-masing dapat melihat kartu yang dipegang. Semua siswa saling melihat kartu dari tempatnya berdiri.
e) Tugas berikutnya, semua siswa bergabung dengan pasangannya (gambar dengan tulisan, ada 4 pasang kali 5).
f) Setelah berpasangan, siswa diminta kembali ke kursi bersama pasangan masing-masing. Kemudian meminta semua maju lagi ke depan kelas sambil diatur deret bangku mana yang maju terlebih dulu, disusul deret bangku berikutnya. Hal ini mencerminkan kehidupan tertib.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang contoh kegiatan anak yang mencerminkan tertib dan tidak tertib.
2. Kegiatan Inti
a) Mengidentifikasi tempat umum (tempat ibadah, sekolah, jalan raya, pertokoan, pasar, warung dll).
b) Bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak di tempat umum (apa saja yang dilakukan anak di tempat umum) misalnya:
• Apa saja yang dimaksud tempat umum?
• Apakah biasa tertib di jalan raya?
• Apakah biasa tertib ketika di restoran?
• Apakah biasa tertib di tempat ibadah?
c) Guru bercerita tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di tempat umum (apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di tempat umum) seperti:
• Antre kalau akan membayar di kasir
• Menyeberang di zebra cross
• Tidak bertengkar di tempat ibadah
• Bangun harus pagi (jam berapa bangun pagi setiap harinya?)
• Dsb.
d) Guru bercerita apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di tempat umum dan apa akibatnya atau ruginya jika tidak tertib di tempat umum (perbedaan tertib dan tidak tertib).
e) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di tempat umum.
f) Guru menugaskan semua siswa untuk berkelompok dengan teman sebangku dan mengamati gambar di hal 40 (tugas: amati dan diskusikan/bicarakan dengan teman apakah ada siswa yang tidak tertib?), setelah itu diminta mengerjakan pertanyaan pemahaman di hal 41.
g) Semua siswa ditugaskan untuk mengerjakan tugas “Ekspresikan dirimu”.
h) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai sikap tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, serta akibat jika tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 43-44, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang hak anak di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-34, 34-42.
3. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian lisan atau tertulis (uraian singkat), penilaian sikap, pilihan ganda.
Contoh Instrumen :
1. Setiap pagi saya bangun pukul ...
Saya tiba di sekolah pukul ...
Apabila guru menerangkan saya ...
Sepulang sekolah saya menaruh sepatu di ...
Apabila guru memberikan pekerjaan rumah saya akan ...
Saya tidur pukul ...
2. Sebutkan contoh hidup tertib di tempat umum.
3. Contoh hidup tertib di sekolah adalah ...
a. Terlambat sekolah
b. Mendengarkan guru yang
mengajar
c. Ribut di kelas
4. Kalau kita melanggar tata tertib, kita akan di ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
2. Menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
3. Menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
2. Siswa dapat menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
3. Siswa dapat menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
B. Materi Ajar
1. Hak anak di rumah.
2. Hak anggota keluarga di rumah.
3. Hak anggota keluarga lain.
4. Hak anak di sekolah.
5. Hak warga sekolah.
6. Akibat jika hak anak diabaikan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana keluarga di rumah (misalnya kalau makan siapa yang menyiapkan?, apakah tidur di kamar sendiri atau bersama orang tua? Siapa yang membelikan baju? dsb).
c) Mengajak semua siswa menyanyikan lagu ”sayang ibu” (satu satu aku sayang ibu... dua dua...dst) dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu tersebut dan dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang hak-hak anak di rumah.
2. Kegiatan Inti
Menunjukkan gambar tentang keluarga Dina pada buku paket hal. 46.
a) Guru membacakan wacana pada hal. 46 buku paket tentang bagaimana ketika saya ingin disayang, misalnya:
• Saya berhak disayang oleh ayah dan ibu
• Ayah dan ibu menyayangi saya
• Saya menjadi senang
• Dito kakak saya dan didi adik saya juga sayang
b) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana terkait dengan hak-hak anak pada hal. 47-48, seperti:
• Hak ketika saya ingin makan
• Hak ketika saya ingin main
• Hak ketika saya sakit
• Hak ketika saya ingin pintar
c) Guru membacakan wacana pada hal. 48-50 mengenai hak anggota keluarga di rumah, seperti hak ayah dan ibu, kakak, adik, anggota keluarga yang lain, serta pembantu di rumah.
d) Menunjukkan gambar tentang hak anak di sekolah Dina pada buku paket hal. 50 – 51, yaitu:
• Gambar Bapak Guru sedang mengajar dan siswa mendengarkan
• Gambar anak-anak sedang bermain tali
• Gambar anak-anak sedang olah raga
• Gambar anak sedang belajar mengerjakan soal
e) Guru membacakan wacana bagaimana ketika saya ingin pintar (apabila siswa sudah bisa membaca, akan lebih baik siswa yang membaca dengan bimbingan guru), seperti:
• Saya berhak mendapat pelajaran
• Saya berhak diajar ibu dan bapak guru
• Ibu dan bapak guru mengajar saya membaca
• Saya menjadi senang
• Dst (bisa dikembangkan sambil diselingi bertanya jawab)
f) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana pada buku paket hal. 50 -51 terkait dengan hak-hak anak di sekolah, yaitu:
• Hak ketika saya ingin pintar:
Dikembangkan dari hasil bertanya jawab dengan siswa. Apa saja yang harus dikerjakan anak supaya menjadi pintar (misalnya harus rajin ke sekolah, tidak boleh terlambat, harus belajar membaca, belajar menulis dsb).
• Hak ketika saya ingin memiliki teman
• Hak ketika saya ingin sehat
• Hak ketika saya ingin naik kelas
7) Guru menunjukkan gambar pada buku paket hal. 52-53, seperti:
• Gambar ibu guru sedang mengajar
• Gambar kepala sekolah
• Gambar teman kita
• Gambar penjaga sekolah
• Gambar pembersih sekolah
8) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambar pada buku paket hal. 52-53 terkait dengan hak warga sekolah, seperti hak bapak dan ibu guru, kepala sekolah, teman kita, penjaga sekolah, dan pembersih sekolah.
9) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambat pada buku paket hal. 54-56 terkait dengan akibat jika hak anak diabaikan, misalnya pengabaian dalam hal:
• Ketika saya ingin disayang keluarga
• Ketika saya ingin sarapan
• Ketika saya ingin main
• Ketika saya sakit
• Ketika saya ingin pintar
• Ketika saya ingin belajar
• Ketika saya ingin berteman
E. Kegiatan Penutup
1) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
2) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
F. Sumber/Bahan Belajar
1) Gambar tentang hak anak dan anggota keluarga di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, dan akibat hak anak diabaikan.
2) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 45-48, 48-50, 50-51, 52-53, dan 54-56.
3) Lingkungan rumah (keluarga).
4) Lingkungan sekolah.
G. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja, observasi,
Contoh Instrumen :
- Sebutkan beberapa contoh hak anak di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Kompetensi Dasar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana di sekolah (misalnya kalau di kelas siapa yang mengajar kalian?, apakah olah raga di sekolah ditemani Ibu/Bapak Guru? Siapa yang mengajarkan kamu menulis? Siapa yang mengajarimu membaca? Mengapa kamu diajari membaca dan menulis, dsb).
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta mewarnai gambar pada hal. 57-59 yang sesuai dengan hak anak di rumah dan di sekolah.
b) Guru membacakan wacana pada ”ajang budi pekerti” hal. 60-61, kemudian memberikan perntanyaan pemahaman kepada siswa mengenai hak anak untuk bersekolah.
c) Mengingatkan siswa mengenai pengertian hak dan akibat jika manusia tidak menerima hak.
d) Menugaskan semua siswa bercerita sesuai dengan petunjuk dalam gambar hal. 62-63.
e) Menginformasikan pemahaman budi pekerti terkait pelaksanaan hak.
f) Menunjukkan gambar di halaman 64 dan 65, kemudian menginstruksikan siswa untuk memilih gambar-gambar yang memuat orang yang menerima haknya.
g) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai hak anak, hak anggota keluarga, dan hak anggota keluarga lain di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, akibat jika hak anak diabaikan, dan pelaksanaan hak anak di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 66-68, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang kewajiban.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
3. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Hak kita di rumah adalah ...
a) Disayang ayah dan ibu
b) Mendapat nilai bagus
c) Disayang ibu dan bapak guru
2. Temanmu mengabaikanmu, hak kamu untuk berteman tidak dihormati, kamu merasa ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
2. Menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
3. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
4. Menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
2. Siswa dapat menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
3. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
4. Siswa dapat menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
B. Materi Ajar
1. Tata tertib di rumah.
2. Kewajiban di rumah.
3. Tata tertib di sekolah.
4. Kewajiban di sekolah.
5. Kewajiban di tempat umum.
6. Hubungan antara hak dan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
c) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa ditugaskan untuk mengamati gambar di buku paket PKn halaman 70-72 dan bertanya jawab tentang makna gambar, misalnya: kewajiban orang tua.
b) Siswa ditugaskan untuk membaca bacaan tentang kewajiban orang tua, seperti:
? Ayah adalah kepala keluarga
? Ayah bekerja mencari nafkah
? Ayah mendapat gaji
? Ibu mengasuh anak-anak
? Ibu mengatur rumah
? Ada juga ibu yang mencari nafkah
c) Guru bertanya jawab tentang keluarga siswa. Bagaimana keadaan keluarga anak-anak. Apakah ada yang sama dengan keadaan keluarga yang ada di:
? rumah Dina
? rumah Ketut
? rumah Robert
? rumah Meilan
? rumah Maria
d) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 72-73, kemudian membaca bacaan tentang kewajiban anggota keluarga lainnya, seperti:
? Kewajiban kita sebagai anak
? Kewajiban kita sebagai saudara
? Kewajiban pembantu
e) Siswa ditugaskan untuk menghitung orang yang ada dalam gambar dan menuliskan jumlah angka di kertas, serta menyebutkan kewajiban apa saja yang harus dilakukan (misalnya sebagai anak, sebagai ibu, ayah, dll).
f) Bertanya jawab tentang kewajiban anak di rumah dan menuliskannya di kertas masing-masing.
g) Guru menjelaskan apa saja kewajiban anak sebagai siswa di sekolah (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 74-75), seperti:
? Harus mematuhi tata tertib sekolah (apa saja yang harus dipatuhi? Didiskusikan secara klasikal dan siswa mencatat di bukunya)
? Harus sopan kepada guru (karena guru adalah pengganti orang tua di sekolah)
? Harus rajin belajar setiap hari (supaya menjadi anak yang pintar)
? Harus bersikap baik kepada semua teman
? Dan sebagainya (dikembangkan oleh guru dengan mengacu pada jawaban-jawaban siswa)
h) Guru menjelaskan apa saja kewajiban kita kalau berada di tempat umum (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 76-77), seperti di:
? Dalam bus
? Jalan raya
? Pasar
? Toko
? Sekolah
? Dan sebagainya
i) Berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 77-78), guru menjelaskan bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban (harus serasi, selaras dan seimbang). Siapapun tidak bisa hanya menuntut haknya saja tanpa memperhatikan kewajiban yang harus dipenuhi. Karena semua orang memiliki hak yang sama. Karena itu harus memperhatikan hak-hak orang lain juga.
j) Guru dan siswa bertanya jawab tentang akibat-akibat apa saja yang dapat terjadi apabila tidak melaksanakan kewajiban, misalnya:
? Kalau anak tidak patuh pada ibunya, maka ibu menjadi marah.
? Kalau siswa datang terlambat ke sekolah. Maka bapak guru akan marah.
? Kalau siswa malas belajar dan jarang mengerjakan pekerjaa rumah, maka siswa tersebut mendapatkan nilai jelek.
? Kalau membuang sampah sembarangan, maka sekolah menjadi kotor
? Kalau sekolahnya kotor, maka kepala sekolah akan marah
? Kepala sekolah akan mendapat teguran dari kepala/atasannya
? Kalau di kelas harus tertib, tidak boleh bergurau dan berbicara sendiri, tetapi harus mendengarkan tugas-tugas guru. Supaya menjadi pintar
? Kalau berbicara sendiri, kelas akan menjadi gaduh, menjadi kacau, dan ribut. Hal ini akan mengganggu kelas yang lain.
? Dan sebagainya
3. Kegiatan Penutup
1. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kewajiban di rumah, sekolah, tempat umum, dan hubungan antara hak dan kewajiban.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 69-74, 74-76, 76-77, 77-78.
3. Lingkungan rumah (keluarga).
4. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, dan penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Kewajiban kita sebagai anak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Kompetensi Dasar
Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.
Indikator
1. Melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
2. Melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
3. Melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
4. Mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
2. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
3. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
4. Siswa dapat mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
B. Materi Ajar
1. Melaksanakan kewajiban.
2. Akibat tidak melaksanakan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah, misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
c) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 78-79 dan membaca wacana tiap gambar tersebut tentang akibat yang ditimbulkan jika tidak melaksanakan kewajiban, seperti halnya apabila:
(1) Saya tidak patuh pada Ibu
(2) Saya tidak menjalankan tata tertib
(3) Saya tidak belajar
(4) Saya membuang sampah sembarangan
b) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan cara menghitung angka 1, 2, 3, 4 dan 5. Setelah semua selesai menghitung, langkah selanjutnya menugaskan semua yang telah menyebut angka 1 berkumpul menjadi satu kelompok. Yang menyebut angka 2 menjadi satu kelompok dan seterusnya sampai angka 5. sehingga di dalam kelas ada lima kelompok besar.
c) Setelah berkelompok, setiap kelompok diminta menghitung anggotanya. Kemudian semua kelompok ditugaskan mengamati gambar di halaman 80-83. Semua siswa ditugaskan memberi warna gambar, dan jumlah kelompok disesuaikan dengan tugas.
(1) Setelah gambar selesai semua kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan, apa cerita dan makna gambar tersebut dikaitkan dengan kewajiban anak. Seperti:
? Ketika saya ingin disayang, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya.
? Ketika saya ingin main, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin memiliki teman, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin mendapat nilai baik, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
(2) Setelah semua kelompok selesai mewarnai gambar, semua siswa ditugaskan untuk menuliskan ringkasan sederhana cerita dan makna gambar tersebut dan kewajiban apa yang harus dilakukan oleh anak-anak.
(3) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya. Dan menuliskan kewajiban apa saja kalau di kelas (misalnya piket kelas). Semua kelompok anak sebangku ditugaskan untuk menuliskan apa saja yang harus dilakukan ketika piket kelas.
(4) Hasil diskusi ditulis di kertas dan diberi nama anggota kelompoknya dan dikumpulkan kepada guru (sebagai portofolio kelompok siswa)
(5) Semua siswa ditugaskan untuk tulisan (karangan sederhana) ditujukan kepada guru (misalnya kalau saya ingin pintar, maka apa yang diminta dari guru, ditulis di kertas seperti lingkaran lambang waru di buku halaman 88).
(6) Semua siswa diminta berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu (misalnya ”disini senang, disana senang...) untuk menciptakan suasana yang menyenangkan
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kewajiban anak di rumah, sekolah, tempat umum, hubungan antara hak dan kewajiban, melaksanakan kewajiban, dan akibat tidak melaksanakan kewajiban, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 89-91, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang,melaksanakan kewajiban dan akibat tidak melaksanakan kewajiban.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 78-79 dan 80-91.
3. Lingkungan rumah (keluarga).
4. Lingkungan sekolah.
5. Lingkungan masyarakat (tempat umum).
F. Penilaian
Teknik : tugas kelompok, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Kamu wajib ... apabila kamu melihat ibu lelah menyapu.
2. Saya ingin pintar, saya wajib ...
a. Mencontek
b. Belajar
c. Bermain
3. Kewajibanmu sebagai kakak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa.
Indikator
10. Menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
11. Menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
12. Menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
13. Menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
14. Menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
15. Menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
16. Mengidentifikasi macam- macam agama di Indonesia.
17. Menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
18. Menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
3. Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
4. Siswa dapat menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
5. Siswa dapat menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
6. Siswa dapat menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
7. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam agama di Indonesia.
8. Siswa dapat menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
9. Siswa dapat menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
B. Materi Ajar
1. Kerukunan dalam keluarga.
2. Rukun dengan teman sekolah.
3. Macam- macam agama di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan Kontekstual.
Pendekatan Cooperatif Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Tanya jawab.
Ceramah.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang jumlah anggota keluarga di rumah.
d) Mengajak semua siswa menyebutkan angka sesuai dengan jari telunjuk yang dikomando guru, dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang tugas jari (ibu jari tanda bagus, jari telunjuk untuk angkat jari, jari tengah untuk membersihkan hidung, jari manis tempat cincin, jari kelingking yang paling kecil untuk tanda kalau bersahabat) dan tanya jawab ini dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang kerukunan dan kerjasama.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 2 tentang kakak dan adik Dina.
Gambar Dina,
Gambar Dito (kakak)
Gambar Didi (adik)
e) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku (Dina anak kelas I SD mempunyai kakak dan adik yang berbeda usia, berbeda jenis kelamin, berbeda kelas dan sekolahnya).
f) Bertanya jawab tentang keluarga yang ada dalam gambar-gambar tersebut misalnya:
Siapa nama kakak Dina?
Siapa nama adik dina?
Kakak Dina laki-laki atau perempuan?
Berapa jumlah saudara Dina?
Kelas berapa kakak Dina? Berapa umurnya?
Kelas berapa adik Dina? Berapa umurnya?
Apakah kamu mempunyai kakak atau adik?
Berapa jumlah saudara kamu?
dst.
g) Semua siswa diminta mengamati gambar di halaman 3 tentang keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (ayah, ibu, dan 3 anak)
• Gambar Keluarga besar (ayah, ibu, 3 anak, kakek dan nenek)
l) Bertanya jawab tentang keluarga besar Dina yang ada dalam gambar misalnya:
• Berapa orang yang laki-laki?
• Berapa orang yang perempuan?
• Apa perbedaan laki dengan perempuan?
m) Semua siswa ditugaskan mengamati gambar-gambar di halaman 4, 5 dan 6 dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang suku-suku bangsa dan agama teman-teman Dina (agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Buddha).
n) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan teman sebangkunya dan mengamati gambar-gambar halaman 4, 5, dan 6.
o) Guru bercerita tentang isi bacaan dalam buku (dan bertanya jawab: Dina beragama Islam yang berbeda, dengan teman-teman dekatnya).
p) Dilanjutkan dengan berdiskusi kelas membahas bagaimana perbedaan tempat ibadah sesuai dengan agama dan apa agama yang dianut oleh siswa.
q) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 7-8 tentang macam-macam tempat ibadah.
• Gambar Masjid untuk orang Islam
• Gambar Gereja untuk orang Katolik
• Gambar Gereja untuk orang Protestan
• Gambar Pura untuk orang Hindu
• Gambar Vihara untuk orang Buddha
h) Masing-masing siswa bercerita di gambar yang mana kalau beribadah (ikut ayah atau ibu).
i) Guru bercerita bahwa meskipun berbeda agama, kesukaaan, jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), tetapi harus hidup rukun, tidak boleh bertengkar dan saling sayang.
j) Semua siswa diminta mengamati gambar lima pemimpin agama di halaman 9 tentang permainan riang gembira.
k) Menugaskan semua siswa bergabung dengan teman sebangku.
Tugas memberi warna yang berbeda sesuai dengan arah pemimpin agama yang akan menuju tempat ibadahnya.
Kalau sudah selesai diberi warna, siswa diminta menceritakan kepada teman sebangkunya tempat ibadah mana yang biasanya dipakai beribadah keluarganya.
l) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku halaman 10 (anak-anak yang berbeda kesukaan, tetapi tetap rukun).
m) Berdiskusi secara klasikal membahas kesukaan saudara-saudaranya di rumah (kontekstual)
n) Guru bercerita mengenai pentingnya bekerja bersama-sama seperti lima jari tangan di halaman 12.
o) Untuk pengayaan dan untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal-soal yang ada di dalam buku kerja/buku paket PKn, yaitu hal. 4, 6, 7, 9-11, dan 13.
k) Mengajak siswa bertepuk tangan dengan tiga macam suara (keras, semua jari ketemu; sedang telapak tangan di silang dan lemah ujung jari tangan menepuk ujung telapak tangan) dengan komando tepuk pramuka.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang Dina beserta adik dan kakak
2. Gambar tentang keluarga besar Dina.
3. Gambar tentang tempat ibadah lima agama.
4. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 1-4, 4-9, 10-13.
5. Orang tua.
6. Teman.
7. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
1. Nama saya adalah ...
Saudara saya berjumlah ... orang
Nama kakak saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Nama adik saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Orang biasa memanggil ayah saya dengan nama ...
Orang biasa memanggil ibu saya dengan nama ...
2. Agama saya ...
Suku ayah saya ...
Suku ibu saya ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah.
Indikator
3. Mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
4. Mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
4. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang makan apa saja di rumah, berapa kali makan dalam satu hari, apakah makanan sudah memenuhi empat sehat lima sempurna, dsb.
2. Kegiatan Inti
c) Mengenalkan beberapa contoh cara hidup rukun dalam keluarga dengan juga meminta siswa untuk mengamati gambar di halaman 13 dan 14 tentang kerukunan keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (Ayah, Ibu dan 3 anak) sedang makan bersama.
• Gambar Keluarga yang bekerja bersama membereskan alat-alat makan.
• Gambar keluarga waktu santai
d) Bertanya jawab tentang apa akibat nya jika tidak mau bekerja sama di rumah.
• Semua siswa diajak bertanya jawab sambil membuat kesimpulan.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar keluarga yang bekerja bersama saling membantu (rukun).
2. Gambar keluarga yang tidak bekerja sama saling membantu (tidak rukun).
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 13-17.
4. Orang tua.
5. Teman.
6. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
Sebutkan macam-macam contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
2. Kegiatan Inti
a) Bertanya jawab tentang kesukaan dan kebiasaan anak-anak di sekolah, dan meskipun berbeda agama, berbeda kesukaan dan berbeda kebiasaan, tetap harus rukun, tidak boleh bertengkar.
b) Guru menjelaskan apa akibatnya jika tidak rukun dengan teman sekolah.
c) Siswa ditugaskan untuk selalu rukun dengan semua temannya meskipun berbeda kesukaan, berbeda agama dan berbeda kebiasaannya.
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerukunan dalam keluarga dan antara teman sekolah, macam-macam agama di Indonesia, contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah, serta cara menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 22-24, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang tertib di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
a) Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
b) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
c) Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah gambar yang menggambarkan kerukunan di dalam keluargamu.
2. Supaya hidup rukun kita harus ...
a. Saling membenci
b. Saling memukul
c. Saling menghormati
3. Apabila ada teman yang bertengkar kamu akan ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Pkn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
5. Menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
6. Menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
7. Membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
8. Menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
3. Siswa dapat membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
4. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
1. Tertib di rumah dan di sekolah.
2. Apabila tidak tertib di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan anak ketika bangun pagi.
2. Kegiatan Inti
c) Siswa diajak untuk mengamati gambar pada hal. 26-28 tentang contoh kehidupan tertib di rumah dan di sekolah:
• Tertib pada pagi hari di rumah.
• Tertib masuk sekolah, tertib di kelas, tertib ketika jam istirahat, tertib ketika ulangan, tertib saat pulang sekolah.
• Tertib setelah di rumah, tertib pada malam hari di rumah.
d) Guru membacakan wacana setiap gambar kemudian dilanjutkan dengan bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak:
- Di rumah (apa saja yang dilakukan anak di rumah ketika bangun pagi dan setelah pulang sekolah), misalnya:
• Apakah biasa merapikan bantal dan gulingnya?
• Apakah biasa merapikan sprei?
• Apakah biasa mandi sendiri?
• Apakah biasa memakai baju sendiri?
• Siapa yang mengatur buku-buku untuk sekolah?
- Di sekolah dan di kelas (apa saja yang dilakukan anak ketika pagi hari, waktu datang, dan setelah ada di sekolah), misalnya:
• Apakah biasa datang ke sekolah tepat waktu?
• Apakah biasa tertib di dalam kelas waktu guru mengajar?
• Apakah biasa tertib ketika jam istirahat?
• Apakah biasa tertib ketika ulangan?
c) Guru bercerita kepada siswa mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di rumah dan di sekolah, seperti:
- Di rumah:
• Bangun tidur harus pagi
• Merapikan bantal, guling dan sprei
• Menyiapkan baju untuk sekolah
• Mandi pakai sabun dan gosok gigi (berapa kali mandi dalam sehari?)
• Ganti baju memakai seragam sendiri
• Makan pagi sendiri (berapa kali makan sehari?)
• Cium tangan ayah dan ibu ketika akan berangkat sekolah
• Pada malam hari belajar membaca-baca buku
- Di sekolah:
• Bangun harus pagi supaya berangkat ke sekolah tidak terlambat
• Memperhatikan guru mengajar
• Baju selalu rapi di sekolah
• Jam berapa harus berangkat ke sekolah
• Jam berapa kalau pulang sekolah
• Cium tangan bapak/ibu guru ketika pulang sekolah
• Tertib ketika jam istirahat di sekolah
d) Siswa diajak untuk mengamati gambar hal. 29-34 tentang contoh kehidupan tidak tertib di rumah dan di sekolah:
• Tidak tertib pada pagi hari di rumah.
• Tidak tertib masuk sekolah, tidak tertib di kelas, tidak tertib ketika istirahat, tidak tertib ketika ulangan, tidak tertib saat pulang sekolah.
• Tidak tertib setelah di rumah, tidak tertib waktu bermain, tidak tertib waktu malam hari di rumah.
e) Guru membacakan wacana contoh kehidupan yang tidak tertib sambil berdiskusi dikaitkan dengan kehidupan nyata sehari-hari.
f) Guru bercerita tentang apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di rumah dan di sekolah.
g) Guru menjelaskan akibat yang ditimbulkan dari sikap tidak tertib anak di rumah dan di sekolah.
h) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di rumah dan di sekolah.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
6. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah dan di sekolah.
7. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-28, 29-34.
8. Orang tua.
9. Teman.
10. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
- Contoh hidup tertib pada pagi hari adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
4. Melaksanakan hidup tertib di rumah.
5. Melaksanakan hidup tertib di sekolah.
6. Melaksanakan hidup tertib di tempat umum.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (3 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat melaksanakan hidup tertib di rumah, di sekolah, dan di tempat umum.
B. Materi Ajar
4. Tertib di rumah dan di sekolah.
5. Tertib di tempat umum.
6. Apabila tidak tertib di tempat umum.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi kelas dan diskusi kelompok.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Bertanya jawab dengan siswa tentang hidup tertib dikaitkan dengan materi pokok yaitu tentang ketertiban yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya dan masing-masing kelompok ditugaskan untuk saling bercerita kegiatannya di rumah ketika bangun pagi. Kemudian belajar menulis kata-kata yang mengandung tata tertib (misalnya: belajar, mandi, makan, cium tangan dll), lalu mengumpulkannya dengan menuliskan nama anggota setiap kelompok sebangkunya di kertas.
b) Guru menyiapkan kartu dan gambar yang menggambarkan tertib dan tidak tertib baik di rumah maupun di sekolah. Misalnya: menyiapkan kartu pasangan sejumlah siswa di kelas. Jika jumlah siswa 40 anak, dan di bawah ini ada 8 macam kartu, maka kartu difoto copy sebanyak 5 kali.
• Kartu gambar suasana tertib di kelas (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib di kelas”
• Kartu gambar tertib ketika jam istirahat (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib bermain”
• Kartu gambar tidak tertib pagi hari (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak tertib bangun pagi”
• Kartu gambar tidak tertib masuk sekolah (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak Tertib ke sekolah”
c) Guru mengajak semua siswa berdiri kemudian dikomando agar maju ke depan kelas tanpa diatur (siswa yang maju begitu saja mencerminkan kehidupan yang tidak tertib). Setelah berada di depan kelas, semua siswa diajak untuk mengambil satu kartu yang sudah disiapkan di depan.
d) Setelah semua memegang kartu, anak-anak diminta berdiri di tepi kelas seluruhnya menghadap ke dalam (melingkar) sambil menunjukkan kartu dihadapkan kepada temannya, sehingga masing-masing dapat melihat kartu yang dipegang. Semua siswa saling melihat kartu dari tempatnya berdiri.
e) Tugas berikutnya, semua siswa bergabung dengan pasangannya (gambar dengan tulisan, ada 4 pasang kali 5).
f) Setelah berpasangan, siswa diminta kembali ke kursi bersama pasangan masing-masing. Kemudian meminta semua maju lagi ke depan kelas sambil diatur deret bangku mana yang maju terlebih dulu, disusul deret bangku berikutnya. Hal ini mencerminkan kehidupan tertib.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang contoh kegiatan anak yang mencerminkan tertib dan tidak tertib.
2. Kegiatan Inti
i) Mengidentifikasi tempat umum (tempat ibadah, sekolah, jalan raya, pertokoan, pasar, warung dll).
j) Bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak di tempat umum (apa saja yang dilakukan anak di tempat umum) misalnya:
• Apa saja yang dimaksud tempat umum?
• Apakah biasa tertib di jalan raya?
• Apakah biasa tertib ketika di restoran?
• Apakah biasa tertib di tempat ibadah?
k) Guru bercerita tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di tempat umum (apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di tempat umum) seperti:
• Antre kalau akan membayar di kasir
• Menyeberang di zebra cross
• Tidak bertengkar di tempat ibadah
• Bangun harus pagi (jam berapa bangun pagi setiap harinya?)
• Dsb.
l) Guru bercerita apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di tempat umum dan apa akibatnya atau ruginya jika tidak tertib di tempat umum (perbedaan tertib dan tidak tertib).
m) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di tempat umum.
n) Guru menugaskan semua siswa untuk berkelompok dengan teman sebangku dan mengamati gambar di hal 40 (tugas: amati dan diskusikan/bicarakan dengan teman apakah ada siswa yang tidak tertib?), setelah itu diminta mengerjakan pertanyaan pemahaman di hal 41.
o) Semua siswa ditugaskan untuk mengerjakan tugas “Ekspresikan dirimu”.
p) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai sikap tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, serta akibat jika tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 43-44, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang hak anak di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-34, 34-42.
3. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian lisan atau tertulis (uraian singkat), penilaian sikap, pilihan ganda.
Contoh Instrumen :
1. Setiap pagi saya bangun pukul ...
Saya tiba di sekolah pukul ...
Apabila guru menerangkan saya ...
Sepulang sekolah saya menaruh sepatu di ...
Apabila guru memberikan pekerjaan rumah saya akan ...
Saya tidur pukul ...
2. Sebutkan contoh hidup tertib di tempat umum.
3. Contoh hidup tertib di sekolah adalah ...
a. Terlambat sekolah
b. Mendengarkan guru yang
mengajar
c. Ribut di kelas
4. Kalau kita melanggar tata tertib, kita akan di ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya.
Indikator
4. Menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
5. Menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
6. Menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
5. Siswa dapat menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
6. Siswa dapat menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
B. Materi Ajar
7. Hak anak di rumah.
8. Hak anggota keluarga di rumah.
9. Hak anggota keluarga lain.
10. Hak anak di sekolah.
11. Hak warga sekolah.
12. Akibat jika hak anak diabaikan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana keluarga di rumah (misalnya kalau makan siapa yang menyiapkan?, apakah tidur di kamar sendiri atau bersama orang tua? Siapa yang membelikan baju? dsb).
c) Mengajak semua siswa menyanyikan lagu ”sayang ibu” (satu satu aku sayang ibu... dua dua...dst) dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu tersebut dan dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang hak-hak anak di rumah.
2. Kegiatan Inti
Menunjukkan gambar tentang keluarga Dina pada buku paket hal. 46.
a) Guru membacakan wacana pada hal. 46 buku paket tentang bagaimana ketika saya ingin disayang, misalnya:
• Saya berhak disayang oleh ayah dan ibu
• Ayah dan ibu menyayangi saya
• Saya menjadi senang
• Dito kakak saya dan didi adik saya juga sayang
b) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana terkait dengan hak-hak anak pada hal. 47-48, seperti:
• Hak ketika saya ingin makan
• Hak ketika saya ingin main
• Hak ketika saya sakit
• Hak ketika saya ingin pintar
c) Guru membacakan wacana pada hal. 48-50 mengenai hak anggota keluarga di rumah, seperti hak ayah dan ibu, kakak, adik, anggota keluarga yang lain, serta pembantu di rumah.
d) Menunjukkan gambar tentang hak anak di sekolah Dina pada buku paket hal. 50 – 51, yaitu:
• Gambar Bapak Guru sedang mengajar dan siswa mendengarkan
• Gambar anak-anak sedang bermain tali
• Gambar anak-anak sedang olah raga
• Gambar anak sedang belajar mengerjakan soal
e) Guru membacakan wacana bagaimana ketika saya ingin pintar (apabila siswa sudah bisa membaca, akan lebih baik siswa yang membaca dengan bimbingan guru), seperti:
• Saya berhak mendapat pelajaran
• Saya berhak diajar ibu dan bapak guru
• Ibu dan bapak guru mengajar saya membaca
• Saya menjadi senang
• Dst (bisa dikembangkan sambil diselingi bertanya jawab)
f) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana pada buku paket hal. 50 -51 terkait dengan hak-hak anak di sekolah, yaitu:
• Hak ketika saya ingin pintar:
Dikembangkan dari hasil bertanya jawab dengan siswa. Apa saja yang harus dikerjakan anak supaya menjadi pintar (misalnya harus rajin ke sekolah, tidak boleh terlambat, harus belajar membaca, belajar menulis dsb).
• Hak ketika saya ingin memiliki teman
• Hak ketika saya ingin sehat
• Hak ketika saya ingin naik kelas
7) Guru menunjukkan gambar pada buku paket hal. 52-53, seperti:
• Gambar ibu guru sedang mengajar
• Gambar kepala sekolah
• Gambar teman kita
• Gambar penjaga sekolah
• Gambar pembersih sekolah
8) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambar pada buku paket hal. 52-53 terkait dengan hak warga sekolah, seperti hak bapak dan ibu guru, kepala sekolah, teman kita, penjaga sekolah, dan pembersih sekolah.
9) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambat pada buku paket hal. 54-56 terkait dengan akibat jika hak anak diabaikan, misalnya pengabaian dalam hal:
• Ketika saya ingin disayang keluarga
• Ketika saya ingin sarapan
• Ketika saya ingin main
• Ketika saya sakit
• Ketika saya ingin pintar
• Ketika saya ingin belajar
• Ketika saya ingin berteman
E. Kegiatan Penutup
1) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
2) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
F. Sumber/Bahan Belajar
1) Gambar tentang hak anak dan anggota keluarga di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, dan akibat hak anak diabaikan.
2) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 45-48, 48-50, 50-51, 52-53, dan 54-56.
3) Lingkungan rumah (keluarga).
4) Lingkungan sekolah.
G. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja, observasi,
Contoh Instrumen :
- Sebutkan beberapa contoh hak anak di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Kompetensi Dasar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi kelas.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
c) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
d) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana di sekolah (misalnya kalau di kelas siapa yang mengajar kalian?, apakah olah raga di sekolah ditemani Ibu/Bapak Guru? Siapa yang mengajarkan kamu menulis? Siapa yang mengajarimu membaca? Mengapa kamu diajari membaca dan menulis, dsb).
2. Kegiatan Inti
h) Siswa diminta mewarnai gambar pada hal. 57-59 yang sesuai dengan hak anak di rumah dan di sekolah.
i) Guru membacakan wacana pada ”ajang budi pekerti” hal. 60-61, kemudian memberikan perntanyaan pemahaman kepada siswa mengenai hak anak untuk bersekolah.
j) Mengingatkan siswa mengenai pengertian hak dan akibat jika manusia tidak menerima hak.
k) Menugaskan semua siswa bercerita sesuai dengan petunjuk dalam gambar hal. 62-63.
l) Menginformasikan pemahaman budi pekerti terkait pelaksanaan hak.
m) Menunjukkan gambar di halaman 64 dan 65, kemudian menginstruksikan siswa untuk memilih gambar-gambar yang memuat orang yang menerima haknya.
n) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai hak anak, hak anggota keluarga, dan hak anggota keluarga lain di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, akibat jika hak anak diabaikan, dan pelaksanaan hak anak di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 66-68, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
d) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
e) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
f) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
e) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
f) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
g) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
h) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang kewajiban.
E. Sumber/Bahan Belajar
4. Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
6. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
3. Hak kita di rumah adalah ...
d) Disayang ayah dan ibu
e) Mendapat nilai bagus
f) Disayang ibu dan bapak guru
4. Temanmu mengabaikanmu, hak kamu untuk berteman tidak dihormati, kamu merasa ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
2. Menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
3. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
4. Menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
5. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
6. Siswa dapat menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
7. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
8. Siswa dapat menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
B. Materi Ajar
7. Tata tertib di rumah.
8. Kewajiban di rumah.
9. Tata tertib di sekolah.
10. Kewajiban di sekolah.
11. Kewajiban di tempat umum.
12. Hubungan antara hak dan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
d) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
e) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
f) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
k) Semua siswa ditugaskan untuk mengamati gambar di buku paket PKn halaman 70-72 dan bertanya jawab tentang makna gambar, misalnya: kewajiban orang tua.
l) Siswa ditugaskan untuk membaca bacaan tentang kewajiban orang tua, seperti:
? Ayah adalah kepala keluarga
? Ayah bekerja mencari nafkah
? Ayah mendapat gaji
? Ibu mengasuh anak-anak
? Ibu mengatur rumah
? Ada juga ibu yang mencari nafkah
m) Guru bertanya jawab tentang keluarga siswa. Bagaimana keadaan keluarga anak-anak. Apakah ada yang sama dengan keadaan keluarga yang ada di:
? rumah Dina
? rumah Ketut
? rumah Robert
? rumah Meilan
? rumah Maria
n) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 72-73, kemudian membaca bacaan tentang kewajiban anggota keluarga lainnya, seperti:
? Kewajiban kita sebagai anak
? Kewajiban kita sebagai saudara
? Kewajiban pembantu
o) Siswa ditugaskan untuk menghitung orang yang ada dalam gambar dan menuliskan jumlah angka di kertas, serta menyebutkan kewajiban apa saja yang harus dilakukan (misalnya sebagai anak, sebagai ibu, ayah, dll).
p) Bertanya jawab tentang kewajiban anak di rumah dan menuliskannya di kertas masing-masing.
q) Guru menjelaskan apa saja kewajiban anak sebagai siswa di sekolah (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 74-75), seperti:
? Harus mematuhi tata tertib sekolah (apa saja yang harus dipatuhi? Didiskusikan secara klasikal dan siswa mencatat di bukunya)
? Harus sopan kepada guru (karena guru adalah pengganti orang tua di sekolah)
? Harus rajin belajar setiap hari (supaya menjadi anak yang pintar)
? Harus bersikap baik kepada semua teman
? Dan sebagainya (dikembangkan oleh guru dengan mengacu pada jawaban-jawaban siswa)
r) Guru menjelaskan apa saja kewajiban kita kalau berada di tempat umum (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 76-77), seperti di:
? Dalam bus
? Jalan raya
? Pasar
? Toko
? Sekolah
? Dan sebagainya
s) Berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 77-78), guru menjelaskan bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban (harus serasi, selaras dan seimbang). Siapapun tidak bisa hanya menuntut haknya saja tanpa memperhatikan kewajiban yang harus dipenuhi. Karena semua orang memiliki hak yang sama. Karena itu harus memperhatikan hak-hak orang lain juga.
t) Guru dan siswa bertanya jawab tentang akibat-akibat apa saja yang dapat terjadi apabila tidak melaksanakan kewajiban, misalnya:
? Kalau anak tidak patuh pada ibunya, maka ibu menjadi marah.
? Kalau siswa datang terlambat ke sekolah. Maka bapak guru akan marah.
? Kalau siswa malas belajar dan jarang mengerjakan pekerjaa rumah, maka siswa tersebut mendapatkan nilai jelek.
? Kalau membuang sampah sembarangan, maka sekolah menjadi kotor
? Kalau sekolahnya kotor, maka kepala sekolah akan marah
? Kepala sekolah akan mendapat teguran dari kepala/atasannya
? Kalau di kelas harus tertib, tidak boleh bergurau dan berbicara sendiri, tetapi harus mendengarkan tugas-tugas guru. Supaya menjadi pintar
? Kalau berbicara sendiri, kelas akan menjadi gaduh, menjadi kacau, dan ribut. Hal ini akan mengganggu kelas yang lain.
? Dan sebagainya
3. Kegiatan Penutup
1. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
5. Gambar tentang kewajiban di rumah, sekolah, tempat umum, dan hubungan antara hak dan kewajiban.
6. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 69-74, 74-76, 76-77, 77-78.
7. Lingkungan rumah (keluarga).
8. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, dan penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Kewajiban kita sebagai anak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Kompetensi Dasar
Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.
Indikator
5. Melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
6. Melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
7. Melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
8. Mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
5. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
6. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
7. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
8. Siswa dapat mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
B. Materi Ajar
3. Melaksanakan kewajiban.
4. Akibat tidak melaksanakan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
d) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
e) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah, misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
f) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
b) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 78-79 dan membaca wacana tiap gambar tersebut tentang akibat yang ditimbulkan jika tidak melaksanakan kewajiban, seperti halnya apabila:
(1) Saya tidak patuh pada Ibu
(2) Saya tidak menjalankan tata tertib
(3) Saya tidak belajar
(4) Saya membuang sampah sembarangan
b) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan cara menghitung angka 1, 2, 3, 4 dan 5. Setelah semua selesai menghitung, langkah selanjutnya menugaskan semua yang telah menyebut angka 1 berkumpul menjadi satu kelompok. Yang menyebut angka 2 menjadi satu kelompok dan seterusnya sampai angka 5. sehingga di dalam kelas ada lima kelompok besar.
c) Setelah berkelompok, setiap kelompok diminta menghitung anggotanya. Kemudian semua kelompok ditugaskan mengamati gambar di halaman 80-83. Semua siswa ditugaskan memberi warna gambar, dan jumlah kelompok disesuaikan dengan tugas.
(1) Setelah gambar selesai semua kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan, apa cerita dan makna gambar tersebut dikaitkan dengan kewajiban anak. Seperti:
? Ketika saya ingin disayang, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya.
? Ketika saya ingin main, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin memiliki teman, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin mendapat nilai baik, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
(2) Setelah semua kelompok selesai mewarnai gambar, semua siswa ditugaskan untuk menuliskan ringkasan sederhana cerita dan makna gambar tersebut dan kewajiban apa yang harus dilakukan oleh anak-anak.
(3) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya. Dan menuliskan kewajiban apa saja kalau di kelas (misalnya piket kelas). Semua kelompok anak sebangku ditugaskan untuk menuliskan apa saja yang harus dilakukan ketika piket kelas.
(4) Hasil diskusi ditulis di kertas dan diberi nama anggota kelompoknya dan dikumpulkan kepada guru (sebagai portofolio kelompok siswa)
(5) Semua siswa ditugaskan untuk tulisan (karangan sederhana) ditujukan kepada guru (misalnya kalau saya ingin pintar, maka apa yang diminta dari guru, ditulis di kertas seperti lingkaran lambang waru di buku halaman 88).
(6) Semua siswa diminta berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu (misalnya ”disini senang, disana senang...) untuk menciptakan suasana yang menyenangkan
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kewajiban anak di rumah, sekolah, tempat umum, hubungan antara hak dan kewajiban, melaksanakan kewajiban, dan akibat tidak melaksanakan kewajiban, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 89-91, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
e) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
f) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
g) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
h) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
6. Gambar tentang,melaksanakan kewajiban dan akibat tidak melaksanakan kewajiban.
7. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 78-79 dan 80-91.
8. Lingkungan rumah (keluarga).
9. Lingkungan sekolah.
10. Lingkungan masyarakat (tempat umum).
F. Penilaian
Teknik : tugas kelompok, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Kamu wajib ... apabila kamu melihat ibu lelah menyapu.
2. Saya ingin pintar, saya wajib ...
d. Mencontek
e. Belajar
f. Bermain
3. Kewajibanmu sebagai kakak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Mengamalkan makna sumpah pemuda.
Kompetensi Dasar
Mengenal makna satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
Indikator
19. Menjelaskan pengertian kerja sama.
20. Menjelaskan manfaat kerja sama.
21. Menjelaskan akibat tidak mau bekerja sama.
22. Mengidentifikasi kegiatan yang memerlukan kerja sama dan kegiatan yang harus dilakukan sendiri.
23. Menceritakan kerja sama yang dilakukan di sekolah.
24. Melaksanakan kerja sama di sekolah.
25. Menceritakan sejarah terjadinya sumpah pemuda.
26. Menyebutkan isi sumpah pemuda.
27. Menjelaskan makna isi sumpah pemuda.
28. Menjelaskan arti satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (3 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian kerja sama.
2. Siswa dapat menjelaskan manfaat kerja sama.
3. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak mau bekerja sama.
4. Siswa dapat mengidentifikasi kegiatan yang memerlukan kerja sama dan kegiatan yang harus dilakukan sendiri.
5. Siswa dapat menceritakan kerja sama yang dilakukan di sekolah.
6. Siswa dapat melaksanakan kerja sama di sekolah.
7. Siswa dapat menceritakan sejarah terjadinya sumpah pemuda.
8. Siswa dapat menyebutkan isi sumpah pemuda.
9. Siswa dapat menjelaskan makna isi sumpah pemuda.
10. Siswa dapat menjelaskan arti satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
B. Materi Ajar
1. Kerja sama.
2. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelompok.
4. Diskusi kelas.
5. Tanya jawab.
6. Ceramah.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan-kegiatan tim yang pernah dilakukan di sekolah.
c) Mengajak siswa menceritakan pengalaman mereka melakukan kegiatan dalam suatu tim di sekolah.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta mengamati gambar di halaman 2 dan 3 tentang pertandingan tim bola basket kelas Dina.
h) Guru menunjuk dua sampai tiga siswa untuk bergiliran membacakan bacaan dalam buku (bacaan berjudul ”pertandingan basket” halaman 2).
i) Menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 3.
j) Guru menjelaskan pengertian kerja sama dengan memberi contoh pada bacaan ”pertandingan basket”.
k) Semua siswa diminta berkelompok dengan dua sampai tiga teman sekelasnya dan mendiskusikan hal berikut dengan teman sekelompoknya.
• Manfaat kerja sama.
• Akibat tidak mau bekerja sama.
• Contoh-contoh kerja sama yang dapat dilakukan di sekolah.
• Contoh-contoh kegiatan sekolah yang tidak boleh dilakukan dengan kerja sama.
r) Guru menjelaskan bahwa diskusi yang siswa lakukan dalam kelompok merupakan salah satu bentuk kerja sama.
s) Guru menjelaskan cara berdiskusi yang baik.
t) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai hasil diskusi kelompok.
3. Kegiatan Penutup
a) Guru mengajak semua siswa mengambil kesimpulan dari hasil diskusi kelompok.
b) Guru mengingatkan kembali siswa mengenai pentingnya kerja sama.
c) Guru mengingatkan kembali siswa bahwa tidak semua kegiatan dapat dilakukan dengan kerja sama.
d) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suku-suku yang ada di Indonesia.
c) Dilanjutkan tanya jawab tentang keanekaragaman budaya di Indonesia.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta membaca dalam hati bacaan tentang sumpah pemuda di halaman 4 sampai 7.
b) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa tentang sejarah terjadinya sumpah pemuda yang diceritakan pada bacaan halaman 4-7.
c) Guru menceritakan kembali sejarah terjadinya sumpah pemuda.
d) Menunjuk dua sampai tiga siswa untuk membacakan isi sumpah pemuda.
e) Menjelaskan bahwa isi sumpah pemuda harus selalu diterapkan oleh siswa pada masa sekarang.
f) Menjelaskan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” sebagai inti dari sumpah pemuda dan hubungannya dengan Bhinneka Tunggal Ika.
g) Menugaskan semua siswa untuk mengerjakan pertanyaan pemahaman dan ayo bercerita di halaman 7.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang isi sumpah pemuda dan semboyan “satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” (tanpa melihat buku).
c) Menceritakan pentingnya memahami makna isi sumpah pemuda dan semboyan “satu nusa, satu bangsa, satu bahasa”.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta membaca dalam hati bacaan ajang budi pekerti di halaman 8 dan 9.
b) Guru menceritakan kembali bacaan ajang budi pekerti halaman 8 dan 9 tentang kelima jari tangan yang pada akhirnya menyadari pentingnya kerja sama dan saling menolong.
c) Melakukan tanya jawab pertanyaan pemahaman halaman 9.
d) Meminta semua siswa berkelompok dengan empat sampai lima teman sekelasnya dan mendiskusikan hal berikut.
• Hubungan kerja sama dengan isi sumpah pemuda dan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa.
• Makna isi sumpah pemuda dan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” bagi siswa pada masa sekarang.
• Mengapa sumpah pemuda dan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” perlu diketahui dan dipahami maknanya oleh bangsa Indonesia, bahkan pada masa sekarang.
e) Guru meminta perwakilan setiap kelompok membacakan hasil diskusi kelompoknya.
f) Guru menjelaskan cara mengutarakan pendapat dengan baik
g) Guru meminta setiap kelompok memberi pendapat atau komentar tentang hasil diskusi kelompok lain.
.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 1-3, 4-9.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas kelompok, tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
1. Manfaat kerja sama adalah ....
Jika tidak mau bekerja sama akibatnya ....
Kerja sama di sekolah misalnya ....
Kegiatan di sekolah yang harus saya kerjakan sendiri misalnya ....
Saya dan teman-teman bekerja sama dalam ....
2. Sebutkan isi sumpah pemuda.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III(Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari..
Indikator
Mengamalkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari (di rumah, sekolah, dll).
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengamalkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
B. Materi Ajar
Mengamalkan sumpah pemuda.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Tanya jawab.
4. Ceramah.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang cara mengamalkan sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
c) Menceritakan beberapa contoh pengamalan sumpah pemuda.
2. Kegiatan Inti
e) Meminta semua siswa mengisi kolom sikap pada halaman 10.
f) Menunjuk beberapa siswa untuk membacakan hasil pekerjaannya dan membandingkan dengan hasil pekerjaan siswa lain.
g) Bertanya jawab tentang sikap mana pada kolom sikap halaman 10 yang sesuai dan tidak sesuai dengan makna sumpah pemuda beserta alasannya.
h) Menunjuk beberapa siswa untuk menyebutkan contoh pengamalan sumpah pemuda selain yang telah tertulis di buku.
i) Meminta semua siswa mengamati gambar-gambar tentang pengamalan sumpah pemuda di halaman 12 sampai 17.
j) Menunjuk beberapa siswa menentukan gambar mana pada setiap nomor soal yang sesuai dengan pengamalan sumpah pemuda.
k) Menugaskan semua siswa mewarnai gambar di halaman 12 sampai 17 yang sesuai dengan pengamalan sumpah pemuda (sesuai petunjuk pada halaman 12).
l) Menugaskan semua siswa mengerjakan tugas ekspresikan dirimu.
m) Mengajak semua siswa menyanykan lagu ”dari Sabang sampai Merauke” di halaman 19 dengan penuh semangat.
n) Menugaskan semua siswa untuk selalu mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda.
o) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerja sama, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,dan pengamalan sumpah pemuda, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 20-22, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang norma yang berlaku di masyarakat.
E. Sumber/Bahan Belajar
a) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 10-22.
c) Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, penilaian portofolio (membuat karangan), penilaian tertulis (pilihan ganda, uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah sebuah karangan yang menceritakan pendapatmu mengenai teman yang berbeda asal-usul denganmu. Ceritakan apakah kamu menyukai atau kurang menyukainya dan apa alasannya. Apabila kamu tidak menyukainya, ceritakan apa yang harus kamu lakukan sesuai dengan makna sumpah pemuda.
2. Bangsa Indonesia mudah dijajah selama berabad-abad karena ...
a. terpecah belah
b. penakut
c. mudah menyerah
3. Apa arti semboyan “Satu nusa,Satu Bangsa, Satu Bahasa”?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Pkn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Melaksanakan norma yang berlaku di masyarakat.
Kompetensi Dasar
Mengenal aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar.
Indikator
9. Menjelaskan pengertian norma.
10. Mengidentifikasi macam-macam norma yang berlaku di masyarakat.
11. Menjelaskan fungsi norma dalam masyarakat.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian norma.
2. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam norma yang berlaku di masyarakat.
3. Siswa dapat menjelaskan fungsi norma dalam masyarakat.
B. Materi Ajar
Norma yang berlaku di masyarakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang aturan-aturan yang berlaku di sekolah.
c) Dilanjutkan dengan tanya jawab tentang aturan-aturan yang berlaku di rumah dan lingkungan tempat tinggal (RT, RW, dst).
2. Kegiatan Inti
e) Siswa diajak untuk mengamati gambar pada hal. 24-25 tentang contoh penerapan norma di masyarakat.
f) Guru menjelaskan pengertian norma, yaitu aturan-aturan yang digunakan sebaai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
g) Guru menjelaskan beberapa norma yang berlaku di masyarakat, yaitu:
• Norma agama
• Norma kesusilaan
• Norma kesopanan
• Norma kebiasaan
• Norma hukum
d) Guru menunjuk beberapa siswa untuk membaca bacaan tentang berbagai norma yang berlaku di masyarakat halaman 24 sampai 25.
e) Guru melakukan tanya jawab mengenai pengertian dan contoh setiap norma pada bacaan tersebut.
f) Guru menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 26 mengenai fungsi norma dalam masyarakat.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 24-26.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan
Contoh Instrumen :
Mengapa norma dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar.
Indikator
7. Menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.
8. Mengidentifikasi aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitar siswa
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.
2. Siswa dapat mengidentifikasi aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitar siswa.
B. Materi Ajar
Hidup dalam norma yang berlaku.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
17. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Bertanya jawab dengan siswa tentang hal berikut.
• Pernahkah merusakkan barang ibu atau ayah tanpa sepengetahuan mereka?
• Ibadah apa yang siswa lakukan sesuai dengan agama dan kepercayaannya?
• Apa yang harus dilakukan ketika medapat bantuan dari orang lain?
• Pernahkah pergi mengunjungi saudara ketika hari raya?
c) Guru menjelaskan bahwa hal-hal tersebut di atas merupakan contoh norma yang berlaku di masyarakat.
2. Kegiatan Inti
a) Guru menunjuk beberapa siswa untuk membacakan bacaan halaman 26 sampai 30.
b) Guru menugaskan semua siswa mengerjakan pertanyaan pemahaman yang ada di halaman 27 sampai 30.
c) Guru melakukan tanya jawab mengenai hasil pekerjaan siswa.
d) Guru menugaskan semua siswa membaca dalam hati bacaan ajang budi pekerti di halaman 31.
e) Guru menunjuk tiga sampai empat siswa untuk menceritakan kembali bacaan tersebut di depan kelas.
f) Guru menanyakan pendapat beberapa siswa lain mengenai cerita tersebut.
g) Guru menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 33.
h) Guru menugaskan siswa untuk menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di masyarakat selain yang telah tertulis di buku dan termasuk norma apakah aturan itu.
i) Guru menugaskan siswa untuk menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitarnya (rumah, sekolah, dst) selain yang telah tertulis di buku dan termasuk norma apakah aturan itu.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 26-33.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja, penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
1. Berani mengakui kesalahan adalah salah satu contoh penerapan norma ....
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar.
Indikator
1. Mengidentifikasi tindakan melaksanakan norma yang berlaku.
2. Mengidentifikasi tindakan melanggar norma yang berlaku.
9. Menjelaskan akibat melanggar norma yang berlaku di masyarakat.
10. Melaksanakan aturan atau norma yang berlaku di masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi tindakan melaksanakan norma yang berlaku.
2. Siswa dapat mengidentifikasi tindakan melanggar norma yang berlaku.
3. Siswa dapat menjelaskan akibat melanggar norma yang berlaku di masyarakat.
4. Siswa dapat melaksanakan aturan atau norma yang berlaku di masyarakat.
B. Materi Ajar
Melaksanakan norma yang berlaku
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Tanya jawab.
4. Diskusi kelompok.
5. Diskusi kelas.
6. Ceramah.
7. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Guru menyebutkan beberapa tindakan yang sesuai dengan norma dan yang melanggar norma.
c) Kemudian siswa diminta menentukan apakah tindakan itu sesuai atau melanggar norma yang berlaku.
2. Kegiatan Inti
q) Guru menugaskan siswa untuk berkelompok dengan dua sampai tiga teman sekelasnya.
r) Setiap kelompok diminta mengerjakan soal latihan halaman 34 sampai 36 dengan cara mendiskusikan jawaban mereka.
s) Bertanya jawab mengenai hasil diskusi kelompok.
t) Guru meminta setiap kelompok membuat kesimpulan mengenai akibat melanggar norma yang berlaku di masyarakat berdasarkan soal latihan yang mereka kerjakan.
u) Guru menjelaskan kembali akibat melanggar norma.
v) Guru menugaskan siswa mewarnai gambar yang tepat pada soal-soal di halaman 37 sampai 45.
w) Bertanya jawab dengan siswa mengenai isian pada kolom ekspresikan dirimu halaman 47.
x) Mengajak semua siswa menyanyikan lagu “Sumbangsihku”.
y) Guru mengingatkan siswa mengenai pentingnya melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat sekitar.
z) Guru menugaskan siswa untuk melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat sekitarnya.
aa) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai norma yang berlaku di masyarakat, hidup dalam norma yang berlaku, dan melaksanakan norma yang berlaku, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 48-50, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang memiliki harga diri sebagai individu.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 34-50.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja, penilaian lisan atau tertulis (uraian singkat), penilaian sikap, pilihan ganda.
Contoh Instrumen :
1. Apabila mengunjungi teman yang sedang sakit, seharusnya kamu ....
2. Norma adalah tatanan yang mengatur orang dalam
hal ...
a. pergaulan sehari-hari
b. cara seseorang berjalan
c. cara orang mengerjakan PR
3. Norma yang biasanya tidak tertulis disebut sebagai norma ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Memiliki harga diri sebagai individu.
Kompetensi Dasar
1. Mengenal pentingnya memiliki harga diri.
2. Memberi contoh bentuk harga diri, seperti menghargai diri sendiri, mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri.
Indikator
7. Menjelaskan pengertian harga diri.
8. Menjelaskan pentingnya memiliki harga diri.
9. Menyebutkan contoh bentuk harga diri.
10. Mengidentifikasi perilaku memiliki harga diri yang tepat dan yang tidak tepat.
11. Menjelaskan akibat tidak memiliki harga diri.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menjelaskan pengertian harga diri.
8. Siswa dapat menjelaskan pentingnya memiliki harga diri.
9. Siswa dapat menyebutkan contoh bentuk harga diri.
10. Siswa dapat mengidentifikasi perilaku memiliki harga diri yang tepat dan yang tidak tepat.
11. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak memiliki harga diri.
B. Materi Ajar
Apa itu harga diri?
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Diskusi kelompok.
16. Tanya jawab.
17. Ceramah.
18. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang harga diri (misalnya, pernahkah mereka mendengar istilah tersebut, apakah artinya, dst) untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal mereka mengenai materi yang akan diajarkan.
2. Kegiatan Inti
a) Guru menugaskan semua siswa membaca dalam hati bacaan berjudul “sepatu butut” di halaman 52 sampai 54.
b) Menunjuk beberapa siswa untuk menceritakan ulang bacaan tersebut.
c) Guru menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 54.
d) Mengajak siswa mengambil kesimpulan mengenai pengertian harga diri berdasarkan bacaan berjudul “sepatu butut”.
e) Guru menjelaskan pengertian harga diri berdasarkan bacaan berjudul “Apa itu harga diri” di halaman 54 sampai 56.
f) Guru menyebutkan contoh-contoh bentuk harga diri.
g) Menunjuk beberapa siswa untuk menyebutkan contoh bentuk harga diri selain yang telah disebutkan.
f) Guru menugaskan siswa berkelompok dengan tiga sampai empat teman sekelasnya.
g) Setiap kelompok ditugaskan membaca bacaan berjudul “pengamen jalanan” di halaman 56 sampai 58 dan bacaan berjudul “di atas langit masih ada langit” di halaman 58 sampai 59, kemudian berdiskusi untuk menjawab pertanyaan pemahaman mengenai bacaan tersebut, yang ada di halaman 58 dan 59.
h) Setiap kelompok juga ditugaskan memberikan pendapat kelompok mengenai bacaan tersebut (misalnya, setujukah mereka dengan tindakan tokoh pada cerita, apa alasannya, bagaimana tindakan yang seharusnya, mengapa, dst).
i) Setiap perwakilan kelompok diminta membacakan hasil diskusi.
j) Guru mengajak siswa mengambil kesimpulan berdasarkan hasil diskusi.
3. Kegiatan Penutup
1) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
2) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang materi yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya (pengertian harga diri, contoh bentuk harga diri, dll).
2. Kegiatan Inti
a) Guru menjelaskan pentingnya memiliki harga diri berdasarkan bacaan di halaman 59 sampai 60.
b) Guru menjelaskan akibat tidak memiliki harga diri berdasarkan bacaan di halaman 59 sampai 60.
c) Melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai keuntungan memiliki harga diri selain yang telah dijelaskan.
d) Melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai kerugian tidak memiliki harga diri selain yang telah dijelaskan.
e) Menunjuk beberapa siswa untuk membacakan bacaan ajang budi pekerti di halaman 61 sampai 63.
f) Guru menanyakan pendapat siswa mengenai tokoh-tokoh pada bacaan tersebut.
g) Siswa ditugaskan mengerjakan pertanyaan pemahaman halaman 63.
h) Guru mengingatkan siswa pentingnya memiliki harga diri dan bentuk harga diri yang tepat.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
13. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 51-63.
14. Orang tua
15. Teman
16. Lingkungan rumah (keluarga).
17. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Apa akibat bila harga diri seseorang diinjak-injak?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Kompetensi Dasar
Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri.
Indikator
1. Menjelaskan pentingnya menghargai orang lain.
2. Menyebutkan contoh perilaku menghargai orang lain.
3. Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pentingnya menghargai orang lain.
2. Siswa dapat menyebutkan contoh perilaku menghargai orang lain.
3. Siswa dapat menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri.
B. Materi Ajar
Sikap menghargai.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Diskusi kelompok.
16. Tanya jawab.
17. Ceramah.
18. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
e) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
f) Mengajak siswa bertanya jawab tentang menghargai orang lain (misalnya, apakah siswa mengerti apa yang dimaksud menghargai orang lain, siswa diminta menyebutkan contoh tindakan menghargai orang lain yang pernah ia lakukan, dll).
2. Kegiatan Inti
o) Siswa diminta berkelompok dengan dua sampai tiga teman sekelasnya.
p) Setiap kelompok diminta berdiskusi untuk memberi pendapat mengenai situasi-situasi yang digambarkan di halaman 64 sampai 68.
q) Guru menunjuk perwakilan setiap kelompok untuk membacakan pendapat kelompoknya.
r) Guru mengajak siswa menarik kesimpulan mengenai pentingnya menghargai orang lain berdasarkan hasil diskusi.
s) Guru menugaskan semua siswa mewarnai gambar yang tepat di halaman 64 sampai 68 sesuai petunjuk yang tertulis di buku.
t) Guru menjelaskan hubungan menghargai orang lain dengan perilaku yang mencerminkan harga diri.
u) Sebagai pengayaan, siswa dapat diajak melakukan permainan ”bercermin diri” pada riang gembira halaman 69.
v) Guru menugaskan siswa untuk menampilkan perilaku yang menerminkan harga diri.
w) Guru menugaskan siswa mengerjakan tugas Ekspresikan dirimu di halaman 70 (membuat puisi).
x) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai apa itu harga diri dan sikap menghargai, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 71-72, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
g) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
h) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
i) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
i) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
j) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
k) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
l) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang bangga sebagai bangsa Indonesia.
E. Sumber/Bahan Belajar
7. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 64-72.
8. Orang tua.
9. Teman.
10. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja, penilaian portofolio, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah sebuah puisi singkat yang melukiskan betapa menyedihkannya kehidupan orang yang tidak memiliki harga diri.
2. Harga diri sama artinya dengan ....
a. kehormatan diri
b. keangkuhan diri
c. rendah diri
3. Jelaskan mengapa seseorang harus mempunyai harga diri.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.
Kompetensi Dasar
Mengenal kekhasan bangsa Indonesia, seperti kebhinnekaan, kekayaan alam, keramahtamahan.
Indikator
5. Mengidentifikasi keanekaragaman dan kekhasan budaya Indonesia.
6. Mengidentifikasi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
3. Memiliki rasa bangga sebagai anak Indonesia yang memiliki keanekaragaman dan kekhasan budaya serta kekayaan alam yang begitu banyak.
Alokasi Waktu : 4x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi keanekaragaman dan kekhasan budaya Indonesia.
2. Siswa dapat mengidentifikasi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
3. Siswa dapat memiliki rasa bangga sebagai anak Indonesia yang memiliki keanekaragaman dan kekhasan budaya serta kekayaan alam yang begitu banyak.
B. Materi Ajar
Keanekaragaman Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
17. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
g) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
h) Guru menunjukkan beberapa gambar mengenai keanekaragaman budaya Indonesia ( misalnya gambar rumah adat, baju daerah, kerajinan tradisional, dll) dan mengajak siswa bertanya jawab tentang daerah asal budaya itu atau nama (istilah) benda pada gambar (misalnya, gambar kain-namanya songket-asalnya dari Sumatera utara, dll).
i) Guru melakukan tanya jawab mengenai tempat wisata alam yang pernah dikunjungi siswa (misalnya, danau toba, gunung tangkuban perahu, dll).
2. Kegiatan Inti
u) Semua siswa ditugaskan untuk membaca dalam hati bacaan berjudul ”Tamasya ke Taman Mini Indonesia Indah” di halaman 74 sampai 79.
v) Siswa ditugaskan menjawab pertanyaan pemahaman halaman 80.
w) Guru melakukan tanya jawab mengenai isi bacaan berjudul ”Tamasya ke Taman Mini Indonesia Indah”.
x) Guru menunjuk beberapa siswa untuk bercerita mengenai budaya atau kekayaan alam yang ada di daerah asalnya (petunjuk kegiatan seperti ayo bercerita di halaman 80).
y) Guru menceritakan beberapa contoh keanekaragaman dan kekhasan bangsa Indonesia selain yang telah disebutkan.
z) Guru mengingatkan siswa untuk merasa bangga dengan keanekaragaman dan kekhasan yang dimiliki bangsa Indonesia.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang beberapa budaya dan kekayaan alam khas daerah di Indonesia (mengulang materi sebelumnya).
2. Kegiatan Inti
a) Sebagai pengayaan siswa dapat diajak melakukan kegiatan ”lari bendera” seperti ada riang gembira di haaman 81.
b) Semua siswa ditugaskan membuat karangan ”aku bangga menjadi anak Indonesia” di kolom ekspresikan dirimu halaman 82 sampai 83.
c) Guru menunjuk beberapa siswa membacakan karangan mereka di depan kelas.
d) Guru meminta siswa lain untuk memberikan tanggapan atas karangan temannya.
e) Guru mengajak siswa menarik kesimpulan dari hasil karangan mereka tentang perlunya merasa bangga menjadi anak Indonesia dan perlunya melestarikan segala kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
9. Gambar tentang contoh-contoh keanekaragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia (gambar rumah adat, baju adat, lokasi wisata alam, dll).
10. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 73-83.
11. Orang tua.
12. Teman.
13. Lingkungan rumah (keluarga).
14. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian portofolio, penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Ceritakanlah di depan kelas mengenai hal yang kamu anggap paling membanggakan di daerahmu.
- Buatlah sebuah karangan dengan tema ”aku bangga menjadi anak Indonesia”.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 4
Kompetensi Dasar
Menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
Indikator
9. Menyebutkan contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
10. Menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
2. Siswa dapat menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
B. Materi Ajar
Bangga menjadi orang Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
17. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
g) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab mengenai hal berikut.
• Permainan apa yang mereka sukai?
• Jika diajak makan oleh orang tua di rumah makan, rumah makan mana yang mereka sukai?
• Jika diajak berlibur, ke mana mereka ingin pergi?
2. Kegiatan Inti
c) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar halaman 84 sampai 89.
d) Guru melakukan tanya jawab mengenai gambar yang siswa pilih dan alasan mereka memilihnya.
e) Guru menjelaskan beberapa contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia berdasarkan gambar-gambar halaman 84 sampai 89.
f) Guru menugaskan siswa mewarnai gambar yang sesuai dengan petunjuk yang tertulis di buku.
g) Guru meminta siswa menyebutkan contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia selain yang telah disebutkan dan tertulis di buku.
h) Guru mengingatkan siswa untuk selalu menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
g) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai keanekaragaman Indonesia dan bangga menjadi orang Indonesia, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 90-92, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
d) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
e) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
f) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
i) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
j) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
k) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
l) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
11. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 84-92.
12. Orang tua.
13. Teman.
14. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Apabila kamu bangga sebagai bangsa Indonesia, kamu akan memilih berlibur ke ....
2. Rumah khas Batak Toba disebut sebagai …
a. bolon
b. gadang
c. joglo
3. Olahraga khas Nias yang terkenal adalah …
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
1. Menjelaskan lingkungan desa.
2. Menyebutkan perangkat desa.
3. Menyebutkan sumber keuangan desa.
4. Menjelaskan lingkungan kelurahan.
5. Menyebutkan perangkat kelurahan.
6. Menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
7. Menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan lingkungan desa.
2. Siswa dapat menyebutkan perangkat desa.
3. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan desa.
4. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kelurahan.
5. Siswa dapat menyebutkan perangkat kelurahan.
6. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
7. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
B. Materi Ajar
1. Desa.
2. Kelurahan.
3. Kecamatan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup.
d. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan dari tingkatan yang paling kecil (desa, kelurahan, kecamatan, dan seterusnya) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan (desa, kelurahan, dan kecamatan) yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan tingkatan pemerintahan yang ada di Indonesia (desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, dan provinsi).
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan dari tingkatan pemerintahan yang paling kecil, misalnya: pemerintahan terendah ada pada desa atau kelurahan; lalu, beberapa desa atau kelurahan digabungkan ke dalam suatu kecamatan; lalu, beberapa kecamatan digabungkan ke dalam kota atau kabupaten; dan seterusnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian desa/kelurahan/kecamatan, termasuk perangkat-perangkatnya.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan kunjungan-kunjungan ke kantor instansi.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 28-32.
3. Kegiatan Penutup
c. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
d. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
e. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 1-10, 11-14, 15-16.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
1. Mengapa pemerintah desa dapat memanfaatkan kekayaan desa sebagai dana penyelenggaraan pemerintah desa?
2. Mengapa bantuan pihak ketiga atau sumber lain kepada kelurahan harus bersifat tidak mengikat dan sah?
3. Mengapa semua perangkat kecamatan bertanggung jawab kepada camat? Mengapa camat mendapatkan gaji dari pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
1. Memahami gambar struktur pemerintahan desa.
2. Memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
3. Memahami gambar struktur pemerintahan kecamatan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan desa.
2. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
3. Siswa dapat memahami gambar struktut pemerintahan kecamatan.
C. Materi Ajar
1. Struktur pemerintahan desa.
2. Struktur pemerintahan kelurahan.
3. Struktur pemerintahan kecamatan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 9, 13, 16.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
1. Menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
2. Menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
3. Menjelaskan pemerintahan provinsi.
4. Menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
5. Memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
2. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
3. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan provinsi.
4. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
5. Siswa dapat memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
B. Materi Ajar
1. Pemerintah kabupaten/kota.
2. Pemerintah provinsi di Indonesia.
3. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
6. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup (kabupaten/kota dan provinsi).
d. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi) di Indonesia.
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan (kabupaten, kota, dan provinsi) serta perangkatnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian kabupaten/kota dan provinsi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 45-48.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 33-37, 38-41, 41-42.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
1. Apa yang dimaksud dengan otonomi daerah?
2. Mengapa gubernur wajib memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
1. Memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
2. Memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
2. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
B. Materi Ajar
1. Struktur pemerintah kabupaten/kota.
2. Struktur pemerintah provinsi di Indonesia.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
4. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
5. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
6. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 35, 40.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat, seperti MPR, DPR, Presiden, MA, MK, dan BPK, dst.
Indikator
1. Menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
2. Menjelaskan lembaga legislatif.
3. Menjelaskan lembaga eksekutif.
4. Menjelaskan lembaga yudikatif.
5. Menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
6. Menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
2. Siswa dapat menjelaskan lembaga legislatif.
3. Siswa dapat menjelaskan lembaga eksekutif.
4. Siswa dapat menjelaskan lembaga yudikatif.
5. Siswa dapat menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
6. Siswa dapat menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
B. Materi Ajar
1. Pengertian pemerintah.
2. Komponen pemerintahan di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
c. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
d. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
e. Mengajak siswa untuk menyebutkan lembaga-lembaga negara (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan tingkat pusat yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk membaca dan memahami pengertian pemerintah, pemerintahan, dan sistem pemerintahan.
b. Siswa menyebutkan lembaga-lembaga negara tingkat pusat (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif).
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang lembaga-lembaga negara tingkat pusat, yaitu lembaga legislatif (MPR, DPR, dan DPD), eksekutif (presiden), dan yudikatif (Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi), serta BPK dan Komisi Pemilihan Umum.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan pengamatan sarana-sarana di lingkungan tempat tinggal siswa.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 80-84.
3. Kegiatan Penutup
f. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
g. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
h. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 60-72.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
1. Mengapa dalam suatu negara harus ada pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat, seperti presiden, wakil presiden, dan para menteri.
Indikator
1. Memahami lembaga eksekutif (presiden).
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
E. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat memahami lembaga eksekutif (presiden).
B. Materi Ajar
1. Lembaga eksekutif.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
7. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
8. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati lembaga eksekutif (presiden).
b. Bertanya jawab tentang lembaga eksekutif (presiden).
9. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
10. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 65, 66.
11. Orang tua.
12. Teman.
13. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya.
Indikator
14. Menceritakan proses globalisasi.
15. Menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
16. Menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat menceritakan proses globalisasi.
5. Siswa dapat menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
6. Siswa dapat menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
C. Materi Ajar
17. Arti globalisasi dan sejarahnya.
18. Kita di tengah-tengah globalisasi.
19. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
7. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Mengajak siswa untuk menceritakan globalisasi dan pengaruhnya yang dibimbing oleh guru.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati cerita sejarah globalisasi.
b. Siswa pun diajak untuk memahami arti dan pengaruh globalisasi serta sikap dalam menghadapinya.
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang pengaruh globalisasi dan sikap siswa terhadap globalisasi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 103-107.
3. Kegiatan Penutup
d. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
e. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
f. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 85-90, 91-96, 97-98.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
5. Mengapa globalisasi terjadi?
6. Mengapa permainan playstation atau game di komputer disenangi di Indonesia?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional.
Indikator
1. Menjelaskan globalisasi kebudayaan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan globalisasi kebudayaan.
B. Materi Ajar
1. Sikap kita terhadap globalisasi.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
20. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kebudayaan apa saja yang ada di Indonesia.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan contoh kebudayaan di Indonesia, seperti tarian tradisional, dan contoh kebudayaan asing.
21. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati kebudayaan yang ada di Indonesia.
b. Bertanya jawab tentang kebudayaan di Indonesia dibandingkan dengan kebudayaan asing.
22. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 95, 96.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya.
Indikator
2. Menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
2. Siswa dapat menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
B. Materi Ajar
2. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
C. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
5. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang globalisasi di Indonesia.
6. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati pengaruh globalisasi di Indonesia.
b. Mengajak siswa untuk bersikap terhadap pengaruh globalisasi.
7. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
8. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 97, 98.
9. Orang tua.
10. Teman.
11. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
12. Menjelaskan lingkungan desa.
13. Menyebutkan perangkat desa.
14. Menyebutkan sumber keuangan desa.
15. Menjelaskan lingkungan kelurahan.
16. Menyebutkan perangkat kelurahan.
17. Menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
18. Menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
G. Tujuan Pembelajaran
19. Siswa dapat menjelaskan lingkungan desa.
20. Siswa dapat menyebutkan perangkat desa.
21. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan desa.
22. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kelurahan.
23. Siswa dapat menyebutkan perangkat kelurahan.
24. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
25. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
H. Materi Ajar
26. Desa.
27. Kelurahan.
28. Kecamatan.
I. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
J. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
g. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
h. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
i. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup.
j. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan dari tingkatan yang paling kecil (desa, kelurahan, kecamatan, dan seterusnya) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan (desa, kelurahan, dan kecamatan) yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan tingkatan pemerintahan yang ada di Indonesia (desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, dan provinsi).
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan dari tingkatan pemerintahan yang paling kecil, misalnya: pemerintahan terendah ada pada desa atau kelurahan; lalu, beberapa desa atau kelurahan digabungkan ke dalam suatu kecamatan; lalu, beberapa kecamatan digabungkan ke dalam kota atau kabupaten; dan seterusnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian desa/kelurahan/kecamatan, termasuk perangkat-perangkatnya.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan kunjungan-kunjungan ke kantor instansi.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 28-32.
3. Kegiatan Penutup
c. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
d. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
e. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
K. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 1-10, 11-14, 15-16.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
L. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
4. Mengapa pemerintah desa dapat memanfaatkan kekayaan desa sebagai dana penyelenggaraan pemerintah desa?
5. Mengapa bantuan pihak ketiga atau sumber lain kepada kelurahan harus bersifat tidak mengikat dan sah?
6. Mengapa semua perangkat kecamatan bertanggung jawab kepada camat? Mengapa camat mendapatkan gaji dari pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
1. Memahami gambar struktur pemerintahan desa.
2. Memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
3. Memahami gambar struktur pemerintahan kecamatan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
E. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan desa.
5. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
6. Siswa dapat memahami gambar struktut pemerintahan kecamatan.
C. Materi Ajar
4. Struktur pemerintahan desa.
5. Struktur pemerintahan kelurahan.
6. Struktur pemerintahan kecamatan.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
29. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
30. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
31. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
32. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 9, 13, 16.
33. Orang tua.
34. Teman.
35. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
36. Menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
37. Menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
38. Menjelaskan pemerintahan provinsi.
39. Menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
40. Memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
8. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
9. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan provinsi.
10. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
11. Siswa dapat memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
C. Materi Ajar
41. Pemerintah kabupaten/kota.
42. Pemerintah provinsi di Indonesia.
43. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
12. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup (kabupaten/kota dan provinsi).
d. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi) di Indonesia.
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan (kabupaten, kota, dan provinsi) serta perangkatnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian kabupaten/kota dan provinsi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 45-48.
3. Kegiatan Penutup
k. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
l. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
m. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 33-37, 38-41, 41-42.
6. Orang tua.
7. Teman.
8. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
2. Apa yang dimaksud dengan otonomi daerah?
3. Mengapa gubernur wajib memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
4. Memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
5. Memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
4. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
B. Materi Ajar
3. Struktur pemerintah kabupaten/kota.
4. Struktur pemerintah provinsi di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
44. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
45. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
46. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 35, 40.
6. Orang tua.
7. Teman.
8. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat, seperti MPR, DPR, Presiden, MA, MK, dan BPK, dst.
Indikator
7. Menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
8. Menjelaskan lembaga legislatif.
9. Menjelaskan lembaga eksekutif.
10. Menjelaskan lembaga yudikatif.
11. Menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
12. Menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
8. Siswa dapat menjelaskan lembaga legislatif.
9. Siswa dapat menjelaskan lembaga eksekutif.
10. Siswa dapat menjelaskan lembaga yudikatif.
11. Siswa dapat menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
12. Siswa dapat menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
B. Materi Ajar
3. Pengertian pemerintah.
4. Komponen pemerintahan di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
c. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
d. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
e. Mengajak siswa untuk menyebutkan lembaga-lembaga negara (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan tingkat pusat yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk membaca dan memahami pengertian pemerintah, pemerintahan, dan sistem pemerintahan.
b. Siswa menyebutkan lembaga-lembaga negara tingkat pusat (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif).
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang lembaga-lembaga negara tingkat pusat, yaitu lembaga legislatif (MPR, DPR, dan DPD), eksekutif (presiden), dan yudikatif (Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi), serta BPK dan Komisi Pemilihan Umum.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan pengamatan sarana-sarana di lingkungan tempat tinggal siswa.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 80-84.
3. Kegiatan Penutup
f. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
g. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
h. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
4. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 60-72.
5. Orang tua.
6. Teman.
7. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
8. Mengapa dalam suatu negara harus ada pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat, seperti presiden, wakil presiden, dan para menteri.
Indikator
9. Memahami lembaga eksekutif (presiden).
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
E. Tujuan Pembelajaran
6. Siswa dapat memahami lembaga eksekutif (presiden).
B. Materi Ajar
2. Lembaga eksekutif.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
47. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
48. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati lembaga eksekutif (presiden).
b. Bertanya jawab tentang lembaga eksekutif (presiden).
49. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
50. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 65, 66.
51. Orang tua.
52. Teman.
53. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya.
Indikator
54. Menceritakan proses globalisasi.
55. Menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
56. Menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menceritakan proses globalisasi.
8. Siswa dapat menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
9. Siswa dapat menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
C. Materi Ajar
57. Arti globalisasi dan sejarahnya.
58. Kita di tengah-tengah globalisasi.
59. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
10. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Mengajak siswa untuk menceritakan globalisasi dan pengaruhnya yang dibimbing oleh guru.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati cerita sejarah globalisasi.
b. Siswa pun diajak untuk memahami arti dan pengaruh globalisasi serta sikap dalam menghadapinya.
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang pengaruh globalisasi dan sikap siswa terhadap globalisasi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 103-107.
3. Kegiatan Penutup
n. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
o. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
p. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 85-90, 91-96, 97-98.
3. Orang tua.
4. Teman.
5. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
6. Mengapa globalisasi terjadi?
7. Mengapa permainan playstation atau game di komputer disenangi di Indonesia?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional.
Indikator
8. Menjelaskan globalisasi kebudayaan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat menjelaskan globalisasi kebudayaan.
B. Materi Ajar
3. Sikap kita terhadap globalisasi.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
60. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kebudayaan apa saja yang ada di Indonesia.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan contoh kebudayaan di Indonesia, seperti tarian tradisional, dan contoh kebudayaan asing.
61. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati kebudayaan yang ada di Indonesia.
b. Bertanya jawab tentang kebudayaan di Indonesia dibandingkan dengan kebudayaan asing.
62. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
63. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 95, 96.
64. Orang tua.
65. Teman.
66. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya.
Indikator
9. Menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
B. Materi Ajar
4. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
C. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
67. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang globalisasi di Indonesia.
68. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati pengaruh globalisasi di Indonesia.
b. Mengajak siswa untuk bersikap terhadap pengaruh globalisasi.
69. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
70. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 97, 98.
71. Orang tua.
72. Teman.
73. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
Silabus
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 1
STANDAR KOMPETENSI:
1. Memahami pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
1.1. Medeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Pengertian NKRI
Dasar hukum bentuk NKRI.
Otonomi daerah dan hubungan luar negeri.
Pemerintahan dan pemilihan kepala negara.
Membaca uraian pengertian NKRI.
Bertanya jawab tentang isi uraian.
Berdiskusi tentang bentuk Indonesia sebagai negara kesatuan.
Berdiskusi tentang satuan daerah otonom dalam NKRI.
Berdiskusi tentang hubungan daerah otonom dengan NKRI.
Menjelaskan hak daerah otonom dalam mengadakan hubungan luar negeri.
Menceritakan pengetahuan individual tentang pemilihan umum.
Berdiskusi tentang hubungan NKRI dan pemilihan umum.
Menjelaskan pengertian NKRI
Menyebutkan dasar hukum NKRI.
Menjelaskan satuan daerah otonom dalam NKRI.
Menjelaskan tentang hubungan luar negeri yang dilakukan NKRI
Menjelaskan fungsi pemilihan umum dan pengaruhnya terhadap NKRI.
Diskusi kelompok
Penilaian lisan.
Penilaian sikap (pengamatan perilaku).
Penilaian unjuk kerja (hasil diskusi).
NKRI adalah ....
Indonesia merupakan negara berbentuk ....
Satuan daerah otonom dalam NKRI misalnya ....
Indonesia memiliki bentuk negara kesatuan karena ....
NKRI perlu mengadakan Pemilihan Umum untuk ....
.
4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 1—3 .
Orangtua.
Teman.
Pengalaman siswa, dst.
Keberadaan NKRI.
Membaca uraian di buku teks tentang keberadaan NKRI.
Memperhatikan gambar peta Indonesia.
Menjelaskan batas utara, selatan, timur, dan barat NKRI.
Bertanya jawab tentang fungsi deskripsi garis lintang dan bujur dalam menjelaskan letak negara.
Menyebutkan derajat lintang dan bujur NKRI dan bagian-bagian wilayahnya (darat, laut, udara).
Berdiskusi tentang fungsi wilayah daratan NKRI.
Berdiskusi tentang fungsi wilayah laut NKRI.
Berdiskusi tentang batas landas kontinen suatu negara berdasarkan Konvensi PBB.
Berdiskusi tentang fungsi wilayah udara NKRI.
Menunjukkan sisi utara selatan, timur, dan barat NKRI, serta menyebutkan nama negara atau perairan yang menjadi batas NKRI.
Menyebutkan posisi lintang dan bujur NKRI.
Memahami tujuan penetapan batas-batas fisik NKRI.
Menjelaskan fungsi wilayah daratan NKRI.
Menjelaskan fungsi wilayah laut NKRI.
Menjelaskan fungsi wilayah udara NKRI.
Diskusi kelompok
Penilaian lisan.
Penilaian sikap (pengamatan perilaku).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan keterlibatan dalam diskusi).
Batas utara NKRI adalah ....
Batas selatan NKRI adalah ....
Batas barat NKRI adalah ....
Batas timur NKRI adalah ....
Indonesia terletak di ... derajat ...
sampai ... derajat ..., dan ... derajat ...
sampai ... derajat ....
Fungsi wilayah daratan NKRI adalah ....
Fungsi wilayah laut NKRI adalah ....
Fungsi wilayah udara NKRI adalah ....
Zona Ekonomi Eksklusif adalah ....
1.2. Menjelaskan pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Arti penting keutuhan NKRI.
Membaca uraian tentang sejarah berdirinya NKRI.
Mendiskusikan usaha-usaha yang telah dilakukan para pemimpin bangsa pada masa lalu demi terciptanya NKRI.
Mendaftarkan sejumlah peristiwa penting yang terjadi dalam proses pembentukan NKRI.
Menjelaskan pengertian semboyan Bhinneka Tunggal Ika
Menghubungkan prinsip semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan usaha para pemimpin bangsa pada masa lalu.
Menjelaskan arti penting keutuhan NKRI.
Memahami arti penting keutuhan NKRI.
Tugas individu.
Penilaian daya nalar.
Penilaian unjuk kerja (hasil diskusi).
Apa maksud semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Apa saja usaha yang dilakukan pemimpin bangsa kita dahulu dalam mewujudkan NKRI?
Mengapa Indonesia berbentuk negara kesatuan?
6 X 35
menit.
Buku paket hlm. 5—9.
Berbagai buku sejarah perjuangan bangsa.
Teman.
Fungsi Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa.
Membaca sejarah singkat tentang Pancasila.
Membaca poin-poin sila dalam Pancasila atau menirukan pembacaan Pancasila.
Memperhatikan gambar burung garuda Pancasila.
Menunjuk lambang-lambang pada tameng burung garuda berdasarkan kelima sila Pancasila.
Mampu menjelaskan fungsi Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa.
Tugas berkelompok.
Penilaian lisan.
Penilaian daya nalar.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan keterlibatan dalam diskusi).
Apa alasan dibentuknya Pacasila?
Apa fungsi Pancasila bagi NKRI?
Mendiskusikan sebab-sebab dirumuskannya Pancasila.
Mendiskusikan isi pancasila.
Mendiskusikan fungsi Pancasila bagi NKRI.
Makna kesatuan wilayah Indonesia.
Menyebutkan berbagai segi kehidupan bernegara (politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan-keamanan).
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi politik.
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi sosial-budaya.
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi ekonomi.
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi pertahanan-keamanan.
Menuliskan contoh makna kesatuan wilayah Indonesia dalam keempat segi tersebut.
Mampu menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari keempat segi kehidupan bernegara (politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan-keamanan).
Tugas individu.
Penilaian lisan.
Logika dan kreativitas contoh yang diberikan siswa.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak mengungkapkan isi pikiran).
Apa makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi ekonomi?
Apa makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi sosial-budaya?
1.3. Menunjukkan contoh-contoh perilaku dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dalam menjaga keutuhan NKRI.
Memfoto kopi gambar pada buku pelajaran.
Mewarnai gambar yang menunjukksn sikap yang benar.
Menjelaskan gambar yang telah diwarnai dan alasan memilih gambar tersebut.
Memahami prinsip-prinsip sikap memelihara keutuhan NKRI.
Tugas individu.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak memilih gambar dan kreativitas pewarnaan gambar)
Penilaian lisan ketika siswa menceritakan gambar dan alasan pemilihan gambar.
Apabila terjadi kerusuhan, sikap yang seharusnya diambil aparat penegak hukum adalah .... (gambar A atau gambar B).
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 14--18.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
......., …………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 1
STANDAR KOMPETENSI:
2. Memahami peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah.
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh
Instrumen
2.1. Menjelaskan pengertian dan pentingnya peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah.
Pengertian perundang-undangan
Mengidentifikasi macam-macam peraturan di rumah dan di sekolah.
Menjelaskan pengertian perundang-undangan.
Mendiskusikan perbedaan fungsi peraturan tingkat pusat dan tingkat daerah.
Menjelaskan pengertian perundang-undanan pusat dan daerah.
Memahami perbedaan fungsi tiap peraturan yang berlaku di tingkat pusat dan daerah.
Tugas individu.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
- Mengapa perlu dibuat peraturan perundang-undangan?
4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 30—33.
Berbagai peraturan di sekolah.
Berbagai peraturan di rumah.
Fungsi / pentingnya peraturan perundang-undangan.
Mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diatur dengan undang-undang.
Menjelaskan sebab beberapa hal perlu diatur dengan undang-undang.
Mengetahui berbagai hal yang perlu diatur dengan undang-undang.
Memahami sebab dan asas pembuatan undang-undang.
Tugas individu.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak menjelaskan pemikirannya).
- Mengapa hak asasi manusia perlu diatur berdasakan undang-uundang?
2.2. Memberikan contoh peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah, seperti pajak, antikorupsi, lalu lintas, dan larangan merokok.
Tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Membaca informasi dan menjelaskan UUD 1945.
Membaca informasi dan menjelaskan undang-undang atau peraturan pengganti undang-undang.
Membaca informasi dan menjelaskan Peraturan Pemerintah.
Membaca informasi dan menjelaskan Peraturan Presiden.
Membaca informasi dan menjelaskan Peraturan Daerah.
Mengetahui tata urutan perundang-undangan di Indonesia.
Memahami kandungan dan fungsi peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia berdasarkan hierarkinya.
- Tugas
kelompok.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak menjelaskan pemikirannya)
- UUD 1945 merupakan peraturan yang terdapat pada tataran .... dan berfungsi sebagai ....
(dan lain-lain)
4 x 35
menit.
Buku paket hlm. 35—42.
Teks UUD 1945.
Teks Undang-Undang atau Peraturan Pengganti Undang-Undang.
Teks Peraturan Pemerintah.
Teks Peraturan Presiden.
Teks Peraturan Daerah.
Contoh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Membaca berbagai contoh peraturan.
Menjelaskan sebab masyarakat harus mematuhinya, serta akibat yang akan terjadi jika masyarakat melanggarnya.
Mengetahui akibat mematuhi peraturan dan undang-undang bagi individu dan masyarakat.
Mengetahui akibat melanggar peraturan dan undang-undang bagi individu dan masyarakat.
Tugas individu.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja .
- Apa akibat melanggar peraturan daerah yang berisi larangan merokok di tempat umum?
.............,…………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 2
STANDAR KOMPETENSI:
3. Memahami kebebasan berorganisasi.
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh
Instrumen
3.1. Mendekripsikan pengertian organisasi
Pengertian organisasi.
Ciri-ciri organisasi.
Tujuan organisasi.
Anggota organisasi.
Menjelaskan pengertian organisasi.
Mendaftar nama-nama organisasi yang diketahui siswa.
Berdiskusi dan memperkirakan tujuan suatu organisasi.
Berdiskusi dan memperkirakan anggota suatu organisasi.
Mendeskripsikan pengertian organisasi.
Menyebutkan contoh-contoh tujuan organisasi.
Menyebutkan contoh-contoh anggota organisasi.
Tugas kelompok.
Observasi.
Penilaian tertulis.
Penilaian unjuk kerja (kepercayaan diri anak dalam berimajinasi).
Keterlibatan anak dalam diskusi.
Menurutmu, siapakah yang berhak menjadi anggota organisasi pecinta perangko?
4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.)
hlm. 60—62.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Ciri-ciri organisasi (lanjutan)
Struktur organisasi.
Tata tertib organisasi.
Berdiskusi dan memperkirakan struktur suatu organisasi.
Berdiskusi dan mendaftar sejumlah peraturan tentang suatu organisasi.
Menyusun suatu organisasi fiktif.
Merumuskan tujuan, anggota, struktur, dan peraturan organisasi fiktif tersebut.
Merumuskan contoh struktur organisasi.
Merumuskan contoh tata tertib organisasi.
Tugas kelompok.
Observasi.
Penilaian tertulis.
Penilaian unjuk kerja (kepercayaan diri anak dalam berimajinasi).
Keterlibatan anak dalam diskusi.
Siapa pemegang jabatan tertinggi di sekolahmu?
3.2. Menyebutkan contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
- Contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat beserta fungsinya.
Mendaftar contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat.
Menyebutkan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertibnya.
Menyebutkan fungsi organisasi-organisasi tersebut bagi individu dan masyarakat.
Menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib berbagai organisasi di sekolah dan masyarakat.
Tugas kelompok.
Penilaian lisan.
Penilaian unjuk kerja.
Tujuan organisasi Pramuka adalah ...
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 63—68.
Teman.
Para pengurus dan anggota organisasi yang ada di sekolah dan masyarakat.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, masyarakat, dst.
3.3. Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah.
- Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dan buruk dalam memilih dan memanfaatkan organisasi yang ada di masyarakat.
Memfotokopi gambar pada buku pelajaran.
Mewarnai gambar yang menunjukkan sikap yang benar.
Menjelaskan gambar yang telah diwarnai dan alasan memilih gambar tersebut.
Menjelaskan alasan pemilihan gambar.
Memahami prinsip-prinsip mengenal organisasi, serta sikap dalam memilih dan memanfaatkan organisasi.
Tugas individu.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak memilih gambar dan kreativitas pewarnaan gambar)
Penilaian lisan ketika siswa menceritakan gambar dan alasan pemilihan gambar.
Untuk membantu menjaga kesehatan murid-murid di sekolah, Made sebaiknya bergabung dengan .... (gambar A atau gambar B).
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 69—73.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
......., …………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 2
STANDAR KOMPETENSI:
4. Menghargai keputusan bersama.
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh
Instrumen
4.1. Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama.
Pengertian keputusan bersama.
Bentuk-bentuk keputusan bersama.
Kemauan bermusyawarah untuk mufakat.
Mendiskusikan pengertian dan bentuk-bentuk keputusan bersama.
Mendiskusikan manfaat musyawarah dan mufakat..
Memahami definisi keputusan bersama.
Memahami bentuk-bentuk keputusan bersama.
Memahami prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.
Tugas individu.
Penilaian lisan.
Penilaian sikap.
Penilaian unjuk kerja
Mengapa keputusan bersama dianggap penting?
2 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 82—87.
Orang tua.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
4.2. Memahami keputusan bersama.
- Reaksi terhadap keputusan bersama.
Mengerjakan soal studi kasus tentang berbagai keputusan bersama.
Memahami definisi dan bentuk-bentuk keputusan bersama, serta musyawarah dan mufakat..
Menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.
Tugas individu.
Penilaian sikap.
Penilaian unjuk kerja.
Keluargamu berbagi tugas membersihkan rumah. Kemu tidak senang membersihkan kamar mandi. Tetapi ayah menunjukmu membersihkan kamar mandi. Apa pendapat Ayahmu tentang sikap ayahmu?
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 90—96.
Orang tua.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
.............,…………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD Bustanul ”Ulum
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semester : 2 (Dua)
Hari,tanggal : Sabtu, 15 Januari 2011
Bab 3
Kompetensi Dasar
Menyebutkan contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Indikator
Menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib berbagai organisasi di sekolah dan masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyebutkan berbagai macam organisasi di masyarakat, serta menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib organisasi-organisasi tersebut.
B. Materi Ajar
Contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat, beserta tujuan, anggota, struktur, tata tertib, dan fungsi organisasi tersebut bagi individu dan masyarakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperative Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b) Guru bertanya jawab kepada siswa tentang berbagai organisasi yang ada di lingkungan tempat tinggal siswa atau organisasi apa saja yang diketahui oleh siswa (misalnya posyandu, karang taruna, lembaga les piano, atau klub sepak bola).
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diajak menyebutkan berbagai organisasi yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat.
b) Guru memberikan ceramah kepada siswa tentang fungsi organisasi-organisasi di sekolah dan masyarakat.
c) Guru memberikan ceramah kepada siswa tentang manfaat bergabung dengan sebuah organisasi di sekolah atau masyarakat.
d) Guru memberi tugas kepada siswa untuk menuliskan 2 organisasi yang pernah, sedang, atau akan diikuti oleh siswa di lingkungan sekolah dan masyarakat, atau organisasi apa pun yang diketahui siswa.
e) Siswa mengerjakan tugas.
f) Guru memberi tugas kepada siswa untuk menuliskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib yang berlaku di kedua organisasi itu.
g) Siswa mengerjakan tugas.
h) Guru memeriksa pekerjaan siswa.
3. Kegiatan Penutup
a) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b) Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b) Guru bertanya jawab kepada siswa tentang tugas yang telah dikerjakan pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a) Guru memperkenalkan beberapa narasumber, yaitu pengurus sebuah organisasi yang ada di lingkungan sekolah atau masyarakat.
b) Narasumber memperkenalkan diri, lalu menjelaskan gambaran umum organisasi dan pengalaman singkat mengikuti oranisasi itu.
c) Siswa mengajukan diri untuk bertanya tentang tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib yang berlaku di organisasi itu, kemudian narasumber menjawabnya.
d) Siswa mengajukan diri untuk bertanya tentang manfaat bergabung dengan organisasi itu bagi masyarakat.
e) Guru menugaskan siswa menulis hal-hal yang telah mereka tangkap dari pertanyaan siswa dan penjelasan narasumber.
f) Siswa mengerjakan tugas.
g) Guru memeriksa pekerjaan siswa.
3. Kegiatan Penutup
a) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b) Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c) Guru memperingatkan siswa untuk memfotokopi gambar halaman 69—73 pada buku teks, serta membawa pensil warna atau cryon pada pertemuan selanjutnya.
d) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 63—68.
2. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
3. Teman.
4. Para pengurus dan anggota organisasi yang ada di sekolah dan masyarakat.
5. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, masyarakat, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk Instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bertanya dan kreativitas pertanyaan anak).
Contoh Instrumen :
1. Jelaskan perbedaan organisasi dan perkumpulan!
2. Sebutkan organisasi apa saja yang ada di sekolahmu!
3. Sebutkan organisasi masyarakat yang ada di sekitar rumahmu!
Kecubung, 15 Januari 2011
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
Yuniarti Hasibuan, SH
_______________________ _______________________
NIP. NIP. -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semeste : 2 (dua)
Bab 3
Kompetensi Dasar
3.3. Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah.
Indikator
Memahami prinsip-prinsip mengenal organisasi serta sikap dalam memilih dan memanfaatkan organisasi.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu mengenal organisasi, memilih organisasi untuk diikuti, dan menjelaskan alasan memilih organisasi tersebut.
B. Materi Ajar
Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dan buruk dalam memilih dan memanfaatkan organisasi yang ada di masyarakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1 Pendekatan Kontekstual.
2 Pendekatan Cooperative Learning.
3 Diskusi kelas.
4 Tanya jawab.
5 Ceramah.
6 Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa menyiapkan pensil warna atau cryon, serta fotokopi gambar halaman 69—73.
b) Siswa memilih gambar dan mewarnainya.
c) Siswa menceritakan gambar dan alasan mememilih gambar.
d) Guru memeriksa pekerjaan siswa.
3. Kegiatan Penutup
a) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b) Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1 Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 69—73.
2 Teman.
3 Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
1.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan (kemampuan menjelaskan isi gambar dan ketepatan alasan memilih gambar), penilaian unjuk kerja (kerapian pewarnaan gambar).
Contoh Instrumen :
1 Apabila Robert bercita-cita menjadi penegak hukum, di sekolah sebaiknya Robert bergabung dengan ....
2 Agar dapat mempelajari berbagai keterampilan untuk hidup di alam terbuka, di sekolah sebaiknya Dina bergabung dengan ....
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semeste : II (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menghargai keputusan bersama.
Kompetensi Dasar
Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama.
Indikator
1. Memahami definisi keputusan bersama
2. Memahami bentuk-bentuk keputusan bersama.
3. Memahami prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan definisi keputusan bersama.
2. Siswa dapat menjelaskan bentuk-bentuk keputusan bersama.
3. Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.
B. Materi Ajar
1 Pengertian keputusan bersama.
2 Bentuk-bentuk keputusan bersama.
3 Kemauan bermusyawarah untuk mufakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperative Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b) Guru bertanya kepada siswa tentang peraturan yang beraku di rumah dan telah ditetapkan oleh oangtua, misalnya jam pulang sekolah, tugas menyiram bunga, dan tanggung jawab memberi makan hewan peliharaan.
2. Kegiatan Inti
a) Guru dan siswa bertanya jawab tentang pengertian keputusan bersama, bentuk-bentuk keputusan bersama, dan musyawarah untuk mufakat.
b) Siswa menuliskan pemahamannya tentang definisi keputusan bersama pada secarik kertas, lalu mengumpulkannya kepada guru.
c) Seorang siswa membacakan semua definisi yang ditulis teman, lalu semua siswa membahasnya bersama guru.
d) Siswa dan guru membuat generalisasi definisi keputusan bersama berdasarkan definisi yang telah dibuat oleh tiap siswa.
e) Siswa menyebutkan jenis-jenis keputusan bersama, dan guru menuliskannya di papan tulis.
f) Siswa maju ke depan kelas satu per satu, lalu menuliskan satu manfaat tentang musyawarah dan mufakat.
3. Kegiatan Penutup
1 Guru dan siswa bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari dalam pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
2 Guru dan siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
3 Guru dan siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 82—87.
2. Orang tua.
3. Teman.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap dan penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen : Mengapa keputusan bersama dianggap penting?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semester : II (Dua)
Bab 4
Kompetensi Dasar
4.2. Memahami keputusan bersama.
Indikator
1. Memahami definisi dan bentuk-bentuk keputusan bersama, serta musyawarah dan mufakat.
2. Menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjalankan berbagai bentuk keputusan bersama, serta melaksanakan hasil musyawarah.
2. Siswa dapat menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.
B. Materi Ajar
1. Reaksi terhadap keputusan bersama.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperative Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b Guru bertanya kepada siswa tentang pengalaman menerima peraturan yang ditetapkan oleh orangtua, misalnya tugas menjaga adik, pembatasan waktu bermain, atau pengurangan jumlah uang jajan.
2. Kegiatan Inti
a) Guru meminta siswa berkonsentrasi mendengarkan cerita/contoh kasus yang akan dibacakan oleh guru.
b) Guru membacakan soal nomor 1 halaman 90, lalu meminta seorang anak untuk maju ke depan teman-teman dan menjawab pertanyaan a.
c) Guru mengarahkan siswa lain untuk menanggapi jawaban teman mereka, mengoreksi benar/salah, memberikan masukan/saran tentang cara bersikap, serta memberikan persetujuan terhadap sikap yang dipilih teman, atau memuji keputusan teman dalam menanggapi kasus yang diceritakan guru.
d) Guru meminta siswa yang lain untuk maju ke depan teman-teman dan menjawab pertanyaan b.
e) Guru mengarahkan siswa lain untuk menanggapi jawaban teman mereka, mengoreksi benar/salah, memberikan masukan/saran tentang cara bersikap, serta memberikan persetujuan terhadap sikap yang dipilih teman, atau memuji keputusan teman dalam menanggapi kasus yang diceritakan guru.
f) Guru meminta siswa yang lain untuk maju ke depan teman-teman dan menjawab pertanyaan c.
g) Guru mengarahkan siswa lain untuk menanggapi jawaban teman mereka, mengoreksi benar/salah, memberikan masukan/saran tentang cara bersikap, serta memberikan persetujuan terhadap sikap yang dipilih teman, atau memuji keputusan teman dalam menanggapi kasus yang diceritakan guru.
h) Kegiatan ini berlaku seterusnya bagi soal nomor 2 hingga 9.
3. Kegiatan Penutup
a Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari dalam pertemuan itu, untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 90—96.
2. Orangtua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
1. Di kelasmu sedang ada pemilihan ketua kelas. Ada dua calon ketua kelas, yaitu kamu dan Robert. Kamu ingin menjadi ketua kelas. Akan tetapi, wali kelasmu langsung memilih Robert sebagai ketua kelas.
a. Apa yang kamu rasakan ketika mendengar keputusan tersebut?
b. Apa pendapatmu tentang sikap wali kelasmu?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan pengertian kerja sama negara-negara Asia Tenggara.
Indikator
a. Menyebutkan pengertian kerja sama negara-negara ASEAN.
b. Menyebutkan nama para tokoh pendiri ASEAN.
c. Menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.
d. Menjelaskan arti lambang ASEAN.
e. Menyebutkan nama-nama yang pernah menjabat sebagai sekjen ASEAN.
f. Menyebutkan tugas pokok sekretariat nasional ASEAN.
g. Menyebutkan langkah-langkah konkret yang telah dicapai ASEAN dalam bidang politik.
h. Menyebutkan contoh bentuk kerja sama ASEAN yang telah tercapai di bidang ekonomi.
i. Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam mempererat hubungan sosial satu sama lain.
j. Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam melestarikan kebudayaan negara anggotanya.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan pengertian kerja sama negara-negara ASEAN.
2. Siswa mampu menyebutkan nama para tokoh pendiri ASEAN.
3. Siswa mampu menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.
4. Siswa mampu menjelaskan arti lambang ASEAN.
5. Siswa mampu menyebutkan nama para tokoh yang pernah menjabat sebagai sekjen ASEAN.
6. Siswa mampu menyebutkan tugas pokok sekretariat nasional ASEAN.
7. Siswa mampu menyebutkan langkah-langkah konkret yang telah dicapai ASEAN dalam bidang ekonomi.
8. Siswa mampu menyebutkan contoh bentuk kerja sama ASEAN yang telah tercapai di bidang ekonomi.
9. Siswa mampu menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam mempererat hubungan sosial satu sama lain.
10. Siswa mampu menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam melestarikan kebudayaan negara anggotanya.
11. Membuat kliping dengan teman kelompoknya masing-masing.
B. Materi Ajar
1. Sejarah ASEAN
2. Lambang ASEAN
3. Tujuan pokok pembentukan dan prinsip utama ASEAN
4. Dasar-dasar verja sama untuk mencapai tujuan pokok
5. Struktur sekretariat ASEAN
6. Bidang politik dan keamanan
7. Bidang ekonomi
8. Bidang sosial budaya
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua.
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membagikan lembar ujian yang sudah diperiksa dan dinilai.
c. Membahas sekilas soal-soal ujian pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai kerja sama antarnegara di Asia Tenggara.
b. Guru menunjukkan peta Asia Tenggara dan meminta semua siswa mengamati letak negara-negaranya.
c. Bersama-sama menyebutkan nama-nama negara ASEAN beserta ibu kotanya.
d. Bersama-sama menyebutkan pemimpin negaranya.
e. Guru menjelaskan sejarah ASEAN.
f. Guru menunjukkan lambang ASEAN dan meminta seluruh siswa untuk mengamatinya.
g. Guru menjelaskan arti lambang ASEAN.
h. Membahas struktur ASEAN.
i. Menggambar peta ASEAN dan lambangnya.
j. Memberikan contoh-contoh kerja sama ASEAN dalam berbagai bidang seperti bidang, politik dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang sosial.
k. Mendiskusikan dampak ASEAN bagi negara-negara anggotanya.
l. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, kemudian menugaskan untuk membuat kliping yang berhubungan dengan kerja sama ASEAN dalam berbagai bidang.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Peta ASEAN.
2. Gambar lambang ASEAN.
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 70-75, 75-82.
4. Surat Kabar, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
1. Menggambar peta ASEAN.
2. Menjelaskan arti lambang ASEAN dengan kata-kata sendiri.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Indikator
Menyebutkan hasil peran aktif Indonesia dalam ASEAN.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menyebutkan hasil peran aktif Indonesia dalam ASEAN.
B. Materi Ajar
Peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Mengumpulkan tugas kelompok kliping.
c. Tanya jawab mengenai pelajaran pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai peran Indonesi adalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
b. Guru menerangkan peran serta Indonesia di ASEAN.
c. Guru menugaskan siswa untuk membuat karangan mengenai sebuah contoh peran Indonesia dalam lingkungan di negara-negara ASEAN dengan panjang karangan maksimal dua lembar kerta folio.
d. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerja sama antarnegara di asia tenggara, kerja sama negara-negar ASEAN dalam berbagai bidang, dan peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
3. Kegiatan Penutup
Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangn harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telas selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang mengenal politik luar negeri Indonesia.
E. Sumber/Bahan Belajar
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 70-75, 75-82.
Buku referensi lain.
Surat Kabar, dst.
F.Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
Membuat karangan mengenai peran aktif Indonesi di negara-negara ASEAN.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
Indikator
1. Menyebutkan arti kebijakan bebas-aktif.
2. Menyebutkan tujuan politik luar negeri.
3. Menyebutkan faktor yang menentukan perumusan politik luar negeri.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan arti kebijakan bebas-aktif.
2. Siswa mampu menyebutkan tujuan politik luar negeri.
3. Siswa mampu menyebutkan faktor yang menentukan perumusan politik luar negeri.
B. Materi Ajar
1. Corak politik luar negeri RI yang bebas dan aktif.
2. Tujuan politik luar negeri.
3. Factor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan rumusan politik luar negeri.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan.
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membagikan hasil ulangan harian.
c. Dilanjutkan dengan membahas sekilas mengenai soal-soal ulangan harian pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai politik luar negeri bebas aktif.
b. Berdiskusi mengenai apa yang dimaksud dengan perang dingin.
c. Guru bertanya mengenai defenisi netral.
d. Guru menjelaskan alasan mengapa Indonesia mengambil sikap netral.
e. Berdiskusi mengenai definisi politik.
f. Guru melanjutkan dengan menjelaskan tujuan politik luar negeri.
g. Siswa menyebutkan kepanjangan GBHN.
h. Guru menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan rumusan politik luar negeri.
i. Guru meminta semua siswa untuk mengamati posisi geografis Indonesia yang strategis dalam percaturan politik dunia.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Peta dunia.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 4-7, 7-11.
3. Buku referensi lain.
4. Surat Kabar, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa negara Indonesia melaksanakan politik luar negeri bebas aktif.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh peranan politik luar negeri Indonesia dalam percaturan internasional.
Indikator
1. Menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di forum internasional.
2. Menyebutkan isi Dasasila Bandung.
3. Menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan Non Blok.
4. Menyebutkan syarat untuk menghadiri KTT Non Blok.
5. Menjelaskan tujuan terbentuknya OKI.
6. Menyebutkan tujuan terbentuknya APEC.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di forum internasional.
2. Siswa mampu menyebutkan isi Dasasila Bandung.
3. Siswa mampu menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan Non Blok.
4. Siswa mampu menyebutkan syarat untuk menghadiri KTT Non Blok.
5. Siswa mampu menjelaskan tujuan terbentuknya OKI
6. Siswa mampu menyebutkan tujuan terbentuknya APEC.
B. Materi Ajar
1. Konferensi Asia Afrika.
2. Gerakan Non Blok.
3. OKI.
4. APEC.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Dilanjutkan dengan membahas sekilas mengenai pelajaran yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai politik luar negeri bebas aktif.
b. Guru menerangkan Konferensi Asia Afrika.
c. Bersama-sama menyebutkan negara-negara anggota Konferensi Asia Afrika.
d. Guru bertanya mengenai defenisi Non Blok
e. Membahas penyelenggaraan KTT Gerakan Non Blok.
f. Bertanya jawab mengenai tujuan Indonesia bergabung dengan Gerakan Non Blok.
g. Guru menerangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
h. Bertanya jawab mengenai fungsi organisasi PBB.
i. Berdiskusi mengenai peran serta Indonesia dalam organisasi PBB.
j. Guru menjelaskan tujuan OKI
k. Bertanya jawab tentang fungsi da peran serta Indonesia dalam organisasi APEC.
l. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai politik luar negeri bebas aktif dan peranan politik luar negeri RI dalam percaturan internasional.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 91-96, 96-106.
2. Buku referensi lain.
3. Surat Kabar, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa Indonesia bersikap aktif dalam memelihara perdamaian dunia.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
________________ ____________________
NIP. NIP.
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
2. Menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
3. Menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
4. Menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
5. Menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
6. Menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
7. Mengidentifikasi macam- macam agama di Indonesia.
8. Menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
9. Menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
3. Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
4. Siswa dapat menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
5. Siswa dapat menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
6. Siswa dapat menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
7. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam agama di Indonesia.
8. Siswa dapat menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
9. Siswa dapat menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
B. Materi Ajar
1. Kerukunan dalam keluarga.
2. Rukun dengan teman sekolah.
3. Macam- macam agama di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan Kontekstual.
Pendekatan Cooperatif Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Tanya jawab.
Ceramah.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang jumlah anggota keluarga di rumah.
d) Mengajak semua siswa menyebutkan angka sesuai dengan jari telunjuk yang dikomando guru, dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang tugas jari (ibu jari tanda bagus, jari telunjuk untuk angkat jari, jari tengah untuk membersihkan hidung, jari manis tempat cincin, jari kelingking yang paling kecil untuk tanda kalau bersahabat) dan tanya jawab ini dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang kerukunan dan kerjasama.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 2 tentang kakak dan adik Dina.
Gambar Dina,
Gambar Dito (kakak)
Gambar Didi (adik)
b) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku (Dina anak kelas I SD mempunyai kakak dan adik yang berbeda usia, berbeda jenis kelamin, berbeda kelas dan sekolahnya).
c) Bertanya jawab tentang keluarga yang ada dalam gambar-gambar tersebut misalnya:
Siapa nama kakak Dina?
Siapa nama adik dina?
Kakak Dina laki-laki atau perempuan?
Berapa jumlah saudara Dina?
Kelas berapa kakak Dina? Berapa umurnya?
Kelas berapa adik Dina? Berapa umurnya?
Apakah kamu mempunyai kakak atau adik?
Berapa jumlah saudara kamu?
dst.
d) Semua siswa diminta mengamati gambar di halaman 3 tentang keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (ayah, ibu, dan 3 anak)
• Gambar Keluarga besar (ayah, ibu, 3 anak, kakek dan nenek)
f) Bertanya jawab tentang keluarga besar Dina yang ada dalam gambar misalnya:
• Berapa orang yang laki-laki?
• Berapa orang yang perempuan?
• Apa perbedaan laki dengan perempuan?
g) Semua siswa ditugaskan mengamati gambar-gambar di halaman 4, 5 dan 6 dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang suku-suku bangsa dan agama teman-teman Dina (agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Buddha).
h) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan teman sebangkunya dan mengamati gambar-gambar halaman 4, 5, dan 6.
i) Guru bercerita tentang isi bacaan dalam buku (dan bertanya jawab: Dina beragama Islam yang berbeda, dengan teman-teman dekatnya).
j) Dilanjutkan dengan berdiskusi kelas membahas bagaimana perbedaan tempat ibadah sesuai dengan agama dan apa agama yang dianut oleh siswa.
k) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 7-8 tentang macam-macam tempat ibadah.
• Gambar Masjid untuk orang Islam
• Gambar Gereja untuk orang Katolik
• Gambar Gereja untuk orang Protestan
• Gambar Pura untuk orang Hindu
• Gambar Vihara untuk orang Buddha
h) Masing-masing siswa bercerita di gambar yang mana kalau beribadah (ikut ayah atau ibu).
i) Guru bercerita bahwa meskipun berbeda agama, kesukaaan, jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), tetapi harus hidup rukun, tidak boleh bertengkar dan saling sayang.
j) Semua siswa diminta mengamati gambar lima pemimpin agama di halaman 9 tentang permainan riang gembira.
k) Menugaskan semua siswa bergabung dengan teman sebangku.
Tugas memberi warna yang berbeda sesuai dengan arah pemimpin agama yang akan menuju tempat ibadahnya.
Kalau sudah selesai diberi warna, siswa diminta menceritakan kepada teman sebangkunya tempat ibadah mana yang biasanya dipakai beribadah keluarganya.
l) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku halaman 10 (anak-anak yang berbeda kesukaan, tetapi tetap rukun).
m) Berdiskusi secara klasikal membahas kesukaan saudara-saudaranya di rumah (kontekstual)
n) Guru bercerita mengenai pentingnya bekerja bersama-sama seperti lima jari tangan di halaman 12.
o) Untuk pengayaan dan untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal-soal yang ada di dalam buku kerja/buku paket PKn, yaitu hal. 4, 6, 7, 9-11, dan 13.
k) Mengajak siswa bertepuk tangan dengan tiga macam suara (keras, semua jari ketemu; sedang telapak tangan di silang dan lemah ujung jari tangan menepuk ujung telapak tangan) dengan komando tepuk pramuka.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang Dina beserta adik dan kakak
2. Gambar tentang keluarga besar Dina.
3. Gambar tentang tempat ibadah lima agama.
4. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 1-4, 4-9, 10-13.
5. Orang tua.
6. Teman.
7. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
1. Nama saya adalah ...
Saudara saya berjumlah ... orang
Nama kakak saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Nama adik saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Orang biasa memanggil ayah saya dengan nama ...
Orang biasa memanggil ibu saya dengan nama ...
2. Agama saya ...
Suku ayah saya ...
Suku ibu saya ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
2. Mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
2. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang makan apa saja di rumah, berapa kali makan dalam satu hari, apakah makanan sudah memenuhi empat sehat lima sempurna, dsb.
2. Kegiatan Inti
a) Mengenalkan beberapa contoh cara hidup rukun dalam keluarga dengan juga meminta siswa untuk mengamati gambar di halaman 13 dan 14 tentang kerukunan keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (Ayah, Ibu dan 3 anak) sedang makan bersama.
• Gambar Keluarga yang bekerja bersama membereskan alat-alat makan.
• Gambar keluarga waktu santai
b) Bertanya jawab tentang apa akibat nya jika tidak mau bekerja sama di rumah.
• Semua siswa diajak bertanya jawab sambil membuat kesimpulan.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar keluarga yang bekerja bersama saling membantu (rukun).
2. Gambar keluarga yang tidak bekerja sama saling membantu (tidak rukun).
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 13-17.
4. Orang tua.
5. Teman.
6. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
Sebutkan macam-macam contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
2. Kegiatan Inti
a) Bertanya jawab tentang kesukaan dan kebiasaan anak-anak di sekolah, dan meskipun berbeda agama, berbeda kesukaan dan berbeda kebiasaan, tetap harus rukun, tidak boleh bertengkar.
b) Guru menjelaskan apa akibatnya jika tidak rukun dengan teman sekolah.
c) Siswa ditugaskan untuk selalu rukun dengan semua temannya meskipun berbeda kesukaan, berbeda agama dan berbeda kebiasaannya.
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerukunan dalam keluarga dan antara teman sekolah, macam-macam agama di Indonesia, contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah, serta cara menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 22-24, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang tertib di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
a) Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
b) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
c) Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah gambar yang menggambarkan kerukunan di dalam keluargamu.
2. Supaya hidup rukun kita harus ...
a. Saling membenci
b. Saling memukul
c. Saling menghormati
3. Apabila ada teman yang bertengkar kamu akan ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Pkn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
2. Menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
3. Membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
4. Menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
3. Siswa dapat membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
4. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
1. Tertib di rumah dan di sekolah.
2. Apabila tidak tertib di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan anak ketika bangun pagi.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diajak untuk mengamati gambar pada hal. 26-28 tentang contoh kehidupan tertib di rumah dan di sekolah:
• Tertib pada pagi hari di rumah.
• Tertib masuk sekolah, tertib di kelas, tertib ketika jam istirahat, tertib ketika ulangan, tertib saat pulang sekolah.
• Tertib setelah di rumah, tertib pada malam hari di rumah.
b) Guru membacakan wacana setiap gambar kemudian dilanjutkan dengan bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak:
- Di rumah (apa saja yang dilakukan anak di rumah ketika bangun pagi dan setelah pulang sekolah), misalnya:
• Apakah biasa merapikan bantal dan gulingnya?
• Apakah biasa merapikan sprei?
• Apakah biasa mandi sendiri?
• Apakah biasa memakai baju sendiri?
• Siapa yang mengatur buku-buku untuk sekolah?
- Di sekolah dan di kelas (apa saja yang dilakukan anak ketika pagi hari, waktu datang, dan setelah ada di sekolah), misalnya:
• Apakah biasa datang ke sekolah tepat waktu?
• Apakah biasa tertib di dalam kelas waktu guru mengajar?
• Apakah biasa tertib ketika jam istirahat?
• Apakah biasa tertib ketika ulangan?
c) Guru bercerita kepada siswa mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di rumah dan di sekolah, seperti:
- Di rumah:
• Bangun tidur harus pagi
• Merapikan bantal, guling dan sprei
• Menyiapkan baju untuk sekolah
• Mandi pakai sabun dan gosok gigi (berapa kali mandi dalam sehari?)
• Ganti baju memakai seragam sendiri
• Makan pagi sendiri (berapa kali makan sehari?)
• Cium tangan ayah dan ibu ketika akan berangkat sekolah
• Pada malam hari belajar membaca-baca buku
- Di sekolah:
• Bangun harus pagi supaya berangkat ke sekolah tidak terlambat
• Memperhatikan guru mengajar
• Baju selalu rapi di sekolah
• Jam berapa harus berangkat ke sekolah
• Jam berapa kalau pulang sekolah
• Cium tangan bapak/ibu guru ketika pulang sekolah
• Tertib ketika jam istirahat di sekolah
d) Siswa diajak untuk mengamati gambar hal. 29-34 tentang contoh kehidupan tidak tertib di rumah dan di sekolah:
• Tidak tertib pada pagi hari di rumah.
• Tidak tertib masuk sekolah, tidak tertib di kelas, tidak tertib ketika istirahat, tidak tertib ketika ulangan, tidak tertib saat pulang sekolah.
• Tidak tertib setelah di rumah, tidak tertib waktu bermain, tidak tertib waktu malam hari di rumah.
e) Guru membacakan wacana contoh kehidupan yang tidak tertib sambil berdiskusi dikaitkan dengan kehidupan nyata sehari-hari.
f) Guru bercerita tentang apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di rumah dan di sekolah.
g) Guru menjelaskan akibat yang ditimbulkan dari sikap tidak tertib anak di rumah dan di sekolah.
h) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di rumah dan di sekolah.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah dan di sekolah.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-28, 29-34.
3. Orang tua.
4. Teman.
5. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
- Contoh hidup tertib pada pagi hari adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Melaksanakan hidup tertib di rumah.
2. Melaksanakan hidup tertib di sekolah.
3. Melaksanakan hidup tertib di tempat umum.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (3 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat melaksanakan hidup tertib di rumah, di sekolah, dan di tempat umum.
B. Materi Ajar
1. Tertib di rumah dan di sekolah.
2. Tertib di tempat umum.
3. Apabila tidak tertib di tempat umum.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas dan diskusi kelompok.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Bertanya jawab dengan siswa tentang hidup tertib dikaitkan dengan materi pokok yaitu tentang ketertiban yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya dan masing-masing kelompok ditugaskan untuk saling bercerita kegiatannya di rumah ketika bangun pagi. Kemudian belajar menulis kata-kata yang mengandung tata tertib (misalnya: belajar, mandi, makan, cium tangan dll), lalu mengumpulkannya dengan menuliskan nama anggota setiap kelompok sebangkunya di kertas.
b) Guru menyiapkan kartu dan gambar yang menggambarkan tertib dan tidak tertib baik di rumah maupun di sekolah. Misalnya: menyiapkan kartu pasangan sejumlah siswa di kelas. Jika jumlah siswa 40 anak, dan di bawah ini ada 8 macam kartu, maka kartu difoto copy sebanyak 5 kali.
• Kartu gambar suasana tertib di kelas (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib di kelas”
• Kartu gambar tertib ketika jam istirahat (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib bermain”
• Kartu gambar tidak tertib pagi hari (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak tertib bangun pagi”
• Kartu gambar tidak tertib masuk sekolah (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak Tertib ke sekolah”
c) Guru mengajak semua siswa berdiri kemudian dikomando agar maju ke depan kelas tanpa diatur (siswa yang maju begitu saja mencerminkan kehidupan yang tidak tertib). Setelah berada di depan kelas, semua siswa diajak untuk mengambil satu kartu yang sudah disiapkan di depan.
d) Setelah semua memegang kartu, anak-anak diminta berdiri di tepi kelas seluruhnya menghadap ke dalam (melingkar) sambil menunjukkan kartu dihadapkan kepada temannya, sehingga masing-masing dapat melihat kartu yang dipegang. Semua siswa saling melihat kartu dari tempatnya berdiri.
e) Tugas berikutnya, semua siswa bergabung dengan pasangannya (gambar dengan tulisan, ada 4 pasang kali 5).
f) Setelah berpasangan, siswa diminta kembali ke kursi bersama pasangan masing-masing. Kemudian meminta semua maju lagi ke depan kelas sambil diatur deret bangku mana yang maju terlebih dulu, disusul deret bangku berikutnya. Hal ini mencerminkan kehidupan tertib.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang contoh kegiatan anak yang mencerminkan tertib dan tidak tertib.
2. Kegiatan Inti
a) Mengidentifikasi tempat umum (tempat ibadah, sekolah, jalan raya, pertokoan, pasar, warung dll).
b) Bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak di tempat umum (apa saja yang dilakukan anak di tempat umum) misalnya:
• Apa saja yang dimaksud tempat umum?
• Apakah biasa tertib di jalan raya?
• Apakah biasa tertib ketika di restoran?
• Apakah biasa tertib di tempat ibadah?
c) Guru bercerita tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di tempat umum (apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di tempat umum) seperti:
• Antre kalau akan membayar di kasir
• Menyeberang di zebra cross
• Tidak bertengkar di tempat ibadah
• Bangun harus pagi (jam berapa bangun pagi setiap harinya?)
• Dsb.
d) Guru bercerita apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di tempat umum dan apa akibatnya atau ruginya jika tidak tertib di tempat umum (perbedaan tertib dan tidak tertib).
e) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di tempat umum.
f) Guru menugaskan semua siswa untuk berkelompok dengan teman sebangku dan mengamati gambar di hal 40 (tugas: amati dan diskusikan/bicarakan dengan teman apakah ada siswa yang tidak tertib?), setelah itu diminta mengerjakan pertanyaan pemahaman di hal 41.
g) Semua siswa ditugaskan untuk mengerjakan tugas “Ekspresikan dirimu”.
h) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai sikap tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, serta akibat jika tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 43-44, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang hak anak di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-34, 34-42.
3. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian lisan atau tertulis (uraian singkat), penilaian sikap, pilihan ganda.
Contoh Instrumen :
1. Setiap pagi saya bangun pukul ...
Saya tiba di sekolah pukul ...
Apabila guru menerangkan saya ...
Sepulang sekolah saya menaruh sepatu di ...
Apabila guru memberikan pekerjaan rumah saya akan ...
Saya tidur pukul ...
2. Sebutkan contoh hidup tertib di tempat umum.
3. Contoh hidup tertib di sekolah adalah ...
a. Terlambat sekolah
b. Mendengarkan guru yang
mengajar
c. Ribut di kelas
4. Kalau kita melanggar tata tertib, kita akan di ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
2. Menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
3. Menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
2. Siswa dapat menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
3. Siswa dapat menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
B. Materi Ajar
1. Hak anak di rumah.
2. Hak anggota keluarga di rumah.
3. Hak anggota keluarga lain.
4. Hak anak di sekolah.
5. Hak warga sekolah.
6. Akibat jika hak anak diabaikan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana keluarga di rumah (misalnya kalau makan siapa yang menyiapkan?, apakah tidur di kamar sendiri atau bersama orang tua? Siapa yang membelikan baju? dsb).
c) Mengajak semua siswa menyanyikan lagu ”sayang ibu” (satu satu aku sayang ibu... dua dua...dst) dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu tersebut dan dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang hak-hak anak di rumah.
2. Kegiatan Inti
Menunjukkan gambar tentang keluarga Dina pada buku paket hal. 46.
a) Guru membacakan wacana pada hal. 46 buku paket tentang bagaimana ketika saya ingin disayang, misalnya:
• Saya berhak disayang oleh ayah dan ibu
• Ayah dan ibu menyayangi saya
• Saya menjadi senang
• Dito kakak saya dan didi adik saya juga sayang
b) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana terkait dengan hak-hak anak pada hal. 47-48, seperti:
• Hak ketika saya ingin makan
• Hak ketika saya ingin main
• Hak ketika saya sakit
• Hak ketika saya ingin pintar
c) Guru membacakan wacana pada hal. 48-50 mengenai hak anggota keluarga di rumah, seperti hak ayah dan ibu, kakak, adik, anggota keluarga yang lain, serta pembantu di rumah.
d) Menunjukkan gambar tentang hak anak di sekolah Dina pada buku paket hal. 50 – 51, yaitu:
• Gambar Bapak Guru sedang mengajar dan siswa mendengarkan
• Gambar anak-anak sedang bermain tali
• Gambar anak-anak sedang olah raga
• Gambar anak sedang belajar mengerjakan soal
e) Guru membacakan wacana bagaimana ketika saya ingin pintar (apabila siswa sudah bisa membaca, akan lebih baik siswa yang membaca dengan bimbingan guru), seperti:
• Saya berhak mendapat pelajaran
• Saya berhak diajar ibu dan bapak guru
• Ibu dan bapak guru mengajar saya membaca
• Saya menjadi senang
• Dst (bisa dikembangkan sambil diselingi bertanya jawab)
f) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana pada buku paket hal. 50 -51 terkait dengan hak-hak anak di sekolah, yaitu:
• Hak ketika saya ingin pintar:
Dikembangkan dari hasil bertanya jawab dengan siswa. Apa saja yang harus dikerjakan anak supaya menjadi pintar (misalnya harus rajin ke sekolah, tidak boleh terlambat, harus belajar membaca, belajar menulis dsb).
• Hak ketika saya ingin memiliki teman
• Hak ketika saya ingin sehat
• Hak ketika saya ingin naik kelas
7) Guru menunjukkan gambar pada buku paket hal. 52-53, seperti:
• Gambar ibu guru sedang mengajar
• Gambar kepala sekolah
• Gambar teman kita
• Gambar penjaga sekolah
• Gambar pembersih sekolah
8) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambar pada buku paket hal. 52-53 terkait dengan hak warga sekolah, seperti hak bapak dan ibu guru, kepala sekolah, teman kita, penjaga sekolah, dan pembersih sekolah.
9) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambat pada buku paket hal. 54-56 terkait dengan akibat jika hak anak diabaikan, misalnya pengabaian dalam hal:
• Ketika saya ingin disayang keluarga
• Ketika saya ingin sarapan
• Ketika saya ingin main
• Ketika saya sakit
• Ketika saya ingin pintar
• Ketika saya ingin belajar
• Ketika saya ingin berteman
E. Kegiatan Penutup
1) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
2) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
F. Sumber/Bahan Belajar
1) Gambar tentang hak anak dan anggota keluarga di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, dan akibat hak anak diabaikan.
2) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 45-48, 48-50, 50-51, 52-53, dan 54-56.
3) Lingkungan rumah (keluarga).
4) Lingkungan sekolah.
G. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja, observasi,
Contoh Instrumen :
- Sebutkan beberapa contoh hak anak di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Kompetensi Dasar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana di sekolah (misalnya kalau di kelas siapa yang mengajar kalian?, apakah olah raga di sekolah ditemani Ibu/Bapak Guru? Siapa yang mengajarkan kamu menulis? Siapa yang mengajarimu membaca? Mengapa kamu diajari membaca dan menulis, dsb).
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta mewarnai gambar pada hal. 57-59 yang sesuai dengan hak anak di rumah dan di sekolah.
b) Guru membacakan wacana pada ”ajang budi pekerti” hal. 60-61, kemudian memberikan perntanyaan pemahaman kepada siswa mengenai hak anak untuk bersekolah.
c) Mengingatkan siswa mengenai pengertian hak dan akibat jika manusia tidak menerima hak.
d) Menugaskan semua siswa bercerita sesuai dengan petunjuk dalam gambar hal. 62-63.
e) Menginformasikan pemahaman budi pekerti terkait pelaksanaan hak.
f) Menunjukkan gambar di halaman 64 dan 65, kemudian menginstruksikan siswa untuk memilih gambar-gambar yang memuat orang yang menerima haknya.
g) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai hak anak, hak anggota keluarga, dan hak anggota keluarga lain di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, akibat jika hak anak diabaikan, dan pelaksanaan hak anak di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 66-68, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang kewajiban.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
3. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Hak kita di rumah adalah ...
a) Disayang ayah dan ibu
b) Mendapat nilai bagus
c) Disayang ibu dan bapak guru
2. Temanmu mengabaikanmu, hak kamu untuk berteman tidak dihormati, kamu merasa ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
2. Menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
3. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
4. Menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
2. Siswa dapat menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
3. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
4. Siswa dapat menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
B. Materi Ajar
1. Tata tertib di rumah.
2. Kewajiban di rumah.
3. Tata tertib di sekolah.
4. Kewajiban di sekolah.
5. Kewajiban di tempat umum.
6. Hubungan antara hak dan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
c) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa ditugaskan untuk mengamati gambar di buku paket PKn halaman 70-72 dan bertanya jawab tentang makna gambar, misalnya: kewajiban orang tua.
b) Siswa ditugaskan untuk membaca bacaan tentang kewajiban orang tua, seperti:
? Ayah adalah kepala keluarga
? Ayah bekerja mencari nafkah
? Ayah mendapat gaji
? Ibu mengasuh anak-anak
? Ibu mengatur rumah
? Ada juga ibu yang mencari nafkah
c) Guru bertanya jawab tentang keluarga siswa. Bagaimana keadaan keluarga anak-anak. Apakah ada yang sama dengan keadaan keluarga yang ada di:
? rumah Dina
? rumah Ketut
? rumah Robert
? rumah Meilan
? rumah Maria
d) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 72-73, kemudian membaca bacaan tentang kewajiban anggota keluarga lainnya, seperti:
? Kewajiban kita sebagai anak
? Kewajiban kita sebagai saudara
? Kewajiban pembantu
e) Siswa ditugaskan untuk menghitung orang yang ada dalam gambar dan menuliskan jumlah angka di kertas, serta menyebutkan kewajiban apa saja yang harus dilakukan (misalnya sebagai anak, sebagai ibu, ayah, dll).
f) Bertanya jawab tentang kewajiban anak di rumah dan menuliskannya di kertas masing-masing.
g) Guru menjelaskan apa saja kewajiban anak sebagai siswa di sekolah (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 74-75), seperti:
? Harus mematuhi tata tertib sekolah (apa saja yang harus dipatuhi? Didiskusikan secara klasikal dan siswa mencatat di bukunya)
? Harus sopan kepada guru (karena guru adalah pengganti orang tua di sekolah)
? Harus rajin belajar setiap hari (supaya menjadi anak yang pintar)
? Harus bersikap baik kepada semua teman
? Dan sebagainya (dikembangkan oleh guru dengan mengacu pada jawaban-jawaban siswa)
h) Guru menjelaskan apa saja kewajiban kita kalau berada di tempat umum (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 76-77), seperti di:
? Dalam bus
? Jalan raya
? Pasar
? Toko
? Sekolah
? Dan sebagainya
i) Berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 77-78), guru menjelaskan bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban (harus serasi, selaras dan seimbang). Siapapun tidak bisa hanya menuntut haknya saja tanpa memperhatikan kewajiban yang harus dipenuhi. Karena semua orang memiliki hak yang sama. Karena itu harus memperhatikan hak-hak orang lain juga.
j) Guru dan siswa bertanya jawab tentang akibat-akibat apa saja yang dapat terjadi apabila tidak melaksanakan kewajiban, misalnya:
? Kalau anak tidak patuh pada ibunya, maka ibu menjadi marah.
? Kalau siswa datang terlambat ke sekolah. Maka bapak guru akan marah.
? Kalau siswa malas belajar dan jarang mengerjakan pekerjaa rumah, maka siswa tersebut mendapatkan nilai jelek.
? Kalau membuang sampah sembarangan, maka sekolah menjadi kotor
? Kalau sekolahnya kotor, maka kepala sekolah akan marah
? Kepala sekolah akan mendapat teguran dari kepala/atasannya
? Kalau di kelas harus tertib, tidak boleh bergurau dan berbicara sendiri, tetapi harus mendengarkan tugas-tugas guru. Supaya menjadi pintar
? Kalau berbicara sendiri, kelas akan menjadi gaduh, menjadi kacau, dan ribut. Hal ini akan mengganggu kelas yang lain.
? Dan sebagainya
3. Kegiatan Penutup
1. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kewajiban di rumah, sekolah, tempat umum, dan hubungan antara hak dan kewajiban.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 69-74, 74-76, 76-77, 77-78.
3. Lingkungan rumah (keluarga).
4. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, dan penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Kewajiban kita sebagai anak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Kompetensi Dasar
Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.
Indikator
1. Melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
2. Melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
3. Melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
4. Mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
2. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
3. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
4. Siswa dapat mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
B. Materi Ajar
1. Melaksanakan kewajiban.
2. Akibat tidak melaksanakan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah, misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
c) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 78-79 dan membaca wacana tiap gambar tersebut tentang akibat yang ditimbulkan jika tidak melaksanakan kewajiban, seperti halnya apabila:
(1) Saya tidak patuh pada Ibu
(2) Saya tidak menjalankan tata tertib
(3) Saya tidak belajar
(4) Saya membuang sampah sembarangan
b) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan cara menghitung angka 1, 2, 3, 4 dan 5. Setelah semua selesai menghitung, langkah selanjutnya menugaskan semua yang telah menyebut angka 1 berkumpul menjadi satu kelompok. Yang menyebut angka 2 menjadi satu kelompok dan seterusnya sampai angka 5. sehingga di dalam kelas ada lima kelompok besar.
c) Setelah berkelompok, setiap kelompok diminta menghitung anggotanya. Kemudian semua kelompok ditugaskan mengamati gambar di halaman 80-83. Semua siswa ditugaskan memberi warna gambar, dan jumlah kelompok disesuaikan dengan tugas.
(1) Setelah gambar selesai semua kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan, apa cerita dan makna gambar tersebut dikaitkan dengan kewajiban anak. Seperti:
? Ketika saya ingin disayang, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya.
? Ketika saya ingin main, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin memiliki teman, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin mendapat nilai baik, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
(2) Setelah semua kelompok selesai mewarnai gambar, semua siswa ditugaskan untuk menuliskan ringkasan sederhana cerita dan makna gambar tersebut dan kewajiban apa yang harus dilakukan oleh anak-anak.
(3) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya. Dan menuliskan kewajiban apa saja kalau di kelas (misalnya piket kelas). Semua kelompok anak sebangku ditugaskan untuk menuliskan apa saja yang harus dilakukan ketika piket kelas.
(4) Hasil diskusi ditulis di kertas dan diberi nama anggota kelompoknya dan dikumpulkan kepada guru (sebagai portofolio kelompok siswa)
(5) Semua siswa ditugaskan untuk tulisan (karangan sederhana) ditujukan kepada guru (misalnya kalau saya ingin pintar, maka apa yang diminta dari guru, ditulis di kertas seperti lingkaran lambang waru di buku halaman 88).
(6) Semua siswa diminta berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu (misalnya ”disini senang, disana senang...) untuk menciptakan suasana yang menyenangkan
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kewajiban anak di rumah, sekolah, tempat umum, hubungan antara hak dan kewajiban, melaksanakan kewajiban, dan akibat tidak melaksanakan kewajiban, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 89-91, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang,melaksanakan kewajiban dan akibat tidak melaksanakan kewajiban.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 78-79 dan 80-91.
3. Lingkungan rumah (keluarga).
4. Lingkungan sekolah.
5. Lingkungan masyarakat (tempat umum).
F. Penilaian
Teknik : tugas kelompok, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Kamu wajib ... apabila kamu melihat ibu lelah menyapu.
2. Saya ingin pintar, saya wajib ...
a. Mencontek
b. Belajar
c. Bermain
3. Kewajibanmu sebagai kakak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa.
Indikator
10. Menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
11. Menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
12. Menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
13. Menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
14. Menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
15. Menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
16. Mengidentifikasi macam- macam agama di Indonesia.
17. Menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
18. Menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam jenis kelamin dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan perbedaan usia anggota keluarga.
3. Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri laki-laki dan perempuan.
4. Siswa dapat menceritakan dan melaksanakan hidup rukun di rumah (dalam keluarga).
5. Siswa dapat menceritakan suku bangsa dan agama yang dianut keluarganya serta teman dekat di sekolahnya.
6. Siswa dapat menceritakan hidup rukun dengan teman sekolah yang berbeda agama dan suku dengannya.
7. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam agama di Indonesia.
8. Siswa dapat menceritakan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya.
9. Siswa dapat menyebutkan istilah nama pemuka tiap agama di Indonesia.
B. Materi Ajar
1. Kerukunan dalam keluarga.
2. Rukun dengan teman sekolah.
3. Macam- macam agama di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan Kontekstual.
Pendekatan Cooperatif Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Tanya jawab.
Ceramah.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang jumlah anggota keluarga di rumah.
d) Mengajak semua siswa menyebutkan angka sesuai dengan jari telunjuk yang dikomando guru, dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang tugas jari (ibu jari tanda bagus, jari telunjuk untuk angkat jari, jari tengah untuk membersihkan hidung, jari manis tempat cincin, jari kelingking yang paling kecil untuk tanda kalau bersahabat) dan tanya jawab ini dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang kerukunan dan kerjasama.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 2 tentang kakak dan adik Dina.
Gambar Dina,
Gambar Dito (kakak)
Gambar Didi (adik)
e) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku (Dina anak kelas I SD mempunyai kakak dan adik yang berbeda usia, berbeda jenis kelamin, berbeda kelas dan sekolahnya).
f) Bertanya jawab tentang keluarga yang ada dalam gambar-gambar tersebut misalnya:
Siapa nama kakak Dina?
Siapa nama adik dina?
Kakak Dina laki-laki atau perempuan?
Berapa jumlah saudara Dina?
Kelas berapa kakak Dina? Berapa umurnya?
Kelas berapa adik Dina? Berapa umurnya?
Apakah kamu mempunyai kakak atau adik?
Berapa jumlah saudara kamu?
dst.
g) Semua siswa diminta mengamati gambar di halaman 3 tentang keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (ayah, ibu, dan 3 anak)
• Gambar Keluarga besar (ayah, ibu, 3 anak, kakek dan nenek)
l) Bertanya jawab tentang keluarga besar Dina yang ada dalam gambar misalnya:
• Berapa orang yang laki-laki?
• Berapa orang yang perempuan?
• Apa perbedaan laki dengan perempuan?
m) Semua siswa ditugaskan mengamati gambar-gambar di halaman 4, 5 dan 6 dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang suku-suku bangsa dan agama teman-teman Dina (agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Buddha).
n) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan teman sebangkunya dan mengamati gambar-gambar halaman 4, 5, dan 6.
o) Guru bercerita tentang isi bacaan dalam buku (dan bertanya jawab: Dina beragama Islam yang berbeda, dengan teman-teman dekatnya).
p) Dilanjutkan dengan berdiskusi kelas membahas bagaimana perbedaan tempat ibadah sesuai dengan agama dan apa agama yang dianut oleh siswa.
q) Semua siswa diminta mengamati gambar-gambar di halaman 7-8 tentang macam-macam tempat ibadah.
• Gambar Masjid untuk orang Islam
• Gambar Gereja untuk orang Katolik
• Gambar Gereja untuk orang Protestan
• Gambar Pura untuk orang Hindu
• Gambar Vihara untuk orang Buddha
h) Masing-masing siswa bercerita di gambar yang mana kalau beribadah (ikut ayah atau ibu).
i) Guru bercerita bahwa meskipun berbeda agama, kesukaaan, jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), tetapi harus hidup rukun, tidak boleh bertengkar dan saling sayang.
j) Semua siswa diminta mengamati gambar lima pemimpin agama di halaman 9 tentang permainan riang gembira.
k) Menugaskan semua siswa bergabung dengan teman sebangku.
Tugas memberi warna yang berbeda sesuai dengan arah pemimpin agama yang akan menuju tempat ibadahnya.
Kalau sudah selesai diberi warna, siswa diminta menceritakan kepada teman sebangkunya tempat ibadah mana yang biasanya dipakai beribadah keluarganya.
l) Guru bercerita tentang bacaan dalam buku halaman 10 (anak-anak yang berbeda kesukaan, tetapi tetap rukun).
m) Berdiskusi secara klasikal membahas kesukaan saudara-saudaranya di rumah (kontekstual)
n) Guru bercerita mengenai pentingnya bekerja bersama-sama seperti lima jari tangan di halaman 12.
o) Untuk pengayaan dan untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal-soal yang ada di dalam buku kerja/buku paket PKn, yaitu hal. 4, 6, 7, 9-11, dan 13.
k) Mengajak siswa bertepuk tangan dengan tiga macam suara (keras, semua jari ketemu; sedang telapak tangan di silang dan lemah ujung jari tangan menepuk ujung telapak tangan) dengan komando tepuk pramuka.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang Dina beserta adik dan kakak
2. Gambar tentang keluarga besar Dina.
3. Gambar tentang tempat ibadah lima agama.
4. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 1-4, 4-9, 10-13.
5. Orang tua.
6. Teman.
7. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
1. Nama saya adalah ...
Saudara saya berjumlah ... orang
Nama kakak saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Nama adik saya adalah ...
Dia seorang anak ...
Orang biasa memanggil ayah saya dengan nama ...
Orang biasa memanggil ibu saya dengan nama ...
2. Agama saya ...
Suku ayah saya ...
Suku ibu saya ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah.
Indikator
3. Mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
4. Mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup rukun di rumah dan di sekolah.
4. Siswa dapat mengidentifikasi cara-cara hidup tidak rukun di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c) Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang makan apa saja di rumah, berapa kali makan dalam satu hari, apakah makanan sudah memenuhi empat sehat lima sempurna, dsb.
2. Kegiatan Inti
c) Mengenalkan beberapa contoh cara hidup rukun dalam keluarga dengan juga meminta siswa untuk mengamati gambar di halaman 13 dan 14 tentang kerukunan keluarga Dina.
• Gambar Keluarga (Ayah, Ibu dan 3 anak) sedang makan bersama.
• Gambar Keluarga yang bekerja bersama membereskan alat-alat makan.
• Gambar keluarga waktu santai
d) Bertanya jawab tentang apa akibat nya jika tidak mau bekerja sama di rumah.
• Semua siswa diajak bertanya jawab sambil membuat kesimpulan.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar keluarga yang bekerja bersama saling membantu (rukun).
2. Gambar keluarga yang tidak bekerja sama saling membantu (tidak rukun).
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 13-17.
4. Orang tua.
5. Teman.
6. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
Sebutkan macam-macam contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerapkan cara-cara hidup rukun di rumah (keluarga) dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan pagi hari sejak bangun pagi sampai anak berangkat ke sekolah.
2. Kegiatan Inti
a) Bertanya jawab tentang kesukaan dan kebiasaan anak-anak di sekolah, dan meskipun berbeda agama, berbeda kesukaan dan berbeda kebiasaan, tetap harus rukun, tidak boleh bertengkar.
b) Guru menjelaskan apa akibatnya jika tidak rukun dengan teman sekolah.
c) Siswa ditugaskan untuk selalu rukun dengan semua temannya meskipun berbeda kesukaan, berbeda agama dan berbeda kebiasaannya.
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerukunan dalam keluarga dan antara teman sekolah, macam-macam agama di Indonesia, contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah, serta cara menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 22-24, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang tertib di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
a) Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
b) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
c) Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah gambar yang menggambarkan kerukunan di dalam keluargamu.
2. Supaya hidup rukun kita harus ...
a. Saling membenci
b. Saling memukul
c. Saling menghormati
3. Apabila ada teman yang bertengkar kamu akan ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Pkn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
5. Menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
6. Menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
7. Membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
8. Menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di dalam keluarga.
2. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
3. Siswa dapat membedakan sikap tertib dengan sikap tidak tertib.
4. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak tertib di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
1. Tertib di rumah dan di sekolah.
2. Apabila tidak tertib di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan anak ketika bangun pagi.
2. Kegiatan Inti
c) Siswa diajak untuk mengamati gambar pada hal. 26-28 tentang contoh kehidupan tertib di rumah dan di sekolah:
• Tertib pada pagi hari di rumah.
• Tertib masuk sekolah, tertib di kelas, tertib ketika jam istirahat, tertib ketika ulangan, tertib saat pulang sekolah.
• Tertib setelah di rumah, tertib pada malam hari di rumah.
d) Guru membacakan wacana setiap gambar kemudian dilanjutkan dengan bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak:
- Di rumah (apa saja yang dilakukan anak di rumah ketika bangun pagi dan setelah pulang sekolah), misalnya:
• Apakah biasa merapikan bantal dan gulingnya?
• Apakah biasa merapikan sprei?
• Apakah biasa mandi sendiri?
• Apakah biasa memakai baju sendiri?
• Siapa yang mengatur buku-buku untuk sekolah?
- Di sekolah dan di kelas (apa saja yang dilakukan anak ketika pagi hari, waktu datang, dan setelah ada di sekolah), misalnya:
• Apakah biasa datang ke sekolah tepat waktu?
• Apakah biasa tertib di dalam kelas waktu guru mengajar?
• Apakah biasa tertib ketika jam istirahat?
• Apakah biasa tertib ketika ulangan?
c) Guru bercerita kepada siswa mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di rumah dan di sekolah, seperti:
- Di rumah:
• Bangun tidur harus pagi
• Merapikan bantal, guling dan sprei
• Menyiapkan baju untuk sekolah
• Mandi pakai sabun dan gosok gigi (berapa kali mandi dalam sehari?)
• Ganti baju memakai seragam sendiri
• Makan pagi sendiri (berapa kali makan sehari?)
• Cium tangan ayah dan ibu ketika akan berangkat sekolah
• Pada malam hari belajar membaca-baca buku
- Di sekolah:
• Bangun harus pagi supaya berangkat ke sekolah tidak terlambat
• Memperhatikan guru mengajar
• Baju selalu rapi di sekolah
• Jam berapa harus berangkat ke sekolah
• Jam berapa kalau pulang sekolah
• Cium tangan bapak/ibu guru ketika pulang sekolah
• Tertib ketika jam istirahat di sekolah
d) Siswa diajak untuk mengamati gambar hal. 29-34 tentang contoh kehidupan tidak tertib di rumah dan di sekolah:
• Tidak tertib pada pagi hari di rumah.
• Tidak tertib masuk sekolah, tidak tertib di kelas, tidak tertib ketika istirahat, tidak tertib ketika ulangan, tidak tertib saat pulang sekolah.
• Tidak tertib setelah di rumah, tidak tertib waktu bermain, tidak tertib waktu malam hari di rumah.
e) Guru membacakan wacana contoh kehidupan yang tidak tertib sambil berdiskusi dikaitkan dengan kehidupan nyata sehari-hari.
f) Guru bercerita tentang apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di rumah dan di sekolah.
g) Guru menjelaskan akibat yang ditimbulkan dari sikap tidak tertib anak di rumah dan di sekolah.
h) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di rumah dan di sekolah.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
6. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah dan di sekolah.
7. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-28, 29-34.
8. Orang tua.
9. Teman.
10. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh Instrumen :
- Contoh hidup tertib pada pagi hari adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
4. Melaksanakan hidup tertib di rumah.
5. Melaksanakan hidup tertib di sekolah.
6. Melaksanakan hidup tertib di tempat umum.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (3 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat melaksanakan hidup tertib di rumah, di sekolah, dan di tempat umum.
B. Materi Ajar
4. Tertib di rumah dan di sekolah.
5. Tertib di tempat umum.
6. Apabila tidak tertib di tempat umum.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi kelas dan diskusi kelompok.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Bertanya jawab dengan siswa tentang hidup tertib dikaitkan dengan materi pokok yaitu tentang ketertiban yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya dan masing-masing kelompok ditugaskan untuk saling bercerita kegiatannya di rumah ketika bangun pagi. Kemudian belajar menulis kata-kata yang mengandung tata tertib (misalnya: belajar, mandi, makan, cium tangan dll), lalu mengumpulkannya dengan menuliskan nama anggota setiap kelompok sebangkunya di kertas.
b) Guru menyiapkan kartu dan gambar yang menggambarkan tertib dan tidak tertib baik di rumah maupun di sekolah. Misalnya: menyiapkan kartu pasangan sejumlah siswa di kelas. Jika jumlah siswa 40 anak, dan di bawah ini ada 8 macam kartu, maka kartu difoto copy sebanyak 5 kali.
• Kartu gambar suasana tertib di kelas (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib di kelas”
• Kartu gambar tertib ketika jam istirahat (halaman 27)
• Kartu berisi kata ”Tertib bermain”
• Kartu gambar tidak tertib pagi hari (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak tertib bangun pagi”
• Kartu gambar tidak tertib masuk sekolah (hal 29)
• Kartu berisi kata ”Tidak Tertib ke sekolah”
c) Guru mengajak semua siswa berdiri kemudian dikomando agar maju ke depan kelas tanpa diatur (siswa yang maju begitu saja mencerminkan kehidupan yang tidak tertib). Setelah berada di depan kelas, semua siswa diajak untuk mengambil satu kartu yang sudah disiapkan di depan.
d) Setelah semua memegang kartu, anak-anak diminta berdiri di tepi kelas seluruhnya menghadap ke dalam (melingkar) sambil menunjukkan kartu dihadapkan kepada temannya, sehingga masing-masing dapat melihat kartu yang dipegang. Semua siswa saling melihat kartu dari tempatnya berdiri.
e) Tugas berikutnya, semua siswa bergabung dengan pasangannya (gambar dengan tulisan, ada 4 pasang kali 5).
f) Setelah berpasangan, siswa diminta kembali ke kursi bersama pasangan masing-masing. Kemudian meminta semua maju lagi ke depan kelas sambil diatur deret bangku mana yang maju terlebih dulu, disusul deret bangku berikutnya. Hal ini mencerminkan kehidupan tertib.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang contoh kegiatan anak yang mencerminkan tertib dan tidak tertib.
2. Kegiatan Inti
i) Mengidentifikasi tempat umum (tempat ibadah, sekolah, jalan raya, pertokoan, pasar, warung dll).
j) Bertanya jawab atau diskusi kelas membahas tentang kehidupan dan kebiasaan anak di tempat umum (apa saja yang dilakukan anak di tempat umum) misalnya:
• Apa saja yang dimaksud tempat umum?
• Apakah biasa tertib di jalan raya?
• Apakah biasa tertib ketika di restoran?
• Apakah biasa tertib di tempat ibadah?
k) Guru bercerita tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di tempat umum (apa saja yang harus dilakukan oleh anak agar hidup tertib di tempat umum) seperti:
• Antre kalau akan membayar di kasir
• Menyeberang di zebra cross
• Tidak bertengkar di tempat ibadah
• Bangun harus pagi (jam berapa bangun pagi setiap harinya?)
• Dsb.
l) Guru bercerita apa pentingnya atau untungnya hidup tertib di tempat umum dan apa akibatnya atau ruginya jika tidak tertib di tempat umum (perbedaan tertib dan tidak tertib).
m) Menugaskan semua siswa agar selalu hidup tertib di tempat umum.
n) Guru menugaskan semua siswa untuk berkelompok dengan teman sebangku dan mengamati gambar di hal 40 (tugas: amati dan diskusikan/bicarakan dengan teman apakah ada siswa yang tidak tertib?), setelah itu diminta mengerjakan pertanyaan pemahaman di hal 41.
o) Semua siswa ditugaskan untuk mengerjakan tugas “Ekspresikan dirimu”.
p) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai sikap tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, serta akibat jika tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 43-44, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang hak anak di rumah dan di sekolah.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar tentang kehidupan tertib dan tidak tertib di rumah, sekolah, dan tempat umum.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 25-34, 34-42.
3. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian lisan atau tertulis (uraian singkat), penilaian sikap, pilihan ganda.
Contoh Instrumen :
1. Setiap pagi saya bangun pukul ...
Saya tiba di sekolah pukul ...
Apabila guru menerangkan saya ...
Sepulang sekolah saya menaruh sepatu di ...
Apabila guru memberikan pekerjaan rumah saya akan ...
Saya tidur pukul ...
2. Sebutkan contoh hidup tertib di tempat umum.
3. Contoh hidup tertib di sekolah adalah ...
a. Terlambat sekolah
b. Mendengarkan guru yang
mengajar
c. Ribut di kelas
4. Kalau kita melanggar tata tertib, kita akan di ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Menerapkan hak anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya.
Indikator
4. Menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
5. Menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
6. Menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat menyebutkan macam-macam contoh hak anak di rumah.
5. Siswa dapat menyebutkan hak-hak anggota keluarga di rumah.
6. Siswa dapat menceritakan cara bersikap kasih sayang di dalam lingkungan keluarga.
B. Materi Ajar
7. Hak anak di rumah.
8. Hak anggota keluarga di rumah.
9. Hak anggota keluarga lain.
10. Hak anak di sekolah.
11. Hak warga sekolah.
12. Akibat jika hak anak diabaikan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana keluarga di rumah (misalnya kalau makan siapa yang menyiapkan?, apakah tidur di kamar sendiri atau bersama orang tua? Siapa yang membelikan baju? dsb).
c) Mengajak semua siswa menyanyikan lagu ”sayang ibu” (satu satu aku sayang ibu... dua dua...dst) dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu tersebut dan dikaitkan dengan materi pokok yang akan dibahas, yaitu tentang hak-hak anak di rumah.
2. Kegiatan Inti
Menunjukkan gambar tentang keluarga Dina pada buku paket hal. 46.
a) Guru membacakan wacana pada hal. 46 buku paket tentang bagaimana ketika saya ingin disayang, misalnya:
• Saya berhak disayang oleh ayah dan ibu
• Ayah dan ibu menyayangi saya
• Saya menjadi senang
• Dito kakak saya dan didi adik saya juga sayang
b) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana terkait dengan hak-hak anak pada hal. 47-48, seperti:
• Hak ketika saya ingin makan
• Hak ketika saya ingin main
• Hak ketika saya sakit
• Hak ketika saya ingin pintar
c) Guru membacakan wacana pada hal. 48-50 mengenai hak anggota keluarga di rumah, seperti hak ayah dan ibu, kakak, adik, anggota keluarga yang lain, serta pembantu di rumah.
d) Menunjukkan gambar tentang hak anak di sekolah Dina pada buku paket hal. 50 – 51, yaitu:
• Gambar Bapak Guru sedang mengajar dan siswa mendengarkan
• Gambar anak-anak sedang bermain tali
• Gambar anak-anak sedang olah raga
• Gambar anak sedang belajar mengerjakan soal
e) Guru membacakan wacana bagaimana ketika saya ingin pintar (apabila siswa sudah bisa membaca, akan lebih baik siswa yang membaca dengan bimbingan guru), seperti:
• Saya berhak mendapat pelajaran
• Saya berhak diajar ibu dan bapak guru
• Ibu dan bapak guru mengajar saya membaca
• Saya menjadi senang
• Dst (bisa dikembangkan sambil diselingi bertanya jawab)
f) Bertanya jawab tentang gambar dan wacana pada buku paket hal. 50 -51 terkait dengan hak-hak anak di sekolah, yaitu:
• Hak ketika saya ingin pintar:
Dikembangkan dari hasil bertanya jawab dengan siswa. Apa saja yang harus dikerjakan anak supaya menjadi pintar (misalnya harus rajin ke sekolah, tidak boleh terlambat, harus belajar membaca, belajar menulis dsb).
• Hak ketika saya ingin memiliki teman
• Hak ketika saya ingin sehat
• Hak ketika saya ingin naik kelas
7) Guru menunjukkan gambar pada buku paket hal. 52-53, seperti:
• Gambar ibu guru sedang mengajar
• Gambar kepala sekolah
• Gambar teman kita
• Gambar penjaga sekolah
• Gambar pembersih sekolah
8) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambar pada buku paket hal. 52-53 terkait dengan hak warga sekolah, seperti hak bapak dan ibu guru, kepala sekolah, teman kita, penjaga sekolah, dan pembersih sekolah.
9) Guru menunjukkan gambar dan membacakan wacana tiap gambat pada buku paket hal. 54-56 terkait dengan akibat jika hak anak diabaikan, misalnya pengabaian dalam hal:
• Ketika saya ingin disayang keluarga
• Ketika saya ingin sarapan
• Ketika saya ingin main
• Ketika saya sakit
• Ketika saya ingin pintar
• Ketika saya ingin belajar
• Ketika saya ingin berteman
E. Kegiatan Penutup
1) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
2) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
F. Sumber/Bahan Belajar
1) Gambar tentang hak anak dan anggota keluarga di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, dan akibat hak anak diabaikan.
2) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 45-48, 48-50, 50-51, 52-53, dan 54-56.
3) Lingkungan rumah (keluarga).
4) Lingkungan sekolah.
G. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja, observasi,
Contoh Instrumen :
- Sebutkan beberapa contoh hak anak di rumah dan di sekolah.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Kompetensi Dasar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
Indikator
Menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menerima hak anak di rumah dan di sekolah.
B. Materi Ajar
Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi kelas.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
c) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
d) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suasana di sekolah (misalnya kalau di kelas siapa yang mengajar kalian?, apakah olah raga di sekolah ditemani Ibu/Bapak Guru? Siapa yang mengajarkan kamu menulis? Siapa yang mengajarimu membaca? Mengapa kamu diajari membaca dan menulis, dsb).
2. Kegiatan Inti
h) Siswa diminta mewarnai gambar pada hal. 57-59 yang sesuai dengan hak anak di rumah dan di sekolah.
i) Guru membacakan wacana pada ”ajang budi pekerti” hal. 60-61, kemudian memberikan perntanyaan pemahaman kepada siswa mengenai hak anak untuk bersekolah.
j) Mengingatkan siswa mengenai pengertian hak dan akibat jika manusia tidak menerima hak.
k) Menugaskan semua siswa bercerita sesuai dengan petunjuk dalam gambar hal. 62-63.
l) Menginformasikan pemahaman budi pekerti terkait pelaksanaan hak.
m) Menunjukkan gambar di halaman 64 dan 65, kemudian menginstruksikan siswa untuk memilih gambar-gambar yang memuat orang yang menerima haknya.
n) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai hak anak, hak anggota keluarga, dan hak anggota keluarga lain di rumah, hak anak di sekolah, hak warga sekolah, akibat jika hak anak diabaikan, dan pelaksanaan hak anak di rumah dan di sekolah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 66-68, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
d) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
e) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
f) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
e) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
f) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
g) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
h) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang kewajiban.
E. Sumber/Bahan Belajar
4. Gambar yang mencerminkan cara hidup yang tidak rukun di rumah dan di sekolah.
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 18-24.
6. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan berekspresi melalui gambar), pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
3. Hak kita di rumah adalah ...
d) Disayang ayah dan ibu
e) Mendapat nilai bagus
f) Disayang ibu dan bapak guru
4. Temanmu mengabaikanmu, hak kamu untuk berteman tidak dihormati, kamu merasa ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar
Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator
1. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
2. Menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
3. Menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
4. Menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
5. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi anak di rumah.
6. Siswa dapat menceritakan keuntungan melaksanakan kewajiban di rumah.
7. Siswa dapat menyebutkan macam-macam tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa di sekolah.
8. Siswa dapat menceritakan pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga sekolah.
B. Materi Ajar
7. Tata tertib di rumah.
8. Kewajiban di rumah.
9. Tata tertib di sekolah.
10. Kewajiban di sekolah.
11. Kewajiban di tempat umum.
12. Hubungan antara hak dan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
d) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
e) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
f) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
k) Semua siswa ditugaskan untuk mengamati gambar di buku paket PKn halaman 70-72 dan bertanya jawab tentang makna gambar, misalnya: kewajiban orang tua.
l) Siswa ditugaskan untuk membaca bacaan tentang kewajiban orang tua, seperti:
? Ayah adalah kepala keluarga
? Ayah bekerja mencari nafkah
? Ayah mendapat gaji
? Ibu mengasuh anak-anak
? Ibu mengatur rumah
? Ada juga ibu yang mencari nafkah
m) Guru bertanya jawab tentang keluarga siswa. Bagaimana keadaan keluarga anak-anak. Apakah ada yang sama dengan keadaan keluarga yang ada di:
? rumah Dina
? rumah Ketut
? rumah Robert
? rumah Meilan
? rumah Maria
n) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 72-73, kemudian membaca bacaan tentang kewajiban anggota keluarga lainnya, seperti:
? Kewajiban kita sebagai anak
? Kewajiban kita sebagai saudara
? Kewajiban pembantu
o) Siswa ditugaskan untuk menghitung orang yang ada dalam gambar dan menuliskan jumlah angka di kertas, serta menyebutkan kewajiban apa saja yang harus dilakukan (misalnya sebagai anak, sebagai ibu, ayah, dll).
p) Bertanya jawab tentang kewajiban anak di rumah dan menuliskannya di kertas masing-masing.
q) Guru menjelaskan apa saja kewajiban anak sebagai siswa di sekolah (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 74-75), seperti:
? Harus mematuhi tata tertib sekolah (apa saja yang harus dipatuhi? Didiskusikan secara klasikal dan siswa mencatat di bukunya)
? Harus sopan kepada guru (karena guru adalah pengganti orang tua di sekolah)
? Harus rajin belajar setiap hari (supaya menjadi anak yang pintar)
? Harus bersikap baik kepada semua teman
? Dan sebagainya (dikembangkan oleh guru dengan mengacu pada jawaban-jawaban siswa)
r) Guru menjelaskan apa saja kewajiban kita kalau berada di tempat umum (berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 76-77), seperti di:
? Dalam bus
? Jalan raya
? Pasar
? Toko
? Sekolah
? Dan sebagainya
s) Berdasarkan acuan gambar dan bacaan dalam buku paket PKn hal. 77-78), guru menjelaskan bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban (harus serasi, selaras dan seimbang). Siapapun tidak bisa hanya menuntut haknya saja tanpa memperhatikan kewajiban yang harus dipenuhi. Karena semua orang memiliki hak yang sama. Karena itu harus memperhatikan hak-hak orang lain juga.
t) Guru dan siswa bertanya jawab tentang akibat-akibat apa saja yang dapat terjadi apabila tidak melaksanakan kewajiban, misalnya:
? Kalau anak tidak patuh pada ibunya, maka ibu menjadi marah.
? Kalau siswa datang terlambat ke sekolah. Maka bapak guru akan marah.
? Kalau siswa malas belajar dan jarang mengerjakan pekerjaa rumah, maka siswa tersebut mendapatkan nilai jelek.
? Kalau membuang sampah sembarangan, maka sekolah menjadi kotor
? Kalau sekolahnya kotor, maka kepala sekolah akan marah
? Kepala sekolah akan mendapat teguran dari kepala/atasannya
? Kalau di kelas harus tertib, tidak boleh bergurau dan berbicara sendiri, tetapi harus mendengarkan tugas-tugas guru. Supaya menjadi pintar
? Kalau berbicara sendiri, kelas akan menjadi gaduh, menjadi kacau, dan ribut. Hal ini akan mengganggu kelas yang lain.
? Dan sebagainya
3. Kegiatan Penutup
1. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
5. Gambar tentang kewajiban di rumah, sekolah, tempat umum, dan hubungan antara hak dan kewajiban.
6. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 69-74, 74-76, 76-77, 77-78.
7. Lingkungan rumah (keluarga).
8. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, dan penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Kewajiban kita sebagai anak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : I (Satu)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Kompetensi Dasar
Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat.
Indikator
5. Melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
6. Melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
7. Melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
8. Mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
5. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai anak di rumah.
6. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai siswa di sekolah.
7. Siswa dapat melaksanakan kewajiban sebagai warga masyarakat.
8. Siswa dapat mengetahui akibat seorang anak yang tidak melaksanakan kewajiban anak di rumah, sekolah, dan masyarakat.
B. Materi Ajar
3. Melaksanakan kewajiban.
4. Akibat tidak melaksanakan kewajiban.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
7. Pendekatan Kontekstual.
8. Pendekatan Cooperatif Learning.
9. Diskusi dengan teman sebangku.
10. Tanya jawab.
11. Ceramah.
12. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
d) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
e) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di rumah, misalnya membantu ibu menyapu lantai, membantu ayah menyiram bunga dll.
f) Mengajak siswa bertanya jawab tentang tugas-tugas anak di sekolah misalnya belajar, mengerjakan PR, datang ke sekolah tepat waktu dsb.
2. Kegiatan Inti
b) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar hal. 78-79 dan membaca wacana tiap gambar tersebut tentang akibat yang ditimbulkan jika tidak melaksanakan kewajiban, seperti halnya apabila:
(1) Saya tidak patuh pada Ibu
(2) Saya tidak menjalankan tata tertib
(3) Saya tidak belajar
(4) Saya membuang sampah sembarangan
b) Menugaskan semua siswa berkelompok dengan cara menghitung angka 1, 2, 3, 4 dan 5. Setelah semua selesai menghitung, langkah selanjutnya menugaskan semua yang telah menyebut angka 1 berkumpul menjadi satu kelompok. Yang menyebut angka 2 menjadi satu kelompok dan seterusnya sampai angka 5. sehingga di dalam kelas ada lima kelompok besar.
c) Setelah berkelompok, setiap kelompok diminta menghitung anggotanya. Kemudian semua kelompok ditugaskan mengamati gambar di halaman 80-83. Semua siswa ditugaskan memberi warna gambar, dan jumlah kelompok disesuaikan dengan tugas.
(1) Setelah gambar selesai semua kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan, apa cerita dan makna gambar tersebut dikaitkan dengan kewajiban anak. Seperti:
? Ketika saya ingin disayang, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya.
? Ketika saya ingin main, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin memiliki teman, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
? Ketika saya ingin mendapat nilai baik, maka saya harus bersikap ........ (gambar yang benar diwarnai) setelah didiskusikan di kelompoknya
(2) Setelah semua kelompok selesai mewarnai gambar, semua siswa ditugaskan untuk menuliskan ringkasan sederhana cerita dan makna gambar tersebut dan kewajiban apa yang harus dilakukan oleh anak-anak.
(3) Semua siswa diminta berkelompok dengan teman sebangkunya. Dan menuliskan kewajiban apa saja kalau di kelas (misalnya piket kelas). Semua kelompok anak sebangku ditugaskan untuk menuliskan apa saja yang harus dilakukan ketika piket kelas.
(4) Hasil diskusi ditulis di kertas dan diberi nama anggota kelompoknya dan dikumpulkan kepada guru (sebagai portofolio kelompok siswa)
(5) Semua siswa ditugaskan untuk tulisan (karangan sederhana) ditujukan kepada guru (misalnya kalau saya ingin pintar, maka apa yang diminta dari guru, ditulis di kertas seperti lingkaran lambang waru di buku halaman 88).
(6) Semua siswa diminta berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu (misalnya ”disini senang, disana senang...) untuk menciptakan suasana yang menyenangkan
d) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kewajiban anak di rumah, sekolah, tempat umum, hubungan antara hak dan kewajiban, melaksanakan kewajiban, dan akibat tidak melaksanakan kewajiban, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 89-91, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
e) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
f) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
g) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
h) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
6. Gambar tentang,melaksanakan kewajiban dan akibat tidak melaksanakan kewajiban.
7. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas I, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 78-79 dan 80-91.
8. Lingkungan rumah (keluarga).
9. Lingkungan sekolah.
10. Lingkungan masyarakat (tempat umum).
F. Penilaian
Teknik : tugas kelompok, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Kamu wajib ... apabila kamu melihat ibu lelah menyapu.
2. Saya ingin pintar, saya wajib ...
d. Mencontek
e. Belajar
f. Bermain
3. Kewajibanmu sebagai kakak adalah ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Mengamalkan makna sumpah pemuda.
Kompetensi Dasar
Mengenal makna satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
Indikator
19. Menjelaskan pengertian kerja sama.
20. Menjelaskan manfaat kerja sama.
21. Menjelaskan akibat tidak mau bekerja sama.
22. Mengidentifikasi kegiatan yang memerlukan kerja sama dan kegiatan yang harus dilakukan sendiri.
23. Menceritakan kerja sama yang dilakukan di sekolah.
24. Melaksanakan kerja sama di sekolah.
25. Menceritakan sejarah terjadinya sumpah pemuda.
26. Menyebutkan isi sumpah pemuda.
27. Menjelaskan makna isi sumpah pemuda.
28. Menjelaskan arti satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (3 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian kerja sama.
2. Siswa dapat menjelaskan manfaat kerja sama.
3. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak mau bekerja sama.
4. Siswa dapat mengidentifikasi kegiatan yang memerlukan kerja sama dan kegiatan yang harus dilakukan sendiri.
5. Siswa dapat menceritakan kerja sama yang dilakukan di sekolah.
6. Siswa dapat melaksanakan kerja sama di sekolah.
7. Siswa dapat menceritakan sejarah terjadinya sumpah pemuda.
8. Siswa dapat menyebutkan isi sumpah pemuda.
9. Siswa dapat menjelaskan makna isi sumpah pemuda.
10. Siswa dapat menjelaskan arti satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.
B. Materi Ajar
1. Kerja sama.
2. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelompok.
4. Diskusi kelas.
5. Tanya jawab.
6. Ceramah.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan-kegiatan tim yang pernah dilakukan di sekolah.
c) Mengajak siswa menceritakan pengalaman mereka melakukan kegiatan dalam suatu tim di sekolah.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta mengamati gambar di halaman 2 dan 3 tentang pertandingan tim bola basket kelas Dina.
h) Guru menunjuk dua sampai tiga siswa untuk bergiliran membacakan bacaan dalam buku (bacaan berjudul ”pertandingan basket” halaman 2).
i) Menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 3.
j) Guru menjelaskan pengertian kerja sama dengan memberi contoh pada bacaan ”pertandingan basket”.
k) Semua siswa diminta berkelompok dengan dua sampai tiga teman sekelasnya dan mendiskusikan hal berikut dengan teman sekelompoknya.
• Manfaat kerja sama.
• Akibat tidak mau bekerja sama.
• Contoh-contoh kerja sama yang dapat dilakukan di sekolah.
• Contoh-contoh kegiatan sekolah yang tidak boleh dilakukan dengan kerja sama.
r) Guru menjelaskan bahwa diskusi yang siswa lakukan dalam kelompok merupakan salah satu bentuk kerja sama.
s) Guru menjelaskan cara berdiskusi yang baik.
t) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai hasil diskusi kelompok.
3. Kegiatan Penutup
a) Guru mengajak semua siswa mengambil kesimpulan dari hasil diskusi kelompok.
b) Guru mengingatkan kembali siswa mengenai pentingnya kerja sama.
c) Guru mengingatkan kembali siswa bahwa tidak semua kegiatan dapat dilakukan dengan kerja sama.
d) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang suku-suku yang ada di Indonesia.
c) Dilanjutkan tanya jawab tentang keanekaragaman budaya di Indonesia.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta membaca dalam hati bacaan tentang sumpah pemuda di halaman 4 sampai 7.
b) Guru melakukan tanya jawab dengan siswa tentang sejarah terjadinya sumpah pemuda yang diceritakan pada bacaan halaman 4-7.
c) Guru menceritakan kembali sejarah terjadinya sumpah pemuda.
d) Menunjuk dua sampai tiga siswa untuk membacakan isi sumpah pemuda.
e) Menjelaskan bahwa isi sumpah pemuda harus selalu diterapkan oleh siswa pada masa sekarang.
f) Menjelaskan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” sebagai inti dari sumpah pemuda dan hubungannya dengan Bhinneka Tunggal Ika.
g) Menugaskan semua siswa untuk mengerjakan pertanyaan pemahaman dan ayo bercerita di halaman 7.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang isi sumpah pemuda dan semboyan “satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” (tanpa melihat buku).
c) Menceritakan pentingnya memahami makna isi sumpah pemuda dan semboyan “satu nusa, satu bangsa, satu bahasa”.
2. Kegiatan Inti
a) Semua siswa diminta membaca dalam hati bacaan ajang budi pekerti di halaman 8 dan 9.
b) Guru menceritakan kembali bacaan ajang budi pekerti halaman 8 dan 9 tentang kelima jari tangan yang pada akhirnya menyadari pentingnya kerja sama dan saling menolong.
c) Melakukan tanya jawab pertanyaan pemahaman halaman 9.
d) Meminta semua siswa berkelompok dengan empat sampai lima teman sekelasnya dan mendiskusikan hal berikut.
• Hubungan kerja sama dengan isi sumpah pemuda dan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa.
• Makna isi sumpah pemuda dan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” bagi siswa pada masa sekarang.
• Mengapa sumpah pemuda dan semboyan ”satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” perlu diketahui dan dipahami maknanya oleh bangsa Indonesia, bahkan pada masa sekarang.
e) Guru meminta perwakilan setiap kelompok membacakan hasil diskusi kelompoknya.
f) Guru menjelaskan cara mengutarakan pendapat dengan baik
g) Guru meminta setiap kelompok memberi pendapat atau komentar tentang hasil diskusi kelompok lain.
.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 1-3, 4-9.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas kelompok, tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
1. Manfaat kerja sama adalah ....
Jika tidak mau bekerja sama akibatnya ....
Kerja sama di sekolah misalnya ....
Kegiatan di sekolah yang harus saya kerjakan sendiri misalnya ....
Saya dan teman-teman bekerja sama dalam ....
2. Sebutkan isi sumpah pemuda.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III(Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Kompetensi Dasar
Mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari..
Indikator
Mengamalkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari (di rumah, sekolah, dll).
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengamalkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
B. Materi Ajar
Mengamalkan sumpah pemuda.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Tanya jawab.
4. Ceramah.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang cara mengamalkan sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari.
c) Menceritakan beberapa contoh pengamalan sumpah pemuda.
2. Kegiatan Inti
e) Meminta semua siswa mengisi kolom sikap pada halaman 10.
f) Menunjuk beberapa siswa untuk membacakan hasil pekerjaannya dan membandingkan dengan hasil pekerjaan siswa lain.
g) Bertanya jawab tentang sikap mana pada kolom sikap halaman 10 yang sesuai dan tidak sesuai dengan makna sumpah pemuda beserta alasannya.
h) Menunjuk beberapa siswa untuk menyebutkan contoh pengamalan sumpah pemuda selain yang telah tertulis di buku.
i) Meminta semua siswa mengamati gambar-gambar tentang pengamalan sumpah pemuda di halaman 12 sampai 17.
j) Menunjuk beberapa siswa menentukan gambar mana pada setiap nomor soal yang sesuai dengan pengamalan sumpah pemuda.
k) Menugaskan semua siswa mewarnai gambar di halaman 12 sampai 17 yang sesuai dengan pengamalan sumpah pemuda (sesuai petunjuk pada halaman 12).
l) Menugaskan semua siswa mengerjakan tugas ekspresikan dirimu.
m) Mengajak semua siswa menyanykan lagu ”dari Sabang sampai Merauke” di halaman 19 dengan penuh semangat.
n) Menugaskan semua siswa untuk selalu mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda.
o) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerja sama, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,dan pengamalan sumpah pemuda, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 20-22, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang norma yang berlaku di masyarakat.
E. Sumber/Bahan Belajar
a) Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 10-22.
c) Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap, penilaian portofolio (membuat karangan), penilaian tertulis (pilihan ganda, uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah sebuah karangan yang menceritakan pendapatmu mengenai teman yang berbeda asal-usul denganmu. Ceritakan apakah kamu menyukai atau kurang menyukainya dan apa alasannya. Apabila kamu tidak menyukainya, ceritakan apa yang harus kamu lakukan sesuai dengan makna sumpah pemuda.
2. Bangsa Indonesia mudah dijajah selama berabad-abad karena ...
a. terpecah belah
b. penakut
c. mudah menyerah
3. Apa arti semboyan “Satu nusa,Satu Bangsa, Satu Bahasa”?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Pkn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Melaksanakan norma yang berlaku di masyarakat.
Kompetensi Dasar
Mengenal aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar.
Indikator
9. Menjelaskan pengertian norma.
10. Mengidentifikasi macam-macam norma yang berlaku di masyarakat.
11. Menjelaskan fungsi norma dalam masyarakat.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian norma.
2. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam norma yang berlaku di masyarakat.
3. Siswa dapat menjelaskan fungsi norma dalam masyarakat.
B. Materi Ajar
Norma yang berlaku di masyarakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang aturan-aturan yang berlaku di sekolah.
c) Dilanjutkan dengan tanya jawab tentang aturan-aturan yang berlaku di rumah dan lingkungan tempat tinggal (RT, RW, dst).
2. Kegiatan Inti
e) Siswa diajak untuk mengamati gambar pada hal. 24-25 tentang contoh penerapan norma di masyarakat.
f) Guru menjelaskan pengertian norma, yaitu aturan-aturan yang digunakan sebaai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
g) Guru menjelaskan beberapa norma yang berlaku di masyarakat, yaitu:
• Norma agama
• Norma kesusilaan
• Norma kesopanan
• Norma kebiasaan
• Norma hukum
d) Guru menunjuk beberapa siswa untuk membaca bacaan tentang berbagai norma yang berlaku di masyarakat halaman 24 sampai 25.
e) Guru melakukan tanya jawab mengenai pengertian dan contoh setiap norma pada bacaan tersebut.
f) Guru menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 26 mengenai fungsi norma dalam masyarakat.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 24-26.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan
Contoh Instrumen :
Mengapa norma dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar.
Indikator
7. Menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.
8. Mengidentifikasi aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitar siswa
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.
2. Siswa dapat mengidentifikasi aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitar siswa.
B. Materi Ajar
Hidup dalam norma yang berlaku.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
17. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Bertanya jawab dengan siswa tentang hal berikut.
• Pernahkah merusakkan barang ibu atau ayah tanpa sepengetahuan mereka?
• Ibadah apa yang siswa lakukan sesuai dengan agama dan kepercayaannya?
• Apa yang harus dilakukan ketika medapat bantuan dari orang lain?
• Pernahkah pergi mengunjungi saudara ketika hari raya?
c) Guru menjelaskan bahwa hal-hal tersebut di atas merupakan contoh norma yang berlaku di masyarakat.
2. Kegiatan Inti
a) Guru menunjuk beberapa siswa untuk membacakan bacaan halaman 26 sampai 30.
b) Guru menugaskan semua siswa mengerjakan pertanyaan pemahaman yang ada di halaman 27 sampai 30.
c) Guru melakukan tanya jawab mengenai hasil pekerjaan siswa.
d) Guru menugaskan semua siswa membaca dalam hati bacaan ajang budi pekerti di halaman 31.
e) Guru menunjuk tiga sampai empat siswa untuk menceritakan kembali bacaan tersebut di depan kelas.
f) Guru menanyakan pendapat beberapa siswa lain mengenai cerita tersebut.
g) Guru menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 33.
h) Guru menugaskan siswa untuk menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di masyarakat selain yang telah tertulis di buku dan termasuk norma apakah aturan itu.
i) Guru menugaskan siswa untuk menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitarnya (rumah, sekolah, dst) selain yang telah tertulis di buku dan termasuk norma apakah aturan itu.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 26-33.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja, penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
1. Berani mengakui kesalahan adalah salah satu contoh penerapan norma ....
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Kompetensi Dasar
Melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar.
Indikator
1. Mengidentifikasi tindakan melaksanakan norma yang berlaku.
2. Mengidentifikasi tindakan melanggar norma yang berlaku.
9. Menjelaskan akibat melanggar norma yang berlaku di masyarakat.
10. Melaksanakan aturan atau norma yang berlaku di masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi tindakan melaksanakan norma yang berlaku.
2. Siswa dapat mengidentifikasi tindakan melanggar norma yang berlaku.
3. Siswa dapat menjelaskan akibat melanggar norma yang berlaku di masyarakat.
4. Siswa dapat melaksanakan aturan atau norma yang berlaku di masyarakat.
B. Materi Ajar
Melaksanakan norma yang berlaku
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Tanya jawab.
4. Diskusi kelompok.
5. Diskusi kelas.
6. Ceramah.
7. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Guru menyebutkan beberapa tindakan yang sesuai dengan norma dan yang melanggar norma.
c) Kemudian siswa diminta menentukan apakah tindakan itu sesuai atau melanggar norma yang berlaku.
2. Kegiatan Inti
q) Guru menugaskan siswa untuk berkelompok dengan dua sampai tiga teman sekelasnya.
r) Setiap kelompok diminta mengerjakan soal latihan halaman 34 sampai 36 dengan cara mendiskusikan jawaban mereka.
s) Bertanya jawab mengenai hasil diskusi kelompok.
t) Guru meminta setiap kelompok membuat kesimpulan mengenai akibat melanggar norma yang berlaku di masyarakat berdasarkan soal latihan yang mereka kerjakan.
u) Guru menjelaskan kembali akibat melanggar norma.
v) Guru menugaskan siswa mewarnai gambar yang tepat pada soal-soal di halaman 37 sampai 45.
w) Bertanya jawab dengan siswa mengenai isian pada kolom ekspresikan dirimu halaman 47.
x) Mengajak semua siswa menyanyikan lagu “Sumbangsihku”.
y) Guru mengingatkan siswa mengenai pentingnya melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat sekitar.
z) Guru menugaskan siswa untuk melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat sekitarnya.
aa) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai norma yang berlaku di masyarakat, hidup dalam norma yang berlaku, dan melaksanakan norma yang berlaku, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 48-50, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang memiliki harga diri sebagai individu.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 34-50.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian unjuk kerja, penilaian lisan atau tertulis (uraian singkat), penilaian sikap, pilihan ganda.
Contoh Instrumen :
1. Apabila mengunjungi teman yang sedang sakit, seharusnya kamu ....
2. Norma adalah tatanan yang mengatur orang dalam
hal ...
a. pergaulan sehari-hari
b. cara seseorang berjalan
c. cara orang mengerjakan PR
3. Norma yang biasanya tidak tertulis disebut sebagai norma ...
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Memiliki harga diri sebagai individu.
Kompetensi Dasar
1. Mengenal pentingnya memiliki harga diri.
2. Memberi contoh bentuk harga diri, seperti menghargai diri sendiri, mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri.
Indikator
7. Menjelaskan pengertian harga diri.
8. Menjelaskan pentingnya memiliki harga diri.
9. Menyebutkan contoh bentuk harga diri.
10. Mengidentifikasi perilaku memiliki harga diri yang tepat dan yang tidak tepat.
11. Menjelaskan akibat tidak memiliki harga diri.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menjelaskan pengertian harga diri.
8. Siswa dapat menjelaskan pentingnya memiliki harga diri.
9. Siswa dapat menyebutkan contoh bentuk harga diri.
10. Siswa dapat mengidentifikasi perilaku memiliki harga diri yang tepat dan yang tidak tepat.
11. Siswa dapat menjelaskan akibat tidak memiliki harga diri.
B. Materi Ajar
Apa itu harga diri?
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Diskusi kelompok.
16. Tanya jawab.
17. Ceramah.
18. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang harga diri (misalnya, pernahkah mereka mendengar istilah tersebut, apakah artinya, dst) untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal mereka mengenai materi yang akan diajarkan.
2. Kegiatan Inti
a) Guru menugaskan semua siswa membaca dalam hati bacaan berjudul “sepatu butut” di halaman 52 sampai 54.
b) Menunjuk beberapa siswa untuk menceritakan ulang bacaan tersebut.
c) Guru menanyakan pertanyaan pemahaman halaman 54.
d) Mengajak siswa mengambil kesimpulan mengenai pengertian harga diri berdasarkan bacaan berjudul “sepatu butut”.
e) Guru menjelaskan pengertian harga diri berdasarkan bacaan berjudul “Apa itu harga diri” di halaman 54 sampai 56.
f) Guru menyebutkan contoh-contoh bentuk harga diri.
g) Menunjuk beberapa siswa untuk menyebutkan contoh bentuk harga diri selain yang telah disebutkan.
f) Guru menugaskan siswa berkelompok dengan tiga sampai empat teman sekelasnya.
g) Setiap kelompok ditugaskan membaca bacaan berjudul “pengamen jalanan” di halaman 56 sampai 58 dan bacaan berjudul “di atas langit masih ada langit” di halaman 58 sampai 59, kemudian berdiskusi untuk menjawab pertanyaan pemahaman mengenai bacaan tersebut, yang ada di halaman 58 dan 59.
h) Setiap kelompok juga ditugaskan memberikan pendapat kelompok mengenai bacaan tersebut (misalnya, setujukah mereka dengan tindakan tokoh pada cerita, apa alasannya, bagaimana tindakan yang seharusnya, mengapa, dst).
i) Setiap perwakilan kelompok diminta membacakan hasil diskusi.
j) Guru mengajak siswa mengambil kesimpulan berdasarkan hasil diskusi.
3. Kegiatan Penutup
1) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
2) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
3) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang materi yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya (pengertian harga diri, contoh bentuk harga diri, dll).
2. Kegiatan Inti
a) Guru menjelaskan pentingnya memiliki harga diri berdasarkan bacaan di halaman 59 sampai 60.
b) Guru menjelaskan akibat tidak memiliki harga diri berdasarkan bacaan di halaman 59 sampai 60.
c) Melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai keuntungan memiliki harga diri selain yang telah dijelaskan.
d) Melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai kerugian tidak memiliki harga diri selain yang telah dijelaskan.
e) Menunjuk beberapa siswa untuk membacakan bacaan ajang budi pekerti di halaman 61 sampai 63.
f) Guru menanyakan pendapat siswa mengenai tokoh-tokoh pada bacaan tersebut.
g) Siswa ditugaskan mengerjakan pertanyaan pemahaman halaman 63.
h) Guru mengingatkan siswa pentingnya memiliki harga diri dan bentuk harga diri yang tepat.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
13. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 51-63.
14. Orang tua
15. Teman
16. Lingkungan rumah (keluarga).
17. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, tugas kelompok.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Apa akibat bila harga diri seseorang diinjak-injak?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Kompetensi Dasar
Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri.
Indikator
1. Menjelaskan pentingnya menghargai orang lain.
2. Menyebutkan contoh perilaku menghargai orang lain.
3. Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pentingnya menghargai orang lain.
2. Siswa dapat menyebutkan contoh perilaku menghargai orang lain.
3. Siswa dapat menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri.
B. Materi Ajar
Sikap menghargai.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Diskusi kelompok.
16. Tanya jawab.
17. Ceramah.
18. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
e) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
f) Mengajak siswa bertanya jawab tentang menghargai orang lain (misalnya, apakah siswa mengerti apa yang dimaksud menghargai orang lain, siswa diminta menyebutkan contoh tindakan menghargai orang lain yang pernah ia lakukan, dll).
2. Kegiatan Inti
o) Siswa diminta berkelompok dengan dua sampai tiga teman sekelasnya.
p) Setiap kelompok diminta berdiskusi untuk memberi pendapat mengenai situasi-situasi yang digambarkan di halaman 64 sampai 68.
q) Guru menunjuk perwakilan setiap kelompok untuk membacakan pendapat kelompoknya.
r) Guru mengajak siswa menarik kesimpulan mengenai pentingnya menghargai orang lain berdasarkan hasil diskusi.
s) Guru menugaskan semua siswa mewarnai gambar yang tepat di halaman 64 sampai 68 sesuai petunjuk yang tertulis di buku.
t) Guru menjelaskan hubungan menghargai orang lain dengan perilaku yang mencerminkan harga diri.
u) Sebagai pengayaan, siswa dapat diajak melakukan permainan ”bercermin diri” pada riang gembira halaman 69.
v) Guru menugaskan siswa untuk menampilkan perilaku yang menerminkan harga diri.
w) Guru menugaskan siswa mengerjakan tugas Ekspresikan dirimu di halaman 70 (membuat puisi).
x) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai apa itu harga diri dan sikap menghargai, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 71-72, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
g) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
h) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
i) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
i) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
j) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
k) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
l) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang bangga sebagai bangsa Indonesia.
E. Sumber/Bahan Belajar
7. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 64-72.
8. Orang tua.
9. Teman.
10. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja, penilaian portofolio, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Buatlah sebuah puisi singkat yang melukiskan betapa menyedihkannya kehidupan orang yang tidak memiliki harga diri.
2. Harga diri sama artinya dengan ....
a. kehormatan diri
b. keangkuhan diri
c. rendah diri
3. Jelaskan mengapa seseorang harus mempunyai harga diri.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.
Kompetensi Dasar
Mengenal kekhasan bangsa Indonesia, seperti kebhinnekaan, kekayaan alam, keramahtamahan.
Indikator
5. Mengidentifikasi keanekaragaman dan kekhasan budaya Indonesia.
6. Mengidentifikasi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
3. Memiliki rasa bangga sebagai anak Indonesia yang memiliki keanekaragaman dan kekhasan budaya serta kekayaan alam yang begitu banyak.
Alokasi Waktu : 4x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi keanekaragaman dan kekhasan budaya Indonesia.
2. Siswa dapat mengidentifikasi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
3. Siswa dapat memiliki rasa bangga sebagai anak Indonesia yang memiliki keanekaragaman dan kekhasan budaya serta kekayaan alam yang begitu banyak.
B. Materi Ajar
Keanekaragaman Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
17. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
g) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
h) Guru menunjukkan beberapa gambar mengenai keanekaragaman budaya Indonesia ( misalnya gambar rumah adat, baju daerah, kerajinan tradisional, dll) dan mengajak siswa bertanya jawab tentang daerah asal budaya itu atau nama (istilah) benda pada gambar (misalnya, gambar kain-namanya songket-asalnya dari Sumatera utara, dll).
i) Guru melakukan tanya jawab mengenai tempat wisata alam yang pernah dikunjungi siswa (misalnya, danau toba, gunung tangkuban perahu, dll).
2. Kegiatan Inti
u) Semua siswa ditugaskan untuk membaca dalam hati bacaan berjudul ”Tamasya ke Taman Mini Indonesia Indah” di halaman 74 sampai 79.
v) Siswa ditugaskan menjawab pertanyaan pemahaman halaman 80.
w) Guru melakukan tanya jawab mengenai isi bacaan berjudul ”Tamasya ke Taman Mini Indonesia Indah”.
x) Guru menunjuk beberapa siswa untuk bercerita mengenai budaya atau kekayaan alam yang ada di daerah asalnya (petunjuk kegiatan seperti ayo bercerita di halaman 80).
y) Guru menceritakan beberapa contoh keanekaragaman dan kekhasan bangsa Indonesia selain yang telah disebutkan.
z) Guru mengingatkan siswa untuk merasa bangga dengan keanekaragaman dan kekhasan yang dimiliki bangsa Indonesia.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab tentang beberapa budaya dan kekayaan alam khas daerah di Indonesia (mengulang materi sebelumnya).
2. Kegiatan Inti
a) Sebagai pengayaan siswa dapat diajak melakukan kegiatan ”lari bendera” seperti ada riang gembira di haaman 81.
b) Semua siswa ditugaskan membuat karangan ”aku bangga menjadi anak Indonesia” di kolom ekspresikan dirimu halaman 82 sampai 83.
c) Guru menunjuk beberapa siswa membacakan karangan mereka di depan kelas.
d) Guru meminta siswa lain untuk memberikan tanggapan atas karangan temannya.
e) Guru mengajak siswa menarik kesimpulan dari hasil karangan mereka tentang perlunya merasa bangga menjadi anak Indonesia dan perlunya melestarikan segala kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.
3. Kegiatan Penutup
a) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
c) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
9. Gambar tentang contoh-contoh keanekaragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia (gambar rumah adat, baju adat, lokasi wisata alam, dll).
10. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 73-83.
11. Orang tua.
12. Teman.
13. Lingkungan rumah (keluarga).
14. Lingkungan sekolah.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan, penilaian portofolio, penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen :
- Ceritakanlah di depan kelas mengenai hal yang kamu anggap paling membanggakan di daerahmu.
- Buatlah sebuah karangan dengan tema ”aku bangga menjadi anak Indonesia”.
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : III (Tiga)
Semester : 2 (Dua)
Bab 4
Kompetensi Dasar
Menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
Indikator
9. Menyebutkan contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
10. Menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
2. Siswa dapat menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
B. Materi Ajar
Bangga menjadi orang Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
13. Pendekatan Kontekstual.
14. Pendekatan Cooperatif Learning.
15. Tanya jawab.
16. Ceramah.
17. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
g) Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b) Mengajak siswa bertanya jawab mengenai hal berikut.
• Permainan apa yang mereka sukai?
• Jika diajak makan oleh orang tua di rumah makan, rumah makan mana yang mereka sukai?
• Jika diajak berlibur, ke mana mereka ingin pergi?
2. Kegiatan Inti
c) Siswa ditugaskan untuk mengamati gambar halaman 84 sampai 89.
d) Guru melakukan tanya jawab mengenai gambar yang siswa pilih dan alasan mereka memilihnya.
e) Guru menjelaskan beberapa contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia berdasarkan gambar-gambar halaman 84 sampai 89.
f) Guru menugaskan siswa mewarnai gambar yang sesuai dengan petunjuk yang tertulis di buku.
g) Guru meminta siswa menyebutkan contoh perilaku yang menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia selain yang telah disebutkan dan tertulis di buku.
h) Guru mengingatkan siswa untuk selalu menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
g) Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai keanekaragaman Indonesia dan bangga menjadi orang Indonesia, kemudian berlatih soal-soal latihan pada “ayo belajar” hal. 90-92, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
3. Kegiatan Penutup
d) Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dibelajarkan.
e) Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui ketercapai indikator dan kompetensi dasar.
f) Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
i) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
j) Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
k) Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
l) Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
11. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas III, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hal. 84-92.
12. Orang tua.
13. Teman.
14. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, pilihan ganda, penilaian tertulis (uraian singkat).
Contoh Instrumen :
1. Apabila kamu bangga sebagai bangsa Indonesia, kamu akan memilih berlibur ke ....
2. Rumah khas Batak Toba disebut sebagai …
a. bolon
b. gadang
c. joglo
3. Olahraga khas Nias yang terkenal adalah …
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
1. Menjelaskan lingkungan desa.
2. Menyebutkan perangkat desa.
3. Menyebutkan sumber keuangan desa.
4. Menjelaskan lingkungan kelurahan.
5. Menyebutkan perangkat kelurahan.
6. Menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
7. Menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan lingkungan desa.
2. Siswa dapat menyebutkan perangkat desa.
3. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan desa.
4. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kelurahan.
5. Siswa dapat menyebutkan perangkat kelurahan.
6. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
7. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
B. Materi Ajar
1. Desa.
2. Kelurahan.
3. Kecamatan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup.
d. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan dari tingkatan yang paling kecil (desa, kelurahan, kecamatan, dan seterusnya) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan (desa, kelurahan, dan kecamatan) yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan tingkatan pemerintahan yang ada di Indonesia (desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, dan provinsi).
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan dari tingkatan pemerintahan yang paling kecil, misalnya: pemerintahan terendah ada pada desa atau kelurahan; lalu, beberapa desa atau kelurahan digabungkan ke dalam suatu kecamatan; lalu, beberapa kecamatan digabungkan ke dalam kota atau kabupaten; dan seterusnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian desa/kelurahan/kecamatan, termasuk perangkat-perangkatnya.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan kunjungan-kunjungan ke kantor instansi.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 28-32.
3. Kegiatan Penutup
c. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
d. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
e. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 1-10, 11-14, 15-16.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
1. Mengapa pemerintah desa dapat memanfaatkan kekayaan desa sebagai dana penyelenggaraan pemerintah desa?
2. Mengapa bantuan pihak ketiga atau sumber lain kepada kelurahan harus bersifat tidak mengikat dan sah?
3. Mengapa semua perangkat kecamatan bertanggung jawab kepada camat? Mengapa camat mendapatkan gaji dari pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
1. Memahami gambar struktur pemerintahan desa.
2. Memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
3. Memahami gambar struktur pemerintahan kecamatan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan desa.
2. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
3. Siswa dapat memahami gambar struktut pemerintahan kecamatan.
C. Materi Ajar
1. Struktur pemerintahan desa.
2. Struktur pemerintahan kelurahan.
3. Struktur pemerintahan kecamatan.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 9, 13, 16.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
1. Menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
2. Menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
3. Menjelaskan pemerintahan provinsi.
4. Menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
5. Memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
2. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
3. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan provinsi.
4. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
5. Siswa dapat memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
B. Materi Ajar
1. Pemerintah kabupaten/kota.
2. Pemerintah provinsi di Indonesia.
3. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
6. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup (kabupaten/kota dan provinsi).
d. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi) di Indonesia.
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan (kabupaten, kota, dan provinsi) serta perangkatnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian kabupaten/kota dan provinsi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 45-48.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 33-37, 38-41, 41-42.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
1. Apa yang dimaksud dengan otonomi daerah?
2. Mengapa gubernur wajib memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
1. Memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
2. Memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
2. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
B. Materi Ajar
1. Struktur pemerintah kabupaten/kota.
2. Struktur pemerintah provinsi di Indonesia.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
4. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
5. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
6. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 35, 40.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat, seperti MPR, DPR, Presiden, MA, MK, dan BPK, dst.
Indikator
1. Menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
2. Menjelaskan lembaga legislatif.
3. Menjelaskan lembaga eksekutif.
4. Menjelaskan lembaga yudikatif.
5. Menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
6. Menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
2. Siswa dapat menjelaskan lembaga legislatif.
3. Siswa dapat menjelaskan lembaga eksekutif.
4. Siswa dapat menjelaskan lembaga yudikatif.
5. Siswa dapat menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
6. Siswa dapat menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
B. Materi Ajar
1. Pengertian pemerintah.
2. Komponen pemerintahan di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
c. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
d. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
e. Mengajak siswa untuk menyebutkan lembaga-lembaga negara (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan tingkat pusat yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk membaca dan memahami pengertian pemerintah, pemerintahan, dan sistem pemerintahan.
b. Siswa menyebutkan lembaga-lembaga negara tingkat pusat (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif).
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang lembaga-lembaga negara tingkat pusat, yaitu lembaga legislatif (MPR, DPR, dan DPD), eksekutif (presiden), dan yudikatif (Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi), serta BPK dan Komisi Pemilihan Umum.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan pengamatan sarana-sarana di lingkungan tempat tinggal siswa.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 80-84.
3. Kegiatan Penutup
f. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
g. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
h. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 60-72.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
1. Mengapa dalam suatu negara harus ada pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat, seperti presiden, wakil presiden, dan para menteri.
Indikator
1. Memahami lembaga eksekutif (presiden).
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
E. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat memahami lembaga eksekutif (presiden).
B. Materi Ajar
1. Lembaga eksekutif.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
7. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
8. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati lembaga eksekutif (presiden).
b. Bertanya jawab tentang lembaga eksekutif (presiden).
9. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
10. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 65, 66.
11. Orang tua.
12. Teman.
13. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya.
Indikator
14. Menceritakan proses globalisasi.
15. Menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
16. Menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat menceritakan proses globalisasi.
5. Siswa dapat menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
6. Siswa dapat menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
C. Materi Ajar
17. Arti globalisasi dan sejarahnya.
18. Kita di tengah-tengah globalisasi.
19. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
7. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Mengajak siswa untuk menceritakan globalisasi dan pengaruhnya yang dibimbing oleh guru.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati cerita sejarah globalisasi.
b. Siswa pun diajak untuk memahami arti dan pengaruh globalisasi serta sikap dalam menghadapinya.
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang pengaruh globalisasi dan sikap siswa terhadap globalisasi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 103-107.
3. Kegiatan Penutup
d. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
e. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
f. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 85-90, 91-96, 97-98.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
5. Mengapa globalisasi terjadi?
6. Mengapa permainan playstation atau game di komputer disenangi di Indonesia?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional.
Indikator
1. Menjelaskan globalisasi kebudayaan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan globalisasi kebudayaan.
B. Materi Ajar
1. Sikap kita terhadap globalisasi.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
20. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kebudayaan apa saja yang ada di Indonesia.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan contoh kebudayaan di Indonesia, seperti tarian tradisional, dan contoh kebudayaan asing.
21. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati kebudayaan yang ada di Indonesia.
b. Bertanya jawab tentang kebudayaan di Indonesia dibandingkan dengan kebudayaan asing.
22. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 95, 96.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya.
Indikator
2. Menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
2. Siswa dapat menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
B. Materi Ajar
2. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
C. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
5. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang globalisasi di Indonesia.
6. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati pengaruh globalisasi di Indonesia.
b. Mengajak siswa untuk bersikap terhadap pengaruh globalisasi.
7. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
8. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 97, 98.
9. Orang tua.
10. Teman.
11. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
12. Menjelaskan lingkungan desa.
13. Menyebutkan perangkat desa.
14. Menyebutkan sumber keuangan desa.
15. Menjelaskan lingkungan kelurahan.
16. Menyebutkan perangkat kelurahan.
17. Menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
18. Menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
G. Tujuan Pembelajaran
19. Siswa dapat menjelaskan lingkungan desa.
20. Siswa dapat menyebutkan perangkat desa.
21. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan desa.
22. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kelurahan.
23. Siswa dapat menyebutkan perangkat kelurahan.
24. Siswa dapat menyebutkan sumber keuangan kelurahan.
25. Siswa dapat menjelaskan lingkungan kecamatan dan menyebutkan perangkatnya.
H. Materi Ajar
26. Desa.
27. Kelurahan.
28. Kecamatan.
I. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
J. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
g. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
h. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
i. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup.
j. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan dari tingkatan yang paling kecil (desa, kelurahan, kecamatan, dan seterusnya) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan (desa, kelurahan, dan kecamatan) yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan tingkatan pemerintahan yang ada di Indonesia (desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, dan provinsi).
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan dari tingkatan pemerintahan yang paling kecil, misalnya: pemerintahan terendah ada pada desa atau kelurahan; lalu, beberapa desa atau kelurahan digabungkan ke dalam suatu kecamatan; lalu, beberapa kecamatan digabungkan ke dalam kota atau kabupaten; dan seterusnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian desa/kelurahan/kecamatan, termasuk perangkat-perangkatnya.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan kunjungan-kunjungan ke kantor instansi.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 28-32.
3. Kegiatan Penutup
c. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
d. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
e. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
K. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 1-10, 11-14, 15-16.
2. Orang tua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
L. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
4. Mengapa pemerintah desa dapat memanfaatkan kekayaan desa sebagai dana penyelenggaraan pemerintah desa?
5. Mengapa bantuan pihak ketiga atau sumber lain kepada kelurahan harus bersifat tidak mengikat dan sah?
6. Mengapa semua perangkat kecamatan bertanggung jawab kepada camat? Mengapa camat mendapatkan gaji dari pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 1
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan.
Indikator
1. Memahami gambar struktur pemerintahan desa.
2. Memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
3. Memahami gambar struktur pemerintahan kecamatan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
E. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan desa.
5. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kelurahan.
6. Siswa dapat memahami gambar struktut pemerintahan kecamatan.
C. Materi Ajar
4. Struktur pemerintahan desa.
5. Struktur pemerintahan kelurahan.
6. Struktur pemerintahan kecamatan.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
29. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
30. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
31. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
32. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 9, 13, 16.
33. Orang tua.
34. Teman.
35. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
36. Menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
37. Menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
38. Menjelaskan pemerintahan provinsi.
39. Menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
40. Memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan kabupaten/kota.
8. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
9. Siswa dapat menjelaskan pemerintahan provinsi.
10. Siswa dapat menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi.
11. Siswa dapat memahami tugas, wewenang, hak, dan kewajiban DPRD.
C. Materi Ajar
41. Pemerintah kabupaten/kota.
42. Pemerintah provinsi di Indonesia.
43. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
12. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang di lingkungan mana siswa hidup (kabupaten/kota dan provinsi).
d. Mengajak siswa untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk menyebutkan lingkungan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi) di Indonesia.
b. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
c. Bertanya jawab tentang pemerintahan (kabupaten, kota, dan provinsi) serta perangkatnya.
d. Menyimak pemahaman pengertian kabupaten/kota dan provinsi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 45-48.
3. Kegiatan Penutup
k. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
l. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
m. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 33-37, 38-41, 41-42.
6. Orang tua.
7. Teman.
8. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
2. Apa yang dimaksud dengan otonomi daerah?
3. Mengapa gubernur wajib memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 2
Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi.
Kompetensi Dasar
Menggambarkan struktur organisasi kabupaten, kota, dan provinsi.
Indikator
4. Memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
5. Memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota.
4. Siswa dapat memahami gambar struktur pemerintahan provinsi.
B. Materi Ajar
3. Struktur pemerintah kabupaten/kota.
4. Struktur pemerintah provinsi di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
44. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan struktur organisasi/pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
45. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati gambar struktur pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.
b. Bertanya jawab tentang bagaimana hubungannya dengan perangkat-perangkatnya.
46. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 35, 40.
6. Orang tua.
7. Teman.
8. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : 2 (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat, seperti MPR, DPR, Presiden, MA, MK, dan BPK, dst.
Indikator
7. Menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
8. Menjelaskan lembaga legislatif.
9. Menjelaskan lembaga eksekutif.
10. Menjelaskan lembaga yudikatif.
11. Menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
12. Menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan.
8. Siswa dapat menjelaskan lembaga legislatif.
9. Siswa dapat menjelaskan lembaga eksekutif.
10. Siswa dapat menjelaskan lembaga yudikatif.
11. Siswa dapat menjelaskan Badan Pemeriksa Keuangan.
12. Siswa dapat menjelaskan Komisi Pemilihan Umum.
B. Materi Ajar
3. Pengertian pemerintah.
4. Komponen pemerintahan di Indonesia.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
1. Kegiatan Awal
c. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
d. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
e. Mengajak siswa untuk menyebutkan lembaga-lembaga negara (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif) yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab ini dikaitkan dengan sistem pemerintahan tingkat pusat yang akan dibahas.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk membaca dan memahami pengertian pemerintah, pemerintahan, dan sistem pemerintahan.
b. Siswa menyebutkan lembaga-lembaga negara tingkat pusat (lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif).
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang lembaga-lembaga negara tingkat pusat, yaitu lembaga legislatif (MPR, DPR, dan DPD), eksekutif (presiden), dan yudikatif (Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi), serta BPK dan Komisi Pemilihan Umum.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Menugaskan siswa untuk memberikan laporan hasil pengamatan tentang materi yang dibahas setelah melakukan pengamatan sarana-sarana di lingkungan tempat tinggal siswa.
h. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 80-84.
3. Kegiatan Penutup
f. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
g. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
h. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
4. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 60-72.
5. Orang tua.
6. Teman.
7. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
8. Mengapa dalam suatu negara harus ada pemerintah?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 3
Standar Kompetensi
Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat.
Kompetensi Dasar
Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat, seperti presiden, wakil presiden, dan para menteri.
Indikator
9. Memahami lembaga eksekutif (presiden).
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
E. Tujuan Pembelajaran
6. Siswa dapat memahami lembaga eksekutif (presiden).
B. Materi Ajar
2. Lembaga eksekutif.
D. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
E. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
47. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
48. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati lembaga eksekutif (presiden).
b. Bertanya jawab tentang lembaga eksekutif (presiden).
49. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
50. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 57-59, 65, 66.
51. Orang tua.
52. Teman.
53. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya.
Indikator
54. Menceritakan proses globalisasi.
55. Menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
56. Menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
Alokasi Waktu: 4 x 35 menit (2 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
7. Siswa dapat menceritakan proses globalisasi.
8. Siswa dapat menyebutkan pengaruh globalisasi pada makanan, permainan, dan kebudayaan.
9. Siswa dapat menjelaskan sikap terhadap pengaruh globalisasi.
C. Materi Ajar
57. Arti globalisasi dan sejarahnya.
58. Kita di tengah-tengah globalisasi.
59. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
10. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan pada pagi hari sejak bangun tidur sampai anak berangkat ke sekolah.
c. Mengajak siswa untuk menceritakan globalisasi dan pengaruhnya yang dibimbing oleh guru.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati cerita sejarah globalisasi.
b. Siswa pun diajak untuk memahami arti dan pengaruh globalisasi serta sikap dalam menghadapinya.
c. Guru bercerita tentang bacaan dalam buku.
d. Bertanya jawab tentang pengaruh globalisasi dan sikap siswa terhadap globalisasi.
e. Mengajak siswa menyimak “Saya Tambah Pandai” untuk menambah wawasan.
f. Mengajak siswa untuk berdiskusi melalui “Pertanyaan Pemahaman”.
g. Mengajak siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku kerja/buku paket PKn di halaman 103-107.
3. Kegiatan Penutup
n. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
o. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
p. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 85-90, 91-96, 97-98.
3. Orang tua.
4. Teman.
5. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja (keberanian menyampaikan pendapat).
Contoh instrumen :
6. Mengapa globalisasi terjadi?
7. Mengapa permainan playstation atau game di komputer disenangi di Indonesia?
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional.
Indikator
8. Menjelaskan globalisasi kebudayaan.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
3. Siswa dapat menjelaskan globalisasi kebudayaan.
B. Materi Ajar
3. Sikap kita terhadap globalisasi.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
60. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kebudayaan apa saja yang ada di Indonesia.
c. Dilanjutkan dengan mengajak siswa untuk menyebutkan contoh kebudayaan di Indonesia, seperti tarian tradisional, dan contoh kebudayaan asing.
61. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati kebudayaan yang ada di Indonesia.
b. Bertanya jawab tentang kebudayaan di Indonesia dibandingkan dengan kebudayaan asing.
62. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
63. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 95, 96.
64. Orang tua.
65. Teman.
66. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : IV (Empat)
Semester : I (Satu)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya.
Kompetensi Dasar
Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya.
Indikator
9. Menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
Alokasi Waktu: 2 x 35 menit (1 pertemuan).
B. Tujuan Pembelajaran
4. Siswa dapat menjelaskan sikap kita terhadap globalisasi.
B. Materi Ajar
4. Sikap kita terhadap globalisasi.
B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual.
Pendekatan Cooperative Learning.
Diskusi dengan teman sebangku.
Penugasan.
C. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama dan Kedua
67. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang globalisasi di Indonesia.
68. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta untuk mengamati pengaruh globalisasi di Indonesia.
b. Mengajak siswa untuk bersikap terhadap pengaruh globalisasi.
69. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
C. Sumber/Bahan Belajar
70. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas IV, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, P.Pd.) hlm. 97, 98.
71. Orang tua.
72. Teman.
73. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
NIP.
_____, _____________________________
Guru Mata Pelajaran PKn
NIP.
Silabus
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 1
STANDAR KOMPETENSI:
1. Memahami pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
1.1. Medeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Pengertian NKRI
Dasar hukum bentuk NKRI.
Otonomi daerah dan hubungan luar negeri.
Pemerintahan dan pemilihan kepala negara.
Membaca uraian pengertian NKRI.
Bertanya jawab tentang isi uraian.
Berdiskusi tentang bentuk Indonesia sebagai negara kesatuan.
Berdiskusi tentang satuan daerah otonom dalam NKRI.
Berdiskusi tentang hubungan daerah otonom dengan NKRI.
Menjelaskan hak daerah otonom dalam mengadakan hubungan luar negeri.
Menceritakan pengetahuan individual tentang pemilihan umum.
Berdiskusi tentang hubungan NKRI dan pemilihan umum.
Menjelaskan pengertian NKRI
Menyebutkan dasar hukum NKRI.
Menjelaskan satuan daerah otonom dalam NKRI.
Menjelaskan tentang hubungan luar negeri yang dilakukan NKRI
Menjelaskan fungsi pemilihan umum dan pengaruhnya terhadap NKRI.
Diskusi kelompok
Penilaian lisan.
Penilaian sikap (pengamatan perilaku).
Penilaian unjuk kerja (hasil diskusi).
NKRI adalah ....
Indonesia merupakan negara berbentuk ....
Satuan daerah otonom dalam NKRI misalnya ....
Indonesia memiliki bentuk negara kesatuan karena ....
NKRI perlu mengadakan Pemilihan Umum untuk ....
.
4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 1—3 .
Orangtua.
Teman.
Pengalaman siswa, dst.
Keberadaan NKRI.
Membaca uraian di buku teks tentang keberadaan NKRI.
Memperhatikan gambar peta Indonesia.
Menjelaskan batas utara, selatan, timur, dan barat NKRI.
Bertanya jawab tentang fungsi deskripsi garis lintang dan bujur dalam menjelaskan letak negara.
Menyebutkan derajat lintang dan bujur NKRI dan bagian-bagian wilayahnya (darat, laut, udara).
Berdiskusi tentang fungsi wilayah daratan NKRI.
Berdiskusi tentang fungsi wilayah laut NKRI.
Berdiskusi tentang batas landas kontinen suatu negara berdasarkan Konvensi PBB.
Berdiskusi tentang fungsi wilayah udara NKRI.
Menunjukkan sisi utara selatan, timur, dan barat NKRI, serta menyebutkan nama negara atau perairan yang menjadi batas NKRI.
Menyebutkan posisi lintang dan bujur NKRI.
Memahami tujuan penetapan batas-batas fisik NKRI.
Menjelaskan fungsi wilayah daratan NKRI.
Menjelaskan fungsi wilayah laut NKRI.
Menjelaskan fungsi wilayah udara NKRI.
Diskusi kelompok
Penilaian lisan.
Penilaian sikap (pengamatan perilaku).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan keterlibatan dalam diskusi).
Batas utara NKRI adalah ....
Batas selatan NKRI adalah ....
Batas barat NKRI adalah ....
Batas timur NKRI adalah ....
Indonesia terletak di ... derajat ...
sampai ... derajat ..., dan ... derajat ...
sampai ... derajat ....
Fungsi wilayah daratan NKRI adalah ....
Fungsi wilayah laut NKRI adalah ....
Fungsi wilayah udara NKRI adalah ....
Zona Ekonomi Eksklusif adalah ....
1.2. Menjelaskan pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Arti penting keutuhan NKRI.
Membaca uraian tentang sejarah berdirinya NKRI.
Mendiskusikan usaha-usaha yang telah dilakukan para pemimpin bangsa pada masa lalu demi terciptanya NKRI.
Mendaftarkan sejumlah peristiwa penting yang terjadi dalam proses pembentukan NKRI.
Menjelaskan pengertian semboyan Bhinneka Tunggal Ika
Menghubungkan prinsip semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan usaha para pemimpin bangsa pada masa lalu.
Menjelaskan arti penting keutuhan NKRI.
Memahami arti penting keutuhan NKRI.
Tugas individu.
Penilaian daya nalar.
Penilaian unjuk kerja (hasil diskusi).
Apa maksud semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Apa saja usaha yang dilakukan pemimpin bangsa kita dahulu dalam mewujudkan NKRI?
Mengapa Indonesia berbentuk negara kesatuan?
6 X 35
menit.
Buku paket hlm. 5—9.
Berbagai buku sejarah perjuangan bangsa.
Teman.
Fungsi Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa.
Membaca sejarah singkat tentang Pancasila.
Membaca poin-poin sila dalam Pancasila atau menirukan pembacaan Pancasila.
Memperhatikan gambar burung garuda Pancasila.
Menunjuk lambang-lambang pada tameng burung garuda berdasarkan kelima sila Pancasila.
Mampu menjelaskan fungsi Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa.
Tugas berkelompok.
Penilaian lisan.
Penilaian daya nalar.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita dan keterlibatan dalam diskusi).
Apa alasan dibentuknya Pacasila?
Apa fungsi Pancasila bagi NKRI?
Mendiskusikan sebab-sebab dirumuskannya Pancasila.
Mendiskusikan isi pancasila.
Mendiskusikan fungsi Pancasila bagi NKRI.
Makna kesatuan wilayah Indonesia.
Menyebutkan berbagai segi kehidupan bernegara (politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan-keamanan).
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi politik.
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi sosial-budaya.
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi ekonomi.
Menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi pertahanan-keamanan.
Menuliskan contoh makna kesatuan wilayah Indonesia dalam keempat segi tersebut.
Mampu menjelaskan makna kesatuan wilayah Indonesia dari keempat segi kehidupan bernegara (politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan-keamanan).
Tugas individu.
Penilaian lisan.
Logika dan kreativitas contoh yang diberikan siswa.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak mengungkapkan isi pikiran).
Apa makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi ekonomi?
Apa makna kesatuan wilayah Indonesia dari segi sosial-budaya?
1.3. Menunjukkan contoh-contoh perilaku dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dalam menjaga keutuhan NKRI.
Memfoto kopi gambar pada buku pelajaran.
Mewarnai gambar yang menunjukksn sikap yang benar.
Menjelaskan gambar yang telah diwarnai dan alasan memilih gambar tersebut.
Memahami prinsip-prinsip sikap memelihara keutuhan NKRI.
Tugas individu.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak memilih gambar dan kreativitas pewarnaan gambar)
Penilaian lisan ketika siswa menceritakan gambar dan alasan pemilihan gambar.
Apabila terjadi kerusuhan, sikap yang seharusnya diambil aparat penegak hukum adalah .... (gambar A atau gambar B).
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 14--18.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
......., …………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 1
STANDAR KOMPETENSI:
2. Memahami peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah.
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh
Instrumen
2.1. Menjelaskan pengertian dan pentingnya peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah.
Pengertian perundang-undangan
Mengidentifikasi macam-macam peraturan di rumah dan di sekolah.
Menjelaskan pengertian perundang-undangan.
Mendiskusikan perbedaan fungsi peraturan tingkat pusat dan tingkat daerah.
Menjelaskan pengertian perundang-undanan pusat dan daerah.
Memahami perbedaan fungsi tiap peraturan yang berlaku di tingkat pusat dan daerah.
Tugas individu.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
- Mengapa perlu dibuat peraturan perundang-undangan?
4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 30—33.
Berbagai peraturan di sekolah.
Berbagai peraturan di rumah.
Fungsi / pentingnya peraturan perundang-undangan.
Mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diatur dengan undang-undang.
Menjelaskan sebab beberapa hal perlu diatur dengan undang-undang.
Mengetahui berbagai hal yang perlu diatur dengan undang-undang.
Memahami sebab dan asas pembuatan undang-undang.
Tugas individu.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak menjelaskan pemikirannya).
- Mengapa hak asasi manusia perlu diatur berdasakan undang-uundang?
2.2. Memberikan contoh peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah, seperti pajak, antikorupsi, lalu lintas, dan larangan merokok.
Tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Membaca informasi dan menjelaskan UUD 1945.
Membaca informasi dan menjelaskan undang-undang atau peraturan pengganti undang-undang.
Membaca informasi dan menjelaskan Peraturan Pemerintah.
Membaca informasi dan menjelaskan Peraturan Presiden.
Membaca informasi dan menjelaskan Peraturan Daerah.
Mengetahui tata urutan perundang-undangan di Indonesia.
Memahami kandungan dan fungsi peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia berdasarkan hierarkinya.
- Tugas
kelompok.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak menjelaskan pemikirannya)
- UUD 1945 merupakan peraturan yang terdapat pada tataran .... dan berfungsi sebagai ....
(dan lain-lain)
4 x 35
menit.
Buku paket hlm. 35—42.
Teks UUD 1945.
Teks Undang-Undang atau Peraturan Pengganti Undang-Undang.
Teks Peraturan Pemerintah.
Teks Peraturan Presiden.
Teks Peraturan Daerah.
Contoh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Membaca berbagai contoh peraturan.
Menjelaskan sebab masyarakat harus mematuhinya, serta akibat yang akan terjadi jika masyarakat melanggarnya.
Mengetahui akibat mematuhi peraturan dan undang-undang bagi individu dan masyarakat.
Mengetahui akibat melanggar peraturan dan undang-undang bagi individu dan masyarakat.
Tugas individu.
Penilaian tertulis (kemampuan analitis).
Penilaian unjuk kerja .
- Apa akibat melanggar peraturan daerah yang berisi larangan merokok di tempat umum?
.............,…………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 2
STANDAR KOMPETENSI:
3. Memahami kebebasan berorganisasi.
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik Bentuk Instrumen Contoh
Instrumen
3.1. Mendekripsikan pengertian organisasi
Pengertian organisasi.
Ciri-ciri organisasi.
Tujuan organisasi.
Anggota organisasi.
Menjelaskan pengertian organisasi.
Mendaftar nama-nama organisasi yang diketahui siswa.
Berdiskusi dan memperkirakan tujuan suatu organisasi.
Berdiskusi dan memperkirakan anggota suatu organisasi.
Mendeskripsikan pengertian organisasi.
Menyebutkan contoh-contoh tujuan organisasi.
Menyebutkan contoh-contoh anggota organisasi.
Tugas kelompok.
Observasi.
Penilaian tertulis.
Penilaian unjuk kerja (kepercayaan diri anak dalam berimajinasi).
Keterlibatan anak dalam diskusi.
Menurutmu, siapakah yang berhak menjadi anggota organisasi pecinta perangko?
4 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.)
hlm. 60—62.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
Ciri-ciri organisasi (lanjutan)
Struktur organisasi.
Tata tertib organisasi.
Berdiskusi dan memperkirakan struktur suatu organisasi.
Berdiskusi dan mendaftar sejumlah peraturan tentang suatu organisasi.
Menyusun suatu organisasi fiktif.
Merumuskan tujuan, anggota, struktur, dan peraturan organisasi fiktif tersebut.
Merumuskan contoh struktur organisasi.
Merumuskan contoh tata tertib organisasi.
Tugas kelompok.
Observasi.
Penilaian tertulis.
Penilaian unjuk kerja (kepercayaan diri anak dalam berimajinasi).
Keterlibatan anak dalam diskusi.
Siapa pemegang jabatan tertinggi di sekolahmu?
3.2. Menyebutkan contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
- Contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat beserta fungsinya.
Mendaftar contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat.
Menyebutkan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertibnya.
Menyebutkan fungsi organisasi-organisasi tersebut bagi individu dan masyarakat.
Menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib berbagai organisasi di sekolah dan masyarakat.
Tugas kelompok.
Penilaian lisan.
Penilaian unjuk kerja.
Tujuan organisasi Pramuka adalah ...
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 63—68.
Teman.
Para pengurus dan anggota organisasi yang ada di sekolah dan masyarakat.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, masyarakat, dst.
3.3. Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah.
- Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dan buruk dalam memilih dan memanfaatkan organisasi yang ada di masyarakat.
Memfotokopi gambar pada buku pelajaran.
Mewarnai gambar yang menunjukkan sikap yang benar.
Menjelaskan gambar yang telah diwarnai dan alasan memilih gambar tersebut.
Menjelaskan alasan pemilihan gambar.
Memahami prinsip-prinsip mengenal organisasi, serta sikap dalam memilih dan memanfaatkan organisasi.
Tugas individu.
Penilaian unjuk kerja (keberanian anak memilih gambar dan kreativitas pewarnaan gambar)
Penilaian lisan ketika siswa menceritakan gambar dan alasan pemilihan gambar.
Untuk membantu menjaga kesehatan murid-murid di sekolah, Made sebaiknya bergabung dengan .... (gambar A atau gambar B).
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 69—73.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
......., …………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
Nama Sekolah : SEKOLAH DASAR (SD)
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas : V
Semester : 2
STANDAR KOMPETENSI:
4. Menghargai keputusan bersama.
Kompetensi
Dasar Materi
Ajar Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu
(menit) Sumber/Bahan Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh
Instrumen
4.1. Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama.
Pengertian keputusan bersama.
Bentuk-bentuk keputusan bersama.
Kemauan bermusyawarah untuk mufakat.
Mendiskusikan pengertian dan bentuk-bentuk keputusan bersama.
Mendiskusikan manfaat musyawarah dan mufakat..
Memahami definisi keputusan bersama.
Memahami bentuk-bentuk keputusan bersama.
Memahami prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.
Tugas individu.
Penilaian lisan.
Penilaian sikap.
Penilaian unjuk kerja
Mengapa keputusan bersama dianggap penting?
2 x 35
menit.
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 82—87.
Orang tua.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
4.2. Memahami keputusan bersama.
- Reaksi terhadap keputusan bersama.
Mengerjakan soal studi kasus tentang berbagai keputusan bersama.
Memahami definisi dan bentuk-bentuk keputusan bersama, serta musyawarah dan mufakat..
Menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.
Tugas individu.
Penilaian sikap.
Penilaian unjuk kerja.
Keluargamu berbagi tugas membersihkan rumah. Kemu tidak senang membersihkan kamar mandi. Tetapi ayah menunjukmu membersihkan kamar mandi. Apa pendapat Ayahmu tentang sikap ayahmu?
2 x 35
menit.
Buku paket hlm. 90—96.
Orang tua.
Teman.
Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
.............,…………………………………
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Kepala Sekolah
__________________ __________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD Bustanul ”Ulum
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semester : 2 (Dua)
Hari,tanggal : Sabtu, 15 Januari 2011
Bab 3
Kompetensi Dasar
Menyebutkan contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Indikator
Menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib berbagai organisasi di sekolah dan masyarakat.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyebutkan berbagai macam organisasi di masyarakat, serta menjelaskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib organisasi-organisasi tersebut.
B. Materi Ajar
Contoh-contoh organisasi di sekolah dan masyarakat, beserta tujuan, anggota, struktur, tata tertib, dan fungsi organisasi tersebut bagi individu dan masyarakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperative Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b) Guru bertanya jawab kepada siswa tentang berbagai organisasi yang ada di lingkungan tempat tinggal siswa atau organisasi apa saja yang diketahui oleh siswa (misalnya posyandu, karang taruna, lembaga les piano, atau klub sepak bola).
2. Kegiatan Inti
a) Siswa diajak menyebutkan berbagai organisasi yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat.
b) Guru memberikan ceramah kepada siswa tentang fungsi organisasi-organisasi di sekolah dan masyarakat.
c) Guru memberikan ceramah kepada siswa tentang manfaat bergabung dengan sebuah organisasi di sekolah atau masyarakat.
d) Guru memberi tugas kepada siswa untuk menuliskan 2 organisasi yang pernah, sedang, atau akan diikuti oleh siswa di lingkungan sekolah dan masyarakat, atau organisasi apa pun yang diketahui siswa.
e) Siswa mengerjakan tugas.
f) Guru memberi tugas kepada siswa untuk menuliskan tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib yang berlaku di kedua organisasi itu.
g) Siswa mengerjakan tugas.
h) Guru memeriksa pekerjaan siswa.
3. Kegiatan Penutup
a) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b) Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
a) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b) Guru bertanya jawab kepada siswa tentang tugas yang telah dikerjakan pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a) Guru memperkenalkan beberapa narasumber, yaitu pengurus sebuah organisasi yang ada di lingkungan sekolah atau masyarakat.
b) Narasumber memperkenalkan diri, lalu menjelaskan gambaran umum organisasi dan pengalaman singkat mengikuti oranisasi itu.
c) Siswa mengajukan diri untuk bertanya tentang tujuan, anggota, struktur, dan tata tertib yang berlaku di organisasi itu, kemudian narasumber menjawabnya.
d) Siswa mengajukan diri untuk bertanya tentang manfaat bergabung dengan organisasi itu bagi masyarakat.
e) Guru menugaskan siswa menulis hal-hal yang telah mereka tangkap dari pertanyaan siswa dan penjelasan narasumber.
f) Siswa mengerjakan tugas.
g) Guru memeriksa pekerjaan siswa.
3. Kegiatan Penutup
a) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu, untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b) Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c) Guru memperingatkan siswa untuk memfotokopi gambar halaman 69—73 pada buku teks, serta membawa pensil warna atau cryon pada pertemuan selanjutnya.
d) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 63—68.
2. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
3. Teman.
4. Para pengurus dan anggota organisasi yang ada di sekolah dan masyarakat.
5. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, masyarakat, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk Instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bertanya dan kreativitas pertanyaan anak).
Contoh Instrumen :
1. Jelaskan perbedaan organisasi dan perkumpulan!
2. Sebutkan organisasi apa saja yang ada di sekolahmu!
3. Sebutkan organisasi masyarakat yang ada di sekitar rumahmu!
Kecubung, 15 Januari 2011
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
Yuniarti Hasibuan, SH
_______________________ _______________________
NIP. NIP. -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semeste : 2 (dua)
Bab 3
Kompetensi Dasar
3.3. Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah.
Indikator
Memahami prinsip-prinsip mengenal organisasi serta sikap dalam memilih dan memanfaatkan organisasi.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu mengenal organisasi, memilih organisasi untuk diikuti, dan menjelaskan alasan memilih organisasi tersebut.
B. Materi Ajar
Contoh-contoh atau ilustrasi perilaku yang baik dan buruk dalam memilih dan memanfaatkan organisasi yang ada di masyarakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1 Pendekatan Kontekstual.
2 Pendekatan Cooperative Learning.
3 Diskusi kelas.
4 Tanya jawab.
5 Ceramah.
6 Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
2. Kegiatan Inti
a) Siswa menyiapkan pensil warna atau cryon, serta fotokopi gambar halaman 69—73.
b) Siswa memilih gambar dan mewarnainya.
c) Siswa menceritakan gambar dan alasan mememilih gambar.
d) Guru memeriksa pekerjaan siswa.
3. Kegiatan Penutup
a) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b) Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1 Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 69—73.
2 Teman.
3 Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
1.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian lisan (kemampuan menjelaskan isi gambar dan ketepatan alasan memilih gambar), penilaian unjuk kerja (kerapian pewarnaan gambar).
Contoh Instrumen :
1 Apabila Robert bercita-cita menjadi penegak hukum, di sekolah sebaiknya Robert bergabung dengan ....
2 Agar dapat mempelajari berbagai keterampilan untuk hidup di alam terbuka, di sekolah sebaiknya Dina bergabung dengan ....
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semeste : II (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Menghargai keputusan bersama.
Kompetensi Dasar
Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama.
Indikator
1. Memahami definisi keputusan bersama
2. Memahami bentuk-bentuk keputusan bersama.
3. Memahami prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan definisi keputusan bersama.
2. Siswa dapat menjelaskan bentuk-bentuk keputusan bersama.
3. Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat.
B. Materi Ajar
1 Pengertian keputusan bersama.
2 Bentuk-bentuk keputusan bersama.
3 Kemauan bermusyawarah untuk mufakat.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperative Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a) Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b) Guru bertanya kepada siswa tentang peraturan yang beraku di rumah dan telah ditetapkan oleh oangtua, misalnya jam pulang sekolah, tugas menyiram bunga, dan tanggung jawab memberi makan hewan peliharaan.
2. Kegiatan Inti
a) Guru dan siswa bertanya jawab tentang pengertian keputusan bersama, bentuk-bentuk keputusan bersama, dan musyawarah untuk mufakat.
b) Siswa menuliskan pemahamannya tentang definisi keputusan bersama pada secarik kertas, lalu mengumpulkannya kepada guru.
c) Seorang siswa membacakan semua definisi yang ditulis teman, lalu semua siswa membahasnya bersama guru.
d) Siswa dan guru membuat generalisasi definisi keputusan bersama berdasarkan definisi yang telah dibuat oleh tiap siswa.
e) Siswa menyebutkan jenis-jenis keputusan bersama, dan guru menuliskannya di papan tulis.
f) Siswa maju ke depan kelas satu per satu, lalu menuliskan satu manfaat tentang musyawarah dan mufakat.
3. Kegiatan Penutup
1 Guru dan siswa bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari dalam pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
2 Guru dan siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
3 Guru dan siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 82—87.
2. Orang tua.
3. Teman.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap dan penilaian unjuk kerja.
Contoh Instrumen : Mengapa keputusan bersama dianggap penting?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : V (Lima)
Semester : II (Dua)
Bab 4
Kompetensi Dasar
4.2. Memahami keputusan bersama.
Indikator
1. Memahami definisi dan bentuk-bentuk keputusan bersama, serta musyawarah dan mufakat.
2. Menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjalankan berbagai bentuk keputusan bersama, serta melaksanakan hasil musyawarah.
2. Siswa dapat menentukan sikap yang tepat terhadap keputusan bersama.
B. Materi Ajar
1. Reaksi terhadap keputusan bersama.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Kontekstual.
2. Pendekatan Cooperative Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Ceramah.
6. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Awal
a Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk mengawali pelajaran.
b Guru bertanya kepada siswa tentang pengalaman menerima peraturan yang ditetapkan oleh orangtua, misalnya tugas menjaga adik, pembatasan waktu bermain, atau pengurangan jumlah uang jajan.
2. Kegiatan Inti
a) Guru meminta siswa berkonsentrasi mendengarkan cerita/contoh kasus yang akan dibacakan oleh guru.
b) Guru membacakan soal nomor 1 halaman 90, lalu meminta seorang anak untuk maju ke depan teman-teman dan menjawab pertanyaan a.
c) Guru mengarahkan siswa lain untuk menanggapi jawaban teman mereka, mengoreksi benar/salah, memberikan masukan/saran tentang cara bersikap, serta memberikan persetujuan terhadap sikap yang dipilih teman, atau memuji keputusan teman dalam menanggapi kasus yang diceritakan guru.
d) Guru meminta siswa yang lain untuk maju ke depan teman-teman dan menjawab pertanyaan b.
e) Guru mengarahkan siswa lain untuk menanggapi jawaban teman mereka, mengoreksi benar/salah, memberikan masukan/saran tentang cara bersikap, serta memberikan persetujuan terhadap sikap yang dipilih teman, atau memuji keputusan teman dalam menanggapi kasus yang diceritakan guru.
f) Guru meminta siswa yang lain untuk maju ke depan teman-teman dan menjawab pertanyaan c.
g) Guru mengarahkan siswa lain untuk menanggapi jawaban teman mereka, mengoreksi benar/salah, memberikan masukan/saran tentang cara bersikap, serta memberikan persetujuan terhadap sikap yang dipilih teman, atau memuji keputusan teman dalam menanggapi kasus yang diceritakan guru.
h) Kegiatan ini berlaku seterusnya bagi soal nomor 2 hingga 9.
3. Kegiatan Penutup
a Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari dalam pertemuan itu, untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
b Siswa dan guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.
c Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas V, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng, M.Pd.) hlm. 90—96.
2. Orangtua.
3. Teman.
4. Lingkungan rumah (keluarga), sekolah, dst.
F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk Instrumen : penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, penilaian lisan.
Contoh Instrumen :
1. Di kelasmu sedang ada pemilihan ketua kelas. Ada dua calon ketua kelas, yaitu kamu dan Robert. Kamu ingin menjadi ketua kelas. Akan tetapi, wali kelasmu langsung memilih Robert sebagai ketua kelas.
a. Apa yang kamu rasakan ketika mendengar keputusan tersebut?
b. Apa pendapatmu tentang sikap wali kelasmu?
__________, _____________________
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
_______________________ _______________________
NIP. NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan pengertian kerja sama negara-negara Asia Tenggara.
Indikator
a. Menyebutkan pengertian kerja sama negara-negara ASEAN.
b. Menyebutkan nama para tokoh pendiri ASEAN.
c. Menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.
d. Menjelaskan arti lambang ASEAN.
e. Menyebutkan nama-nama yang pernah menjabat sebagai sekjen ASEAN.
f. Menyebutkan tugas pokok sekretariat nasional ASEAN.
g. Menyebutkan langkah-langkah konkret yang telah dicapai ASEAN dalam bidang politik.
h. Menyebutkan contoh bentuk kerja sama ASEAN yang telah tercapai di bidang ekonomi.
i. Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam mempererat hubungan sosial satu sama lain.
j. Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam melestarikan kebudayaan negara anggotanya.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan pengertian kerja sama negara-negara ASEAN.
2. Siswa mampu menyebutkan nama para tokoh pendiri ASEAN.
3. Siswa mampu menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.
4. Siswa mampu menjelaskan arti lambang ASEAN.
5. Siswa mampu menyebutkan nama para tokoh yang pernah menjabat sebagai sekjen ASEAN.
6. Siswa mampu menyebutkan tugas pokok sekretariat nasional ASEAN.
7. Siswa mampu menyebutkan langkah-langkah konkret yang telah dicapai ASEAN dalam bidang ekonomi.
8. Siswa mampu menyebutkan contoh bentuk kerja sama ASEAN yang telah tercapai di bidang ekonomi.
9. Siswa mampu menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam mempererat hubungan sosial satu sama lain.
10. Siswa mampu menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam melestarikan kebudayaan negara anggotanya.
11. Membuat kliping dengan teman kelompoknya masing-masing.
B. Materi Ajar
1. Sejarah ASEAN
2. Lambang ASEAN
3. Tujuan pokok pembentukan dan prinsip utama ASEAN
4. Dasar-dasar verja sama untuk mencapai tujuan pokok
5. Struktur sekretariat ASEAN
6. Bidang politik dan keamanan
7. Bidang ekonomi
8. Bidang sosial budaya
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua.
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membagikan lembar ujian yang sudah diperiksa dan dinilai.
c. Membahas sekilas soal-soal ujian pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai kerja sama antarnegara di Asia Tenggara.
b. Guru menunjukkan peta Asia Tenggara dan meminta semua siswa mengamati letak negara-negaranya.
c. Bersama-sama menyebutkan nama-nama negara ASEAN beserta ibu kotanya.
d. Bersama-sama menyebutkan pemimpin negaranya.
e. Guru menjelaskan sejarah ASEAN.
f. Guru menunjukkan lambang ASEAN dan meminta seluruh siswa untuk mengamatinya.
g. Guru menjelaskan arti lambang ASEAN.
h. Membahas struktur ASEAN.
i. Menggambar peta ASEAN dan lambangnya.
j. Memberikan contoh-contoh kerja sama ASEAN dalam berbagai bidang seperti bidang, politik dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang sosial.
k. Mendiskusikan dampak ASEAN bagi negara-negara anggotanya.
l. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, kemudian menugaskan untuk membuat kliping yang berhubungan dengan kerja sama ASEAN dalam berbagai bidang.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Peta ASEAN.
2. Gambar lambang ASEAN.
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 70-75, 75-82.
4. Surat Kabar, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
1. Menggambar peta ASEAN.
2. Menjelaskan arti lambang ASEAN dengan kata-kata sendiri.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 3
Standar Kompetensi
Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Indikator
Menyebutkan hasil peran aktif Indonesia dalam ASEAN.
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menyebutkan hasil peran aktif Indonesia dalam ASEAN.
B. Materi Ajar
Peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Mengumpulkan tugas kelompok kliping.
c. Tanya jawab mengenai pelajaran pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai peran Indonesi adalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
b. Guru menerangkan peran serta Indonesia di ASEAN.
c. Guru menugaskan siswa untuk membuat karangan mengenai sebuah contoh peran Indonesia dalam lingkungan di negara-negara ASEAN dengan panjang karangan maksimal dua lembar kerta folio.
d. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerja sama antarnegara di asia tenggara, kerja sama negara-negar ASEAN dalam berbagai bidang, dan peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
3. Kegiatan Penutup
Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangn harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telas selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang mengenal politik luar negeri Indonesia.
E. Sumber/Bahan Belajar
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 70-75, 75-82.
Buku referensi lain.
Surat Kabar, dst.
F.Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
Membuat karangan mengenai peran aktif Indonesi di negara-negara ASEAN.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi.
Kompetensi Dasar
Menjelaskan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
Indikator
1. Menyebutkan arti kebijakan bebas-aktif.
2. Menyebutkan tujuan politik luar negeri.
3. Menyebutkan faktor yang menentukan perumusan politik luar negeri.
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan arti kebijakan bebas-aktif.
2. Siswa mampu menyebutkan tujuan politik luar negeri.
3. Siswa mampu menyebutkan faktor yang menentukan perumusan politik luar negeri.
B. Materi Ajar
1. Corak politik luar negeri RI yang bebas dan aktif.
2. Tujuan politik luar negeri.
3. Factor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan rumusan politik luar negeri.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan.
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membagikan hasil ulangan harian.
c. Dilanjutkan dengan membahas sekilas mengenai soal-soal ulangan harian pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai politik luar negeri bebas aktif.
b. Berdiskusi mengenai apa yang dimaksud dengan perang dingin.
c. Guru bertanya mengenai defenisi netral.
d. Guru menjelaskan alasan mengapa Indonesia mengambil sikap netral.
e. Berdiskusi mengenai definisi politik.
f. Guru melanjutkan dengan menjelaskan tujuan politik luar negeri.
g. Siswa menyebutkan kepanjangan GBHN.
h. Guru menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan rumusan politik luar negeri.
i. Guru meminta semua siswa untuk mengamati posisi geografis Indonesia yang strategis dalam percaturan politik dunia.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Peta dunia.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 4-7, 7-11.
3. Buku referensi lain.
4. Surat Kabar, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa negara Indonesia melaksanakan politik luar negeri bebas aktif.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)
Bab 4
Standar Kompetensi
Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi.
Kompetensi Dasar
Memberikan contoh peranan politik luar negeri Indonesia dalam percaturan internasional.
Indikator
1. Menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di forum internasional.
2. Menyebutkan isi Dasasila Bandung.
3. Menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan Non Blok.
4. Menyebutkan syarat untuk menghadiri KTT Non Blok.
5. Menjelaskan tujuan terbentuknya OKI.
6. Menyebutkan tujuan terbentuknya APEC.
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (2 pertemuan).
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di forum internasional.
2. Siswa mampu menyebutkan isi Dasasila Bandung.
3. Siswa mampu menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan Non Blok.
4. Siswa mampu menyebutkan syarat untuk menghadiri KTT Non Blok.
5. Siswa mampu menjelaskan tujuan terbentuknya OKI
6. Siswa mampu menyebutkan tujuan terbentuknya APEC.
B. Materi Ajar
1. Konferensi Asia Afrika.
2. Gerakan Non Blok.
3. OKI.
4. APEC.
C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Dilanjutkan dengan membahas sekilas mengenai pelajaran yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai politik luar negeri bebas aktif.
b. Guru menerangkan Konferensi Asia Afrika.
c. Bersama-sama menyebutkan negara-negara anggota Konferensi Asia Afrika.
d. Guru bertanya mengenai defenisi Non Blok
e. Membahas penyelenggaraan KTT Gerakan Non Blok.
f. Bertanya jawab mengenai tujuan Indonesia bergabung dengan Gerakan Non Blok.
g. Guru menerangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
h. Bertanya jawab mengenai fungsi organisasi PBB.
i. Berdiskusi mengenai peran serta Indonesia dalam organisasi PBB.
j. Guru menjelaskan tujuan OKI
k. Bertanya jawab tentang fungsi da peran serta Indonesia dalam organisasi APEC.
l. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai politik luar negeri bebas aktif dan peranan politik luar negeri RI dalam percaturan internasional.
3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.
3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.
E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 91-96, 96-106.
2. Buku referensi lain.
3. Surat Kabar, dst.
F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa Indonesia bersikap aktif dalam memelihara perdamaian dunia.
Mengetahui, __________, ___________________
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn
________________ ____________________
NIP. NIP.
Langganan:
Postingan (Atom)